Efek Domino Amuk Massa: Isu Sri Mulyani Mundur Menguat? Cak Imin Mengaku Tak Tahu

Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:54 WIB
Efek Domino Amuk Massa: Isu Sri Mulyani Mundur Menguat? Cak Imin Mengaku Tak Tahu
Menkeu Sri Mulyani Indrawati (kanan) diisukan mengundurkan diri usai penjarahan rumah pribadinya di Bintaro, Tangsel. Meski begitu, kabar tersebut belum bisa dikonfirmasi.

Suara.com - Isu pengunduran diri Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani beredar kencang, menyusul aksi penjarahan mengerikan di kediamannya pada Minggu (31/8/2025).

Menanggapi kabar tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengaku tidak mengetahui detailnya.

“Ya nggak tau saya,” kata Muhaimin singkat kepada awak media, Minggu (31/8/2025).

Kabar mundurnya Sri Mulyani ini mencuat setelah rumahnya menjadi target amuk massa.

Beredar informasi bahwa ia akan menyampaikan pengunduran diri secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto siang ini di Istana.

Spekulasi lain menyebut Sri Mulyani telah dipanggil ke Hambalang untuk menjelaskan keputusannya.

Pemicu utama isu ini adalah suasana mencekam di kawasan Jalan Mandar, Bintaro, pada Minggu (31/8/2025) dini hari.

Kediaman Sri Mulyani menjadi sasaran penjarahan massa yang datang dalam dua gelombang.

Seorang tetangga menceritakan detik-detik mengerikan saat ratusan orang merangsek masuk.

Baca Juga: Pengakuan Massa: 'Ada yang Ngarahin ke Rumah Puan Maharani!' Fakta Baru Penjarahan Terungkap?

"Saya hanya bisa menyaksikan dari balik tirai rumah saya saja, tak berani keluar, karena banyak sekali orang-orang yang datang," katanya.

Staf pengamanan di lokasi, Joko Sutrisno, mengonfirmasi serangan terjadi dalam dua tahap.

"Gelombang pertama sekitar jam satu (dini hari), gelombang kedua terjadi sekitar jam tiga (dini hari)," kata Joko.

Menurut saksi mata, aksi ini terorganisir, dengan sinyal kembang api sebagai aba-aba bagi ratusan massa—yang mayoritas adalah remaja—untuk mulai bergerak.

"(Usia) paling tua mungkin 25 tahun, kebanyakan masih remaja," kata Ali, seorang petugas keamanan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?