Komunitas Kripto Galang Dana untuk Driver Ojol Affan Kurniawan

Yohanes Endra Suara.Com
Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:23 WIB
Komunitas Kripto Galang Dana untuk Driver Ojol Affan Kurniawan
Sejumlah warga mengusung keranda jenazah korban insiden pada Aksi 28 Agustus, Affan Kurniawan di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (29/8/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/nz]
Baca 10 detik
  • Komunitas kripto galang dana untuk keluarga korban pengemudi ojol.
  • Menunjukkan aspirasi anak muda dengan cara yang positif.
  • Blockchain bisa digunakan untuk kebaikan sosial, bukan hanya profit.

Suara.com - Sekelompok anak muda dari komunitas kripto, Cryptocium menggalang dana untuk korban tewas pengendara ojol Affan Kurniawan.

Kegiatan ini juga menandakan bahwa anak-anak muda tidak perlu berunjuk rasa secara anarkis untuk meluapkan aspirasi atas kekecewaan. Maka Cryptocium lebih memilih menggalang dana dengan kripto.

“Kita tidak mengacuhkan kondisi negara sekarang. Kita tetap simpati. Namun, kita memilih menggalang dana untuk Affan. Ini mencerminkan bahwa anak muda juga tidak acuh dan juga perduli dan bisa memilih langkah positif,” kata Belva, pendiri Cryptocium, Minggu (31 Agustus 2025).

Komunitas crypto, Cryptocium menunjukkan bahwa dunia web3 bukan hanya soal chart dan profit, tapi juga soal kepedulian.

Selama 24 jam terakhir, Cryptocium menggalang dana solidaritas melalui USDT (BEP-20) untuk membantu keluarga mendiang Affan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan Brimob.

Dana yang terkumpul telah resmi disalurkan Sabtu (30 Agustus 2025) sore dan diserahkan secara langsung kepada pihak keluarga almarhum.

Dalam beberapa jam saja, sekolompok anak muda tersebut mengumpulkan senilai Rp8,7 juta.

Mereka juga menyatakan bahwa blockchain bukan hanya untuk trading, tapi juga bisa digunakan untuk kegiatan sosial. Bahkan teknologi ini memiliki sifat yang transparan.

“Bagi kami, komunitas bukan sekadar tempat diskusi pasar. Ini tentang bagaimana teknologi blockchain bisa menjadi medium kebaikan. Transparan, cepat, dan langsung ke penerima,” ujar Haviyy, yang juga pendiri Cryptocium

Baca Juga: Tragedi Ojol Tewas Dilindas Rantis, Pelatih Brasil Ikut Bersuara

Inisiatif ini menandai langkah nyata bahwa ekosistem crypto di Indonesia mampu berkontribusi pada gerakan sosial, melampaui stigma spekulasi semata. Transparansi donasi melalui blockchain memungkinkan siapapun untuk melihat bahwa setiap kontribusi benar-benar sampai kepada yang berhak.

Belva mengatakan, Cryptocium mengajak para trader, investor, dan pegiat web3 di Indonesia untuk terus merajut solidaritas sosial. Terutama bisa ikut simpati dan tidak mengacuhkan kondisi seperti ini dan mengarahkannya ke hal positif.

“Hari ini untuk Affan, besok untuk siapa pun yang membutuhkan. Web3 hadir bukan hanya untuk profit, tapi juga untuk kepedulian.”

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?