Viral Anggota TNI Ditangkap Polisi, Kapuspen: 'Tidak Ada, Itu Menyesatkan!'

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Minggu, 31 Agustus 2025 | 16:31 WIB
Viral Anggota TNI Ditangkap Polisi, Kapuspen: 'Tidak Ada, Itu Menyesatkan!'
Personel TNI menuju ke lokasi unjuk rasa untuk menenangkan demonstran melalui dialog di Jakarta. (ANTARA/Mario Sofia Nasution).
Baca 10 detik
  • TNI tegaskan tidak ada anggotanya yang ditangkap polisi saat demo.
  • Kabar tersebut adalah hoaks dan narasi jahat untuk mengadu domba.
  • Masyarakat diimbau tenang, TNI-Polri dipastikan tetap solid dan bersinergi.

Suara.com - TNI memperingatkan adanya upaya provokasi dan 'adu domba' dalam situasi nasional yang memanas.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya kabar hoaks mengenai penangkapan anggotanya oleh polisi saat kerusuhan demonstrasi.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Freddy Ardianzah menyebut narasi yang beredar di media sosial itu sengaja dibuat untuk tujuan destruktif.

"Perlu saya tegaskan bahwa tidak ada anggota TNI yang ditangkap Polri maupun menjadi provokator, itu narasi jahat, bohong dan menyesatkan," kata Freddy saat dihubungi, Minggu (31/8/2025).

Freddy mengaku, dalam beberapa hari terakhir banyak beredar konten dan narasi provokatif yang sengaja mengadu domba masyarakat dengan aparat, bahkan antara TNI dan Polri.

Ia memastikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polri untuk melawan upaya pecah belah tersebut.

“Prinsipnya, TNI dan Polri selalu bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar dia.

Terkait kabar yang sudah terlanjur viral di berbagai platform, TNI mengimbau masyarakat untuk tidak menelannya mentah-mentah.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax) dan informasi yang belum tentu benar, yang bertujuan mengadu domba,” jelasnya.

baca juga

“TNI berkomitmen bekerja secara profesional menjaga stabilitas nasional dengan menciptakan situasi yang aman, damai, serta kondusif di seluruh wilayah Indonesia," katanya.

Sebelumnya beredar narasi mengenai keterlibatan Anggota narasi dalam kericuhan yang terjadi di Jakarta.

Narasi muncul, usai beredar gambar yang menunjukkan adanya KTA TNI yang disebut-sebut milik calon pelaku untuk melakukan perusakan.

Kemunculan narasi tersebut tersebar melalui aplikasi WhatsApp maupun media sosial saat berlangsungnya ricuh antara massa dengan polisi di sejumlah titik di ibu kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benteng DPR Jebol Dini Hari! Hujan Petasan Balas Imbauan Damai Polisi

Benteng DPR Jebol Dini Hari! Hujan Petasan Balas Imbauan Damai Polisi

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 01:25 WIB

Di Tengah Demo Ricuh, Habib Nabil Al Habsy Serukan Pesan Damai: Keberanian Jangan Jadi Perpecahan

Di Tengah Demo Ricuh, Habib Nabil Al Habsy Serukan Pesan Damai: Keberanian Jangan Jadi Perpecahan

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 23:34 WIB

TNI-Polri Siaga Penuh: Prabowo Beri Lampu Hijau Tindak Demo Anarkis

TNI-Polri Siaga Penuh: Prabowo Beri Lampu Hijau Tindak Demo Anarkis

News | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 19:33 WIB

Terkini

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

Surat Calon Jampidsus Beredar, Komjak Malah Pertanyakan Keabsahannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:32 WIB

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:29 WIB

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:10 WIB

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:54 WIB

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:18 WIB

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

×