Ada Peran Makhluk Berbulu Beri Petunjuk Lokasi Korban Mutilasi di Pacet Mojokerto

Yasinta Rahmawati, Dita Alvinasari

Selasa, 09 September 2025 | 12:17 WIB
Ada Peran Makhluk Berbulu Beri Petunjuk Lokasi Korban Mutilasi di Pacet Mojokerto
Ilustrasi korban pembunuhan (Shutterstock).
Baca 10 detik
  • Kasus mutilasi di Pacet, Mojokerto dengan korban Tiara Angelina Saraswati menggemparkan publik.
  • Ada peran makhluk berbulu beri petunjuk lokasi korban mutilasi di Pacet Mojokerto.
  • Hingga kini, telah ditemukan 310 potongan tubuh korban.

Suara.com - Kasus mutilasi Mojokerto, dengan korban Tiara Angelina Saraswati (TAS) benar-benar mengejutkan publik sejak beberapa hari terakhir.

Pelaku kejahatan sadis tersebut ternyata adalah kekasih korban sendiri, Alvi Maulana (24), yang diketahui pernah bekerja sebagai tukang jagal.

Hingga kini, setidaknya tercatat ada 310 potongan tubuh korban yang berhasil ditemukan di beberapa lokasi yang berbeda-beda.

Penemuan mengerikan itu pertama kali dialami Suliswanto bersama keponakannya.

Niat awal mencari rumput justru berubah menjadi momen horor ketika mereka menemukan potongan tubuh manusia di dasar jurang.

Setelah menerima laporan warga, polisi segera melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan mayat.

Dalam upaya proses pencarian, ada peran makhluk berbulu beri petunjuk lokasi korban mutilasi di Pacet, Mojokerto.

Tim kepolisian mengerahkan anjing pelacak K-9 Polda Jatim jenis Labrador. Anjing pelacak ini berhasil menemukan potongan telapak tangan kanan korban.

"Titik penemuan tersebut padahal sebelumnya sudah disisir oleh polisi bersama relawan, potongan telapak tangan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk diidentifikasi," kata AKBP Ihram melalui Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu Suyanto.

baca juga

"Ibu jari tengah pada telapak tangan ini sudah rusak karena banyak sayatan," lanjutnya.

Dari hasil penyisiran lanjutan di semak-semak Dusun Pacet Selatan, polisi menemukan 65 potongan tubuh manusia.

Sebanyak 63 potongan terdiri atas jaringan otot, lemak, kulit kepala, serta rambut. Ukuran rata-rata potongan sekitar 17x17 cm, dengan panjang rambut mencapai 14 cm.

Sementara dua potongan lain berupa telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kanan, masing-masing berukuran 21x9 cm dan 16x10 cm.

Melansir dari Antara, Rumah Sakit Pusat Pendidikan (Pusdik) Sabhara Porong, kini telah menerima sekitar 310 potongan tubuh yang diduga milik korban mutilasi Mojokerto.

Kepala Rumah Sakit RS Bhayangkara Porong, Komisaris Polisi (Kompol) dr. Zaid, menjelaskan bahwa potongan tubuh korban diterima secara bertahap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motif Mutilasi Mojokerto: Konflik Hubungan Tidak Sah dan Tekanan Ekonomi

Motif Mutilasi Mojokerto: Konflik Hubungan Tidak Sah dan Tekanan Ekonomi

News | Senin, 08 September 2025 | 15:54 WIB

Sosok Alvi Maulana, Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Pacar di Mojokerto

Sosok Alvi Maulana, Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Pacar di Mojokerto

News | Senin, 08 September 2025 | 15:08 WIB

Rangkuman Berita Mutilasi Mojokerto, 65 Potongan Tubuh Ditemukan di Dasar Jurang

Rangkuman Berita Mutilasi Mojokerto, 65 Potongan Tubuh Ditemukan di Dasar Jurang

News | Senin, 08 September 2025 | 14:19 WIB

Terkini

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Salep Pure Paw Paw untuk Apa? Intip 5 Varian dan Manfaatnya, Bukan Cuma untuk Bibir

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:19 WIB

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

×