Malam Horor di Kwitang: Bentrokan Pecah, Lampu Dipadamkan, Massa Kocar-kacir

Chandra Iswinarno Suara.Com
Minggu, 31 Agustus 2025 | 01:14 WIB
Malam Horor di Kwitang: Bentrokan Pecah, Lampu Dipadamkan, Massa Kocar-kacir
Suasana Kwitang usai pemadaman listrik pada Sabtu (30/8/2025) malam. [Tangkapan layar]
Baca 10 detik
  • Kawasan Kwitang mencekam, listrik padam, bentrokan massa-aparat berlangsung hingga tengah malam.
  • Aparat gunakan gas air mata dan tembakan untuk memukul mundur massa.
  • Bentrokan berlanjut sejak tewasnya driver ojol Affan akibat rantis Brimob.

Suara.com - Suasana mencekam terjadi di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat usai pecah bentrokan antara massa dengan aparat keamanan sejak Sabtu (30/8/2025).

Dalam video yang dilihat Suara.com pada Sabtu (30/8/2025) malam, terlihat kepanikan massa yang akan dipukul mundur oleh aparat keamanan dari Kwitang.

Massa berlarian berusaha menyelamatkan diri dari tembakan senjata hingga gas air mata yang dilontarkan petugas untuk memecah konsentrasi massa.

Sementara dari video lain yang didapat Suara.com, terlihat dari kejauhan bayangan beberapa orang berlari menghindari kejaran petugas dan muntahan gas air mata. 

"Mundur... mundur... mundur," teriakan terdengar dari arah massa yang panik.

Sebelumnya beredar melalui aplikasi WhatsApp bahwa pada jam 22.00, aliran listrik yang berada di Kawasan Senen dipadamkan.

"Jam 10 malam seluruh listrik Senen akan dipadamkan," tulis pesan tersebut.

Selain itu, dalam pesan tersebut tertulis agar masyarakat diimbau menjaga keluarganya masing-masing.

"Tolong dijaga keluarganya masing-masing ya. Info A1. Udah turun perintah Panglima. Massa harus dipaksa mundur," tulis pesan tersebut.

Baca Juga: Bentrokan Hari Ketiga: Mako Brimob Kwitang Pagi Ini Masih Membara, Massa Tumpah Ruah Tutup Jalanan!

"Kemungkinan akan di-sweeping sampai ke gang seluruh kampung seputaran Senen. Semoga Allah selalu menjaga kita serta keluarga," lanjut pesan tersebut.

Untuk diketahui, Kawasan Kwitang sejak Kamis (28/8/2025) menjadi titik target aksi massa, tepatnya di depan Mako Brimob usai insiden berdarah di Kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Akibat insiden tersebut seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan meninggal dunia akibat dilindas kendaraan rantis yang berupaya menghalau massa di Kawasan Pejompongan.

Sejak peristiwa tersebut, bentrokan kerap terjadi antara massa dan aparat keamanan di wilayah tersebut sejak Jumat (29/8/2025) hingga Minggu (31/8/2025).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?