Bagaimana IoT Bisa Selamatkan Warga dari Risiko Banjir? Begini Penjelasannya

Bimo Aria Fundrika

Senin, 08 September 2025 | 15:17 WIB
Bagaimana IoT Bisa Selamatkan Warga dari Risiko Banjir? Begini Penjelasannya
Warga beraktivitas di tengah banjir yang melanda di Jalan Tipala, Makassar, Jakarta Timur, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Risiko bencana alam di Indonesia kian meningkat seiring perubahan iklim dan tingginya intensitas cuaca ekstrem. Banjir menjadi salah satu ancaman paling sering dihadapi, tidak hanya merendam rumah dan fasilitas umum, tetapi juga mengganggu jalur transportasi, melumpuhkan aktivitas ekonomi, dan mengancam keselamatan warga.

Kesiapan menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik seperti tanggul atau saluran air, tetapi juga pada sistem informasi yang mampu memberikan peringatan dini secara akurat.

Deteksi lebih awal memberi waktu bagi otoritas terkait untuk mengatur langkah mitigasi, mengamankan aset vital, dan mengevakuasi masyarakat yang terdampak.

Menjawab tantangan ini, Synapsis akan memperkenalkan Nearon IoT di ajang Adexco 2025 pada 10 September 2025 mendatang, sebagai solusi IoT Gateway yang dapat diintegrasikan dengan sistem peringatan dini banjir.

Penerapan Teknologi IoT untuk Deteksi Dini Bencana Secara Real-time. (Dok. Istimewa)
Penerapan Teknologi IoT untuk Deteksi Dini Bencana Secara Real-time. (Dok. Istimewa)

Teknologi ini memanfaatkan jaringan sensor yang memantau kondisi lapangan secara real-time, lalu mengirimkan data langsung ke dashboard terpusat. Dengan begitu, informasi dari berbagai titik pemantauan bisa diakses secara serentak, bahkan ketika koneksi jaringan melambat.

“Di pameran ini, kami ingin menunjukkan bahwa Nearon IoT sangat relevan untuk mendeteksi dini adanya bencana. Dengan peringatan dini yang cepat dan akurat, otoritas terkait dapat merespons banjir lebih cepat, mengurangi risiko korban jiwa, dan meminimalkan kerugian,” ujar  CEO Synapsis, Randi Ritvaldi, dalam keterangannya. 

Ia menegaskan bahwa setiap menit keterlambatan dalam penanganan bisa berarti perbedaan besar bagi keselamatan masyarakat.

COO Synapsis, Isnain Nurqolis, menambahkan bahwa kekuatan Nearon IoT terletak pada kecepatan transfer data dan fleksibilitas integrasi.

“Banyak laporan bencana datang terlambat atau tidak sesuai kondisi lapangan. Dengan sensor real-time yang terhubung langsung ke dashboard, semua pihak bisa melihat kondisi aktual dalam hitungan detik. Sistem ini bahkan bisa mengirimkan notifikasi multi-channel, sehingga petugas di lapangan tidak ketinggalan informasi kritis,” jelasnya.

baca juga

Teknologi Nearon IoT dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk menghadapi tantangan bencana di masa depan. Dengan pendekatan fleksibel dan kemampuan monitoring yang dapat disesuaikan, sistem ini relevan digunakan oleh pemerintah, instansi penanggulangan bencana, hingga pengelola kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakistan Berduka: Korban Banjir Melonjak Drastis

Pakistan Berduka: Korban Banjir Melonjak Drastis

News | Sabtu, 06 September 2025 | 10:38 WIB

Jakarta Siaga Banjir, Pramono Tambah Pompa dan Perkuat Polder

Jakarta Siaga Banjir, Pramono Tambah Pompa dan Perkuat Polder

News | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 21:02 WIB

8 Mobil Sedan Tapi Aman saat Banjir, Jangan Lupa Cek Ground Clearance

8 Mobil Sedan Tapi Aman saat Banjir, Jangan Lupa Cek Ground Clearance

Otomotif | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 14:59 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×