Gedung Grahadi Surabaya Dibakar Massa, Rumah Dinas Emil Dardak Ikut Hangus

Yohanes Endra

Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:04 WIB
Gedung Grahadi Surabaya Dibakar Massa, Rumah Dinas Emil Dardak Ikut Hangus
Emil Dardak dan Arumi Bachsin (Instagram/arumibachsin_94)
Baca 10 detik
  • Massa membakar Gedung Grahadi di Surabaya pada Sabtu malam.
  • Aksi ini menuntut pembebasan demonstran yang sebelumnya ditahan petugas.
  • Rumah dinas Wakil Gubernur Emil Dardak ikut terbakar habis.

Suara.com - Gedung Grahadi yang berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jawa Timur, dibakar massa pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Dari video yang beredar di media sosial, terlihat kobaran api yang melalap gedung tersebut hingga terlihat asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Imbas kebakaran yang terjadi, rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang terletak di sisi barat Gedung Grahadi juga habis dilalap api.

Selain itu, ruangan lain yang ikut terdampak di antaranya ada ruang kerja Kepala Biro Umum, ruang Protokol, dan ruang Biro Rumah Tangga.

Melansir Antara, pada Sabtu (30/8/2025) massa bertindak anarkis dengan membakar sisi barat Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo.

Sebelum terjadinya kebakaran, terdengar suara letusan petasan yang berasal dari kerumunan massa.

Massa lalu mulai merangsek masuk ke dalam area gedung tersebut. Sebagian dari mereka juga terlihat merusak pagar gedung.

Beberapa perlengkapan yang ada di dalam gedung terebut juga terlihat dijarah massa.

baca juga

Situasi tersebut menjadi tidak kondusif hingga mengakibatkan kondisi lalu lintas mengalami kepadatan. Sejumlah warga yang berniat melintas lokasi tersebut bahkan terpaksa putar balik melawan arus.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai keberadaan Emil Dardak bersama istrinya, Arumi Bachsin.

Gedung sisi kanan Gedung Negara Grahadi terbakar dipantau dari kerumunan massa di depan SMA Trimurti Surabaya pada Sabtu (30/8/2025). (ANTARA/Fahmi Alfian)
Gedung sisi kanan Gedung Negara Grahadi terbakar dipantau dari kerumunan massa di depan SMA Trimurti Surabaya pada Sabtu (30/8/2025). (ANTARA/Fahmi Alfian)

Mengapa Massa Membakar Gedung Grahadi?

Adapun aksi anarkis massa yang membakar Gedung Grahadi adalah untuk menuntut pelepasan sejumlah demonstran yang telah diamankan petugas usai melakukan aksi serupa di depan Markas Kepolisian Resor kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

Sebelum massa membakar gedung tersebut, pada pukul 20.39 WIB, Gubernur Jawa Timur Khofifah bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin sempat menemui massa. 

Dalam kesempatan itu, Khofifah menegaskan bahwa ia akan segera berkoordinasi dengan Kapolda Jatim untuk membebaskan massa yang ditahan pada aksi sebelumnya.

Namun tak lama setelah kedatangan Khofifah, massa mulai melempari gedung dengan batu dan melempari petasan hingga kericuhan pun tak bisa dihindarkan.

Sejarah Gedung Grahadi

Melansir All About Jatim, Gedung Negara Grahadi Surabaya menjadi salah satu ikon bersejarah panjang dan merupakan simbol kebanggaan yang dimiliki Kota Surabaya.

Bukan hanya sekadar bangunan megah, gedung ini juga menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Jawa Timur sejak masa kolonial hingga era modern.

Kini, gedung tersebuti berfungsi sebagai rumah dinas Gubernur Jawa Timur dan pusat kegiatan pemerintahan penting.

Gedung Grahadi dibangun pada tahun 1795 selama masa pemerintahan Residan Belanda Dirk van Hogendorp yang menjabat tahun 1794-1798.

Gedung Grahadi awalnya dibangun di atas lahan seluas 16.284 meter persegi yang dulunya milik seorang warga keturunan Tionghoa.

Lahan tersebut kemudian dibeli oleh pemerintah kolonial Belanda dengan harga ganti rugi yang dianggap rendah pada masa itu.

Pembangunannya menelan biaya sekitar 14.000 ringgit, sebuah angka yang cukup besar sebagai bentuk investasi untuk membangun tempat tinggal dan pusat administrasi pemerintahan yang kokoh dan mewah di Surabaya.

Gedung Negara Grahadi menampilkan arsitektur bergaya empire style atau Dutch Colonial Villa, yang mulai digunakan pada tahun 1810 saat pemerintahan Herman William Deandels.

Nama “Grahadi” diambil dari bahasa Sansekerta, gabungan kata “Graha” yang berarti rumah dan “Adi” yang berarti derajat tinggi.

Nama ini mencerminkan kedudukan bangunan sebagai tempat tinggal resmi pemimpin kolonial dengan nilai simbolik yang tinggi.

Pada awalnya, gedung ini dibangun menghadap ke utara, langsung menghadap Sungai Kalimas yang kala itu menjadi jalur transportasi utama.

Masyarakat sering menikmati waktu sore dengan bersantai sambil memandangi aktivitas di sungai tersebut.

Namun, pada tahun 1802, arah hadap gedung diubah menghadap ke selatan agar selaras dengan perkembangan kota.

Perubahan ini membuat gedung lebih strategis karena langsung menghadap jalan raya utama yang saat itu mulai ramai dengan aktivitas masyarakat.

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wagub Emil Dardak Ungkap 4 Poin Aturan Sound Horeg di Jatim, Apa Sanksinya?

Wagub Emil Dardak Ungkap 4 Poin Aturan Sound Horeg di Jatim, Apa Sanksinya?

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 15:53 WIB

Wagub Jatim Emil Dardak Tegas: 'Sound Horeg' Jangan Seperti Club Malam di Jalanan!

Wagub Jatim Emil Dardak Tegas: 'Sound Horeg' Jangan Seperti Club Malam di Jalanan!

News | Senin, 14 Juli 2025 | 16:10 WIB

Bahlil Bantah Rayu Emil Dardak Hijrah ke Golkar: Cuma Guyonan

Bahlil Bantah Rayu Emil Dardak Hijrah ke Golkar: Cuma Guyonan

News | Kamis, 15 Mei 2025 | 18:55 WIB

Emil Dardak Spill Kelakuan Arumi Bachsin di Rumah Dinas: Tiba-tiba Perabotan Hilang..

Emil Dardak Spill Kelakuan Arumi Bachsin di Rumah Dinas: Tiba-tiba Perabotan Hilang..

Lifestyle | Minggu, 16 Maret 2025 | 18:34 WIB

Riwayat Pendidikan Arumi Bachsin vs Syahnaz Sadiqah, Ada yang Gagal Bergelar S1

Riwayat Pendidikan Arumi Bachsin vs Syahnaz Sadiqah, Ada yang Gagal Bergelar S1

Entertainment | Kamis, 13 Maret 2025 | 13:34 WIB

Terkini

ELECEED Umumkan Tayang April 2027, Kisah Bocah SMA dan Kucing Superkuat

ELECEED Umumkan Tayang April 2027, Kisah Bocah SMA dan Kucing Superkuat

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:20 WIB

7 Sepatu Jalan Paling Nyaman dan Anti Pegal, dari Brand Lokal hingga Global

7 Sepatu Jalan Paling Nyaman dan Anti Pegal, dari Brand Lokal hingga Global

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Gaya Kepemimpinan Merakyat Ahmad Luthfi Curi Perhatian Para Akademisi Ilmu Sosial dan Politik

Gaya Kepemimpinan Merakyat Ahmad Luthfi Curi Perhatian Para Akademisi Ilmu Sosial dan Politik

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Anak Perempuan yang Tak Boleh Tersesat

Anak Perempuan yang Tak Boleh Tersesat

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:58 WIB

14 Kode Redeem FF Terbaru 24 Oktober 2026, Lengkap Trik Dapatkan Bundle Hantu Bolong

14 Kode Redeem FF Terbaru 24 Oktober 2026, Lengkap Trik Dapatkan Bundle Hantu Bolong

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:56 WIB

Review 12.12: The Day, Ketika Ambisi Satu Orang Jadi Bencana Banyak Orang

Review 12.12: The Day, Ketika Ambisi Satu Orang Jadi Bencana Banyak Orang

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:50 WIB

5 Fakta Dmaz Brodjonegoro, Sutradara Film Beautiful Pain Kolaborasi Hanung dan Nikita Mirzani

5 Fakta Dmaz Brodjonegoro, Sutradara Film Beautiful Pain Kolaborasi Hanung dan Nikita Mirzani

Entertainment | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:42 WIB

5 Rekomendasi Bedak Padat untuk Menyamarkan Pori-Pori Besar dan Bekas Jerawat

5 Rekomendasi Bedak Padat untuk Menyamarkan Pori-Pori Besar dan Bekas Jerawat

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Menteri Haji Pangku Dua Anak Sendiri Jadi Tenaga Ahli, Ada Potensi KKN

Menteri Haji Pangku Dua Anak Sendiri Jadi Tenaga Ahli, Ada Potensi KKN

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung

Berawal dari DM Instagram ke Wali Kota Eri, RPU Ilegal di Surabaya Akhirnya Digulung

Jatim | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×