Cium Bahaya Penumpang Gelap, Boni Hargens: Hindari Upaya Benturkan Rakyat dengan Aparat

Bangun Santoso

Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:11 WIB
Cium Bahaya Penumpang Gelap, Boni Hargens: Hindari Upaya Benturkan Rakyat dengan Aparat
Analis politik senior Boni Hargens saat menghadiri diskusi politik di Jakarta. (Ist)
Baca 10 detik
  • Perjuangan rakyat untuk mengoreksi kebijakan adalah langkah mulia dan konstitusional
  • Boni mencium pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja menciptakan kekacauan 
  • Boni mendorong adanya dialog dan kesalingpahaman antara massa aksi dan aparat di lapangan

Suara.com - Analis politik senior Boni Hargens menyoroti situasi sosial politik yang memanas di Tanah Air. Ia mengingatkan adanya potensi bahaya dari "penumpang gelap" yang mencoba memanfaatkan gerakan rakyat untuk kepentingan tersembunyi, salah satunya dengan membenturkan massa aksi dengan aparat keamanan.

Peringatan ini disampaikan di tengah duka atas meninggalnya Affan Kurniawan, salah seorang warga yang menjadi korban dalam rangkaian aksi menyuarakan aspirasi.

Menurut Boni, yang juga merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), perjuangan rakyat untuk mengoreksi kebijakan adalah sebuah langkah yang mulia dan konstitusional.

Namun, ia menyayangkan jika ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja menciptakan kekacauan demi agenda mereka sendiri.

“Perjuangan rakyat hari ini adalah perjuangan yang mulia untuk mengoreksi watak dan perilaku para wakil mereka di parlemen. Namun, kita menyesalkan jika ada oknum tidak jelas berupaya mengail di air keruh dengan membenturkan massa rakyat dengan aparat keamanan,” ujar Boni Hargens dalam keterangannya, Minggu (31/8/2025).

Pendiri Gerakan Indonesia Cerah (GIC) ini menegaskan bahwa posisi TNI dan Polri bukanlah musuh rakyat. Sebaliknya, kedua institusi keamanan tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, ia mendorong adanya dialog dan kesalingpahaman antara massa aksi dan aparat di lapangan, demi memperjuangkan demokrasi yang lebih substansial.

“TNI dan Polri adalah bagian dari rakyat. Mereka bukan musuh rakyat. Maka, perlu ada kesalingpahaman dan bahu-membahu dalam memperjuangan kehidupan demokrasi yagn lebih baik,” tambahnya.

Secara khusus, Boni mengutuk keras tindakan oknum yang menyebabkan tewasnya Affan Kurniawan. Ia pun mengapresiasi komitmen Polri yang secara terbuka menyatakan akan melakukan perbaikan kinerja dan mengusut tuntas setiap insiden kekerasan.

baca juga

Menurutnya, komitmen ini harus dihargai sebagai langkah positif menuju institusi kepolisian yang lebih humanis.

“Kita mengutuk tindakan oknum dalam kematian saudara kita Affan Kurniawan, dan Polri sudah menyatakan dengan tegas komitmen untuk memperbaiki kinerja. Kita semua menjadi saksi sejarah bahwa hal macam ini tidak boleh lagi terjadi di masa depan,” tegas Boni.

Ia juga mengingatkan kembali pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengenai visi Polri yang humanis dan melayani, yang sejalan dengan kehendak rakyat.

“Sebagaimana ditegaskan Kapolri Listyo Sigit sebelumnya bahwa Polri yang humanis adalah polri yang dikehendaki rakyat,maka komitmen itu harus dihargai,” ujar dia.

Boni menekankan bahwa hak rakyat untuk bersuara dan melayangkan protes dijamin penuh oleh konstitusi, karena pada hakikatnya rakyat adalah pemilik kedaulatan tertinggi.

Namun, ia mewanti-wanti agar rakyat tidak mudah terprovokasi atau dijadikan alat oleh para penumpang gelap yang memiliki agenda tersembunyi untuk merusak institusi negara.

“Rakyat berhak bersuara dan menyatakan protes karena konstitusi membolehkan itu dan karena rakyatlah pemilik kekuasaan, Namun, kita tidak mau rakyat dijadikan mainan oleh penumpang gelap yang ingin menghancurkan institusi negara,” tambah Boni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Instagram, Ferry Irwandi Sebut Sejumlah Akun X 'Dalang Kerusuhan' Sejak 25 Agustus

Lewat Instagram, Ferry Irwandi Sebut Sejumlah Akun X 'Dalang Kerusuhan' Sejak 25 Agustus

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 16:33 WIB

Bukan Mundur! Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dicopot PAN dari DPR

Bukan Mundur! Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dicopot PAN dari DPR

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:25 WIB

Rumah Puan Maharani Nyaris Dijarah Massa, Beruntung Gerbang Digoyang Tak Tumbang

Rumah Puan Maharani Nyaris Dijarah Massa, Beruntung Gerbang Digoyang Tak Tumbang

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 15:10 WIB

Rumah Puan Maharani Dikabarkan Digeruduk Massa, Teriakan 'Woi Puan Keluar' Menggema

Rumah Puan Maharani Dikabarkan Digeruduk Massa, Teriakan 'Woi Puan Keluar' Menggema

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:17 WIB

Indonesia Mencekam, Eks Bek LaLiga Serukan Perdamaian

Indonesia Mencekam, Eks Bek LaLiga Serukan Perdamaian

Bola | Minggu, 31 Agustus 2025 | 12:49 WIB

Jakarta Memanas Imbas Demo, Pemprov DKI Keluarkan WFH untuk Perusahaan, Wajib atau Tidak?

Jakarta Memanas Imbas Demo, Pemprov DKI Keluarkan WFH untuk Perusahaan, Wajib atau Tidak?

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 12:34 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×