Lepasin Aja Lagi!: Ironi Penegak Hukum dan Jeritan Keadilan di Cikarang Utara yang Bikin Geram

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 10 September 2025 | 15:19 WIB
Lepasin Aja Lagi!: Ironi Penegak Hukum dan Jeritan Keadilan di Cikarang Utara yang Bikin Geram
Kolase foto polisi di Cikarang Utara meminta pelaku pencurian dilepaskan setelah susah payah diamankan warga. (Instagram)
Baca 10 detik
  • Warga di Cikarang berhasil menangkap pelaku pencurian motor
  • Pelaporannya sempat terkendala dan justru anggota Polsek Cikarang Utara meminta warga melepasnya
  • Kasus ini kembali menjadi sorotan terhadap institusi Polri yang makin enggan dipercaya rakyat

Suara.com - Dalam lanskap media sosial yang serba cepat, sebuah video viral kembali memicu gelombang kemarahan publik.

Kali ini, sorotan tertuju pada sebuah video viral di Polsek Cikarang Utara, di mana seorang oknum polisi diduga menyarankan warga untuk melepaskan pelaku pencurian motor yang telah susah payah mereka tangkap.

Peristiwa ini bukan hanya sekadar berita kriminal biasa, melainkan sebuah cermin buram yang kembali mempertanyakan ketidakpercayaan publik terhadap institusi Polri dan mendesak urgensi reformasi polisi Indonesia.

Laporkan Pencurian Jam 4 Dini Hari, Warga Bertemu 'Tembok' di Markas Polisi

Malam itu, di Cikarang Utara, semangat warga untuk memberantas kejahatan membara.

Mereka berhasil meringkus seorang pelaku pencurian motor dan membawanya langsung ke kantor polisi, berharap ada penanganan cepat dan tegas.

Namun, harapan itu seolah pupus di hadapan respons yang tak terduga.

Sebuah video viral merekam jelas momen ketika seorang anggota polisi di Polsek Cikarang Utara justru memberikan pernyataan yang kontroversial.

Dalam percakapan yang terekam, oknum polisi tersebut terdengar melontarkan kalimat yang membuat warga terdiam, bahkan marah.

baca juga

"Udah lepasin aja lagi," katanya, seolah meremehkan upaya warga.

Tak hanya itu, ia juga menanyakan, "Kalau kamu gak buat LP (Laporan Polisi) buat apa?"

Pernyataan ini menjadi puncak kekesalan, mengingat warga datang dengan bukti nyata seorang pelaku kejahatan.

Seolah belum cukup, oknum tersebut juga mencoba 'mengedukasi' warga tentang rumitnya proses hukum.

"Kalau kamu bikin LP, motor ditahan di sini, dibawa kejaksaan ketuk palu, baru bisa dibalikin, mau apa gak?" sebut pria berkaus dengan logo polri di dada kiri itu.

Sebuah retorika yang seolah menekan korban untuk berpikir ulang tentang laporannya, bahkan ada yang menyebut polisi tersebut juga menanyakan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Warga Tangkap Maling tapi Tak Diproses Polisi karena Tak Ada LP: Udah Lepasin Lagi Aja

Viral Warga Tangkap Maling tapi Tak Diproses Polisi karena Tak Ada LP: Udah Lepasin Lagi Aja

News | Rabu, 10 September 2025 | 14:53 WIB

Cara Edit Foto yang Lagi Viral: Bikin Action Figure Chibi ala Nendoroid Pakai Gemini AI

Cara Edit Foto yang Lagi Viral: Bikin Action Figure Chibi ala Nendoroid Pakai Gemini AI

Tekno | Rabu, 10 September 2025 | 14:28 WIB

Brutalitas Polisi Nepal Urai Massa Demo, Perempuan Ikut Dihajar saat Berusaha Melerai Temannya

Brutalitas Polisi Nepal Urai Massa Demo, Perempuan Ikut Dihajar saat Berusaha Melerai Temannya

News | Rabu, 10 September 2025 | 13:58 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×