Sibuk Cari Kerja daripada Demo? Pernyataan Menkeu Baru Picu Reaksi Keras, Ini Kata Purbaya Soal Permintaan Maaf

Muhammad Ilham Baktora

Selasa, 09 September 2025 | 16:01 WIB
Sibuk Cari Kerja daripada Demo? Pernyataan Menkeu Baru Picu Reaksi Keras, Ini Kata Purbaya Soal Permintaan Maaf
Menteri Keuangan yang baru, Purbaya Yudhi Sadewa saat serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (9/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kepergian Sri Mulyani disambut dengan suasana haru di Kementerian Keuangan.

Para pegawai bahkan menyanyikan lagu "Bahasa Kalbu" dan "Karena Cinta" sebagai ungkapan perpisahan.

Sri Mulyani sendiri menyampaikan pesan pamitannya dengan penuh makna, menyerukan agar para pegawai jangan lelah untuk mencintai Indonesia.

Ia kini menegaskan posisinya sebagai warga biasa dan meminta ruang privasi untuk dirinya.

Etika Komunikasi Pemimpin di Situasi yang Panas

Insiden yang melibatkan Purbaya Yudhi Sadewa ini menjadi pengingat penting bagi para pemimpin baru, khususnya di tengah situasi politik dan sosial yang masih "panas".

Masyarakat, terutama kelompok usia 18-45 tahun di kota-kota besar, memiliki tingkat literasi media dan partisipasi publik yang tinggi.

Mereka tidak segan menyoroti dan mengkritik cara pejabat berbicara serta menanggapi kondisi riil yang ada.

Seorang pemimpin baru harus mengedepankan beberapa prinsip komunikasi:

baca juga

-Empati: Setiap pernyataan harus didasari pemahaman mendalam tentang kondisi dan perasaan rakyat. Hindari diksi yang meremehkan atau terkesan jauh dari realitas.

-Kejelasan dan Akurasi: Komunikasi harus lugas, mudah dipahami, dan berbasis data. Hindari spekulasi atau janji yang terkesan bombastis tanpa penjelasan konkret.

-Kerendahan Hati: Pengakuan atas kesalahan dan kesediaan untuk meminta maaf adalah tanda kematangan seorang pemimpin.

Gaya 'koboi' mungkin cocok di lingkungan tertentu, namun tidak di ranah publik yang penuh dengan sensitivitas.

-Membangun Kepercayaan: Di era digital, kepercayaan publik sangat rapuh.

Pernyataan yang tidak tepat dapat mengikis legitimasi dan mempersulit pelaksanaan kebijakan.

Kasus Purbaya Yudhi Sadewa ini adalah pelajaran berharga bahwa jabatan publik menuntut tidak hanya kompetensi teknis, tetapi juga kepekaan sosial dan kecakapan komunikasi yang mumpuni.

Pemimpin harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat dengan tutur kata yang bijak dan penuh pengertian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sesama Teknokrat dari Kampus Saingan, Beda Pendidikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa vs Sri Mulyani

Sesama Teknokrat dari Kampus Saingan, Beda Pendidikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa vs Sri Mulyani

News | Selasa, 09 September 2025 | 15:35 WIB

Momen Pamitan Sri Mulyani dari Jabatan Menteri Keuangan

Momen Pamitan Sri Mulyani dari Jabatan Menteri Keuangan

Foto | Selasa, 09 September 2025 | 15:18 WIB

Sebelum Akun IG Lenyap, Anak Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sempat Berbalas Pesan dengan Netizen

Sebelum Akun IG Lenyap, Anak Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sempat Berbalas Pesan dengan Netizen

Entertainment | Selasa, 09 September 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×