Viral Percakapan Polisi dan Demonstran: Kita Sama-Sama Rakyat, Jangan Mau Dibenturkan

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Minggu, 31 Agustus 2025 | 11:34 WIB
Viral Percakapan Polisi dan Demonstran: Kita Sama-Sama Rakyat, Jangan Mau Dibenturkan
Ilustrasi massa berunjuk rasa saat aksi. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hma/rwa]
Baca 10 detik
  • Sebuah video dialog humanis antara polisi dan demonstran menjadi viral di media sosial.
  • Polisi mengajak damai, "Jangan mau kita dibenturkan, saya juga rakyat, bang."
  • Percakapan yang saling memahami tersebut diakhiri dengan jabat tangan antara keduanya.

Suara.com - Satu momen yang menggetarkan rasa kemanusiaan di tengah panasnya gelombang aksi unjuk rasa menjadi viral dan menuai sorotan positif di media sosial. 

Momen tersebut terlihat dalam video yang merekam percakapan penuh empati antara seorang anggota polisi yang bertugas dengan salah satu demonstran.

Video pendek tersebut menjadi salah satu konten yang dibagikan ulang secara luas, termasuk oleh Senator asal Bali, Ni Luh Putu Ary Pertami Djelantik, di akun Instagram resminya. 

Meskipun tidak ada keterangan pasti mengenai waktu dan lokasi kejadian, video tersebut menampilkan seorang pendemo dan seorang polisi yang saling berhadapan, dipisahkan oleh tameng antihuru-hara.

Dialog dimulai ketika seorang pendemo dari balik kamera menekankan bahwa aksi mereka bertujuan untuk menuntut keadilan. 

Secara tak terduga, anggota polisi yang berhadapan langsung dengannya memberikan respons yang menenangkan.

"Terserah abang mau nuntut apa, itu urusan abang sama pimpinan. Kami juga cuma bawahan, bang. Tolong lah jangan anarkis, bang," ujar seorang polisi tersebut.

Perwakilan massa aksi kemudian membalas dengan mengingatkan posisi aparat sebagai pelayan masyarakat yang digaji dari pajak rakyat.

"Saya ini demo menyuarakan suara rakyat. Kamu digaji atas pajak masyarakat, apa yang kamu perbuat?" tuding pendemo itu.

Alih-alih terpancing, anggota polisi tersebut justru membenarkan pernyataan itu sambil mengingatkan bahwa dirinya juga bagian dari rakyat yang membayar pajak. 

Ia mengajak agar kedua belah pihak tidak mudah diadu domba dalam situasi yang tegang.

"Kita juga bayar pajak, saya juga rakyat, bang. Jangan mau kita dibenturkan dalam keadaan kayak gini, bang," ucap polisi tersebut seraya merendahkan nada suaranya.

Menyadari adanya pemahaman bersama, polisi itu kemudian secara implisit mengajak damai. 

Momen yang intens tersebut akhirnya ditutup dengan sebuah gestur damai, yakni sang pendemo dan anggota polisi itu akhirnya bersalaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Rumah Ahmad Sahroni Dijarah: Arogansi, Pengabaian, dan Amarah yang Terpendam

Ketika Rumah Ahmad Sahroni Dijarah: Arogansi, Pengabaian, dan Amarah yang Terpendam

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 08:28 WIB

Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Dikabarkan Dijarah Massa

Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Dikabarkan Dijarah Massa

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 06:29 WIB

Gibran Diam-Diam Jenguk Korban Demo Jakarta di RS Pelni

Gibran Diam-Diam Jenguk Korban Demo Jakarta di RS Pelni

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:00 WIB

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:00 WIB

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:42 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:38 WIB

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:30 WIB

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:10 WIB

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:00 WIB

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:35 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:25 WIB

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:20 WIB