- Presiden Prabowo gelar rapat kabinet mendadak di hari Minggu.
- Cak Imin dan Muzani hadir, namun kompak bungkam soal topik rapat.
- Panggilan ini memicu spekulasi kuat akan adanya reshuffle kabinet.
Suara.com - Sejumlah pejabat tinggi negara dipanggil, termasuk Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Ketua MPR Ahmad Muzani.
Cak Imin, yang tiba lebih awal, mengakui tidak mengetahui secara pasti siapa saja yang diundang.
"Hari ini saya bersama siapa saya nggak tahu, pokoknya akan ada pertemuan dengan presiden. Terus yang kedua, nanti akan ada rapat kabinet," ujar Cak Imin, Minggu (31/8/2025).
Ketua Umum PKB itu mengaku telah mendapat panggilan sejak kemarin, namun bungkam mengenai agenda pembahasan.
Saat ditanya mengenai aspirasi publik soal pencopotan beberapa nama menteri, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani, Cak Imin enggan berkomentar.
"Nggak tahu, ini kita tunggu saja. Enggak tahu saya," katanya.
Sikap serupa ditunjukkan Ketua MPR Ahmad Muzani yang tiba sekitar pukul 12.11 WIB.
Ia juga menolak berkomentar lugas saat disinggung isu pencopotan menteri.
"Belum, belum, belum," ucapnya sambil lalu.
Baca Juga: Setelah Kapolri, Giliran Ketua MPR Dipanggil ke Istana: Prabowo Siapkan Keputusan Besar?
Berbagai pertanyaan krusial lain, seperti evaluasi kinerja Kapolri, juga tidak direspons sama sekali oleh para petinggi yang hadir, menambah kental suasana spekulasi perombakan kabinet di tengah krisis nasional.