NasDem Dukung Prabowo Usut Dugaan Makar, Minta Tim Investigasi Dibentuk

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 02 September 2025 | 17:58 WIB
NasDem Dukung Prabowo Usut Dugaan Makar, Minta Tim Investigasi Dibentuk
Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Situasi politik yang memanas belakangan ini diwarnai gelombang demonstrasi yang berujung pada dugaan makar, memicu sikap tegas dari Fraksi Partai NasDem DPR RI.

Melalui Ketua Fraksi, Viktor Bungtilu Laiskodat, NasDem menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas isu sensitif ini.

Namun, tak berhenti di situ, NasDem juga mendorong langkah krusial yakni pembentukan tim investigasi independen yang melibatkan lintas lembaga.

Viktor menegaskan bahwa dukungan terhadap Presiden Prabowo adalah wujud komitmen untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum di mata publik.

"Langkah ini merupakan komitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum bagi publik," ujar Viktor dalam keterangan persnya, Selasa (2/9/2025).

Namun, ada poin penting yang disoroti oleh Fraksi NasDem. Menurut mereka, pembentukan tim investigasi independen adalah kebutuhan mendesak.

Tim ini diharapkan dapat bekerja secara menyeluruh, objektif, dan terbuka, guna mengungkap peristiwa anarkis dan dugaan makar tanpa menyisakan ruang bagi spekulasi atau politisasi.

Lebih lanjut, NasDem mendorong agar tim investigasi ini tidak hanya melibatkan penegak hukum, tetapi juga lembaga independen serta keterwakilan masyarakat.

Tujuannya jelas: agar hasil penyelidikan memiliki legitimasi kuat dan dipercaya oleh publik, serta terhindar dari bias kepentingan.

baca juga

"Dengan demikian, proses investigasi akan lebih dipercaya publik dan terhindar dari bias kepentingan," kata Viktor.

Di sisi lain, NasDem juga mengingatkan akan esensi demokrasi yang menjamin hak warga negara untuk menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi.

Namun, kebebasan ini harus dijalankan secara damai dan sesuai koridor konstitusi.

Peringatan keras diberikan agar kebebasan berpendapat tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu untuk memecah belah bangsa atau mendorong tindakan makar.

Sebagai penutup, Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap provokasi, hoaks, dan narasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

Dialog dan musyawarah diusung sebagai jalan terbaik dalam menyelesaikan perbedaan pandangan. Fraksi NasDem menegaskan komitmennya untuk menjaga keutuhan bangsa, menegakkan demokrasi, dan menempatkan hukum sebagai pijakan utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandji Pragiwaksono Kuliti Biang Kerok Amarah Rakyat, Berawal dari Efisiensi

Pandji Pragiwaksono Kuliti Biang Kerok Amarah Rakyat, Berawal dari Efisiensi

Entertainment | Selasa, 02 September 2025 | 16:43 WIB

Prabowo Ditantang Mundur jika Cinta Tanah Air: Gak Malu Bertahan Mati-matian di Kursi Kekuasaan?

Prabowo Ditantang Mundur jika Cinta Tanah Air: Gak Malu Bertahan Mati-matian di Kursi Kekuasaan?

News | Selasa, 02 September 2025 | 16:20 WIB

Prabowo Dikelilingi 'Kabut Tebal', Fathian Ragukan Akses Gibran ke Presiden

Prabowo Dikelilingi 'Kabut Tebal', Fathian Ragukan Akses Gibran ke Presiden

News | Selasa, 02 September 2025 | 16:05 WIB

Fathian Tagih Peran Gibran: Prabowo Dikelilingi Kabut Tebal

Fathian Tagih Peran Gibran: Prabowo Dikelilingi Kabut Tebal

News | Selasa, 02 September 2025 | 15:17 WIB

Terkini

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Video | Kamis, 03 September 2026 | 21:55 WIB

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Laos Malam Ini: Garuda Muda Unggul 2-0 Babak I

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 21:53 WIB

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:52 WIB

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

Febrie Bungkam Usai Dicecar Tim 9 Kejagung 50 Pertanyaan!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:50 WIB

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

PJOK Demutualisasi Bursa Akan Perbolehkan Danantara Kuasai Lebih dari 5 Persen Saham BEI

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 21:47 WIB

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Karhutla Sumsel Belum Usai, Ini 4 Harapan Publik untuk Herman Deru di Tengah Kabut Asap

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 21:45 WIB

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

Anggota DPR Tantang Kepala BGN Taruhan: Keracunan MBG Pasti Terulang Kalau Tata Kelola Buruk!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi

Bansos Diputus Gara-gara Judol, Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Datangi Rumah Nenek Darmi

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:22 WIB

×