Rekam Jejak Bishnu Prasad Paudel, Menteri Keuangan Nepal yang Ditelanjangi dan Diarak saat Demo

Husna Rahmayunita, Rosiana Chozanah

Rabu, 10 September 2025 | 16:03 WIB
Rekam Jejak Bishnu Prasad Paudel, Menteri Keuangan Nepal yang Ditelanjangi dan Diarak saat Demo
Menteri Keuangan Bishnu Prasad Paudel (X)

Suara.com - Nepal kembali menjadi sorotan dunia setelah gelombang demonstrasi anti-pemerintah yang dipicu oleh kebijakan pemblokiran media sosial dan tuduhan korupsi meluas ke seluruh negeri.

Di tengah kekacauan ini, nama Menteri Keuangan Bishnu Prasad Paudel mencuat setelah menjadi sasaran kemarahan massa.

Video yang viral memperlihatkan Bishnu Paudel dikejar, ditendang, bahkan dilaporkan ditelanjangi dan diarak.

Insiden ini menjadi simbol frustrasi dan amarah "Gen Z" serta masyarakat Nepal yang lebih luas terhadap elite politik.

Siapa Bishnu Prasad Paudel dan Bagaimanan Rekam Jejaknya?

Bishnu Prasad Paudel adalah seorang politikus kawakan Nepal dengan rekam jejak yang panjang di panggung politik.

Pria 65 tahun ini menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Komunis Nepal dan telah memegang berbagai posisi penting dalam pemerintahan selama puluhan tahun.

Peran Bishnu Paudel dalam dunia politik Nepal cukup panjang. Berikut jabatan yang pernah diembannya:

- Menteri Sumber Daya Air (1994–1999 dan 2008–2009)
- Menteri Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (1997)
- Menteri Pertahanan (2011)
- Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan (2021)
- Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perindustrian (2021)
- Menteri Industri (2021)
- Menteri Keuangan (2015–2016, 2020–2021 dan sekarang)

baca juga

Rekam jejaknya yang panjang menunjukkan posisinya sebagai salah satu figur penting dalam struktur politik Nepal.

Namun, pengalaman bertahun-tahun di pemerintahan juga mungkin menjadi alasan mengapa ia menjadi target amarah publik di tengah tuduhan korupsi dan ketidakadilan sosial.

Mengapa Bishnu Prasad Paudel Menjadi Sasaran?

Posisi Bishnu Prasad Paudel sebagai Menteri Keuangan Nepal dan bagian dari elite politik yang telah berkuasa selama puluhan tahun menjadikannya sasaran empuk kemarahan publik.

Paudel dipandang sebagai representasi dari sistem yang dianggap korup dan tidak peduli terhadap krisis ekonomi dan sosial yang melanda rakyat Nepal, dengan pengangguran yang meroket dan mata uang jatuh ke jurang terdalam.

Insiden penyerangan terhadap Paudel terjadi di Kathmandu, ibu kota Nepal, saat demonstrasi anti-pemerintah memuncak.

Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan Paudel berlari di jalanan, dikejar oleh puluhan demonstran. Ia sempat ditendang oleh seorang pemuda hingga terjatuh dan menabrak dinding, lalu bangkit dan terus berlari.

Dalam video lain, ia terlihat diseret, ditelanjangi hingga hanya mengenakan pakaian dalam, dan diarak sebelum akhirnya masuk ke sungai dikelilingi massa.

Protes ini awalnya dipicu oleh kebijakan pemerintah yang melarang 26 aplikasi media sosial populer seperti Facebook, YouTube, dan X.

Meskipun larangan tersebut kemudian dicabut untuk beberapa platform, kemarahan publik tidak mereda, justru meluas menjadi tuntutan melawan korupsi dan ketidakadilan sosial.

Video di TikTok yang membandingkan gaya hidup mewah anak-anak pejabat dengan penderitaan rakyat semakin memicu kemarahan.

Aksi demo yang brutal di Nepal bukan hanya tentang Paudel secara pribadi, tetapi juga simbol dari kemuakan rakyat terhadap pemerintahan yang gagal memenuhi janji kesejahteraan dan keadilan, serta memicu gelombang aksi antikorupsi yang digerakkan oleh Gen Z.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Rajyalaxmi Chitrakar, Istri Mantan PM Nepal yang Tewas Tragis dalam Kerusuhan Nasional

Siapa Rajyalaxmi Chitrakar, Istri Mantan PM Nepal yang Tewas Tragis dalam Kerusuhan Nasional

News | Rabu, 10 September 2025 | 15:41 WIB

Profil Rajyalaxmi Chitrakar: Istri Eks PM Nepal yang Tewas Terbakar Hidup-Hidup

Profil Rajyalaxmi Chitrakar: Istri Eks PM Nepal yang Tewas Terbakar Hidup-Hidup

News | Rabu, 10 September 2025 | 15:23 WIB

Profil Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli yang Mundur usai Didemo: Karier Politik dan Kontroversi

Profil Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli yang Mundur usai Didemo: Karier Politik dan Kontroversi

News | Rabu, 10 September 2025 | 15:28 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×