Viral Warga Tangkap Maling tapi Tak Diproses Polisi karena Tak Ada LP: Udah Lepasin Lagi Aja

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 10 September 2025 | 14:53 WIB
Viral Warga Tangkap Maling tapi Tak Diproses Polisi karena Tak Ada LP: Udah Lepasin Lagi Aja
Viral polisi minta warga kembali lepaskan maling karena tak ada LP. (tangkapan layar/ist)
Baca 10 detik
  • Beredar video polisi minta warga lepaskan maling motor yang sudah ditangkap
  • Alasannya polisi enggan memproses laporan itu karena warga tidak ada yang mau membuat laporan
  • Aksi polisi yang meminta warga melepaskan lagi maling motor bikin netizen geram. 

Suara.com - Jagat maya kembali digemparkan dengan rekaman video yang menampilkan seorang diduga anggota polisi yang justru menyuruh warga untuk kembali melepas seorang pria diduga maling sepeda motor.

Dilihat dari video yang dibagikan akun Instagram, @bekasi.terkini pada Rabu (10/9/2025), peristiwa dalam video itu terjadi saat warga menggelandang terduga maling motor ke Polsek Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Dalam video itu, terlihat seorang polisi yang mengenakan kaos Polri berwarna cokelat sempat berdebat dengan salah satu warga yang ikut membawa pelaku ke kantor polisi.

Tampak, anggota itu justru meminta agar warga melepas lagi maling motor itu karena alasan tidak adanya laporan polisi alias LP. Bahkan, anggota dalam video itu juga menyuruh agar warga tidak membawa pelaku ke kantor polisi.

"Gak usah dibawa ke kita," ujar polisi dalam video itu.

"Terus dibawa ke mana pak?" tanya warga.

"Udah lepasin aja lagi," timpal polisi tersebut.

Dalam video tersebut, polisi itu mengaku tidak bisa berbuat apa-apa jika warga tidak mau membuat laporan setelah berhasil menangkap terduga maling motor.

"Ini kira-kira aja ya, kalau kamu bawa ke kantor polisi, tapi gak mau bikin LP, buat apa? Gak ada yang buat jerat dia," ujar polisi itu sembari menunjuk terduga maling yang diamankan warga.

Polisi dalam video itu juga menjelaskan jika sepeda motor milik warga juga akan disita sebagai barang bukti jika ada yang bersedia membuat laporan dalam kasus tersebut.

"Kalau kamu bikin LP, motor juga ditahan di sini, sampai dia dibawa ke kejaksaan, ketok palu baru motor bisa dibalikin. Mau apa enggak?" ujarnya.

Sontak, video polisi yang meminta agar warga melepaskan lagi pelaku pencurian karena alasan tidak ada LP lantas menjadi sorotan netizen dan dihujani beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen yang justru menganggapi video itu dengan sindiran.

"Percuma lapor Polisi," kritik seorang netizen.

"Kenapa ga pada ngaca ya, padahal udh dicap jelek banget Ama rakyat tapi gak ada berubah berubahnya Ya Allah gini amaaaaddd negaraa tercinta," tulis netizen lainnya geram.

"Capek ya bayar pajak buat mereka," timpal yang lain disertai emoji sedih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gondol Kucing saat Rumah Uya Kuya Dijarah Massa, Seorang Anak Resmi Tersangka!

Gondol Kucing saat Rumah Uya Kuya Dijarah Massa, Seorang Anak Resmi Tersangka!

Entertainment | Rabu, 10 September 2025 | 14:06 WIB

Girang Gasak TV, Jejak 2 Wanita Ikut Jarah Rumah Uya Kuya Berakhir di Bui

Girang Gasak TV, Jejak 2 Wanita Ikut Jarah Rumah Uya Kuya Berakhir di Bui

Entertainment | Rabu, 10 September 2025 | 13:35 WIB

Kuliti Ciri-ciri Orang Miskin, Anak Menkeu Purbaya Dinilai Nirempati: Miskin Itu bukan Penyakit!

Kuliti Ciri-ciri Orang Miskin, Anak Menkeu Purbaya Dinilai Nirempati: Miskin Itu bukan Penyakit!

Entertainment | Rabu, 10 September 2025 | 11:00 WIB

Dicap Congkak, Bekas Ajudan Gus Dur Ceramahi Anak Menkeu Purbaya: Siapa yang Ajari Kamu Jumawa Nak?

Dicap Congkak, Bekas Ajudan Gus Dur Ceramahi Anak Menkeu Purbaya: Siapa yang Ajari Kamu Jumawa Nak?

Entertainment | Rabu, 10 September 2025 | 09:44 WIB

Terkini

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:01 WIB

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:32 WIB

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 09:16 WIB

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB