Mantan Intel Bongkar Skenario Pembegalan Demo: Tak Sesuai Isu Awal, Sengaja Dibelokkan Serang DPR

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 03 September 2025 | 11:10 WIB
Mantan Intel Bongkar Skenario Pembegalan Demo: Tak Sesuai Isu Awal, Sengaja Dibelokkan Serang DPR
Massa aksi bentrok dengan personel kepolisian di kawasan Senayan saat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Sri Radjasa ungkap demo dibajak jadi isu pembubaran DPR.
  • Isu dialihkan untuk ciptakan benturan lebih luas publik.
  • Aparat diduga biarkan ricuh demi delegitimasi Prabowo.

Suara.com - Sebuah manuver politik licik di balik gelombang aksi massa terungkap. Mantan Intelijen Negara, Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, membongkar adanya dugaan "pembegalan demo", di mana isu sentral sengaja dibajak dan dibelokkan untuk melayani agenda tersembunyi.

Dalam analisisnya di kanal YouTube Podcast Forum Keadilan TV, Sri Radjasa menyoroti bagaimana tuntutan asli para demonstran secara sistematis dihilangkan dan diganti dengan narasi baru yang lebih destruktif bagi stabilitas nasional.

Menurutnya, gerakan yang semula mengusung agenda spesifik mendadak berubah haluan. Operasi ini, kata dia, adalah bagian dari skenario besar untuk menciptakan kekacauan di era pemerintahan baru.

"Isu awal demonstrasi yang menuntut penangkapan Jokowi dan Gibran dibelokkan menjadi isu pembubaran DPR karena dianggap hedonis dan tidak layak menjadi wakil rakyat," ungkap Sri Radjasa dikutip dari YouTube pada Rabu (3/9/2025).

Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra - Mantan Intelijen Negara saat di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra - Mantan Intelijen Negara saat di podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]

Pembelokan isu ini bukan tanpa tujuan. Sri Radjasa menegaskan bahwa pengalihan fokus dari target awal (Jokowi dan Gibran) ke institusi negara (DPR) adalah strategi untuk menciptakan benturan yang lebih luas.

Dengan menuduh DPR hedonis, para perancang operasi ini memancing kemarahan publik terhadap lembaga legislatif, mengalihkan perhatian dari tuntutan hukum ke mosi tidak percaya terhadap sistem perwakilan rakyat.

Langkah ini, menurutnya, adalah implementasi dari "operasi garis dalam" yang dirancang untuk mendelegitimasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dari hari pertama ia menjabat.

Tujuannya adalah menciptakan citra bahwa negara dalam kondisi tidak stabil dan pemerintahan baru tidak mampu mengendalikan situasi.

Dugaan adanya desain besar di balik kerusuhan ini semakin diperkuat dengan klaim keterlibatan aktor-aktor kunci di lapangan. Sri Radjasa secara terang-terangan menuding adanya peran "Geng Solo" serta pembiaran yang disengaja oleh aparat kepolisian.

Menurutnya, situasi sengaja dibiarkan menjadi kacau untuk membangun narasi kegagalan pemerintah dalam menjaga ketertiban.

Pembiaran ini menjadi bahan bakar yang efektif untuk memperbesar api kekacauan, sesuai dengan skenario yang telah dirancang oleh para dalang di balik layar.

Pembegalan isu demo ini, pada akhirnya, adalah pion pertama dalam permainan catur politik untuk menggoyang stabilitas nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Intel Bongkar Skenario di Balik Demo Ricuh: Operasi Garis Dalam, Orang Jokowi Goyang Prabowo?

Mantan Intel Bongkar Skenario di Balik Demo Ricuh: Operasi Garis Dalam, Orang Jokowi Goyang Prabowo?

News | Rabu, 03 September 2025 | 10:55 WIB

Di Mana Wapres Gibran dan Kaesang saat Ramai Demo Akhir Agustus Lalu?

Di Mana Wapres Gibran dan Kaesang saat Ramai Demo Akhir Agustus Lalu?

News | Rabu, 03 September 2025 | 09:56 WIB

Jokowi-Prabowo Diadu Domba? Raja Juli Antoni Ungkap Fakta Mengejutkan

Jokowi-Prabowo Diadu Domba? Raja Juli Antoni Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Rabu, 03 September 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG

Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:46 WIB

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

Dulu Incar Kursi DPRD, Eks Caleg Bekasi Kini Jadi Otak Pembunuhan Sadis WN Korea!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:25 WIB

Gedung Kantor Sendiri 'Digerogoti'! KPK Ungkap Kerugian Rp35,7 M di Proyek Pemkab Lamongan

Gedung Kantor Sendiri 'Digerogoti'! KPK Ungkap Kerugian Rp35,7 M di Proyek Pemkab Lamongan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:04 WIB

Fakta Baru! Tak Cuma Johnny Wakum, Mama Sinta Juga Polisikan Dandhy Laksono Buntut Film Pesta Babi

Fakta Baru! Tak Cuma Johnny Wakum, Mama Sinta Juga Polisikan Dandhy Laksono Buntut Film Pesta Babi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:43 WIB

Nanik Jadi Kepala BGN, Istana: Tak Perlu Tunggu Seremoni, Langsung Kerja!

Nanik Jadi Kepala BGN, Istana: Tak Perlu Tunggu Seremoni, Langsung Kerja!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:13 WIB

Ngeri! Mahasiswi UNP dan Warga Kena Peluru Nyasar Latihan Militer, Proyektil Bersarang di Paha

Ngeri! Mahasiswi UNP dan Warga Kena Peluru Nyasar Latihan Militer, Proyektil Bersarang di Paha

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:03 WIB

Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta

Anak 6 Tahun Dilecehkan Bertahun-tahun di Sekolah Kristen, Orang Tua Korban Digugat Rp820 juta

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:48 WIB

Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun

Kaji Potensi Korupsi Anggaran MBG, KPK: BGN Belum Siap Kelola Rp268 Triliun

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:48 WIB

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

Disemprot Donald Trump, Benjamin Netanyahu Balik Melawan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:03 WIB

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 23:03 WIB