Alasan KPK Perpanjang Masa Tahanan Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer, Pemeriksaan Jauh dari Selesai

Bangun Santoso

Kamis, 11 September 2025 | 15:09 WIB
Alasan KPK Perpanjang Masa Tahanan Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer, Pemeriksaan Jauh dari Selesai
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer. (Antara)
Baca 10 detik
  • Alasan Utama Perpanjangan Tahanan
  • Perkara ini berpusat pada dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat
  • Progres Penyidikan Aktif

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya buka suara mengenai perpanjangan masa penahanan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG), dan 10 tersangka lainnya. Lembaga antirasuah menegaskan bahwa keputusan ini diambil bukan tanpa alasan kuat, melainkan karena proses penyidikan kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) masih sangat dinamis dan membutuhkan waktu tambahan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Kamis (11/9/2025), memberikan penjelasan lugas mengenai dasar keputusan penyidik. Menurutnya, rangkaian pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi kunci masih harus terus digali untuk membuat terang perkara yang menjerat pejabat di Kemenaker ini.

“Karena memang penyidikannya masih berproses, masih dibutuhkan pemeriksaan-pemeriksaan terhadap para tersangka yang sudah ditetapkan maupun para saksi ataupun pihak lain yang terkait,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Kamis (11/9/2025).

Penegasan ini sekaligus menepis berbagai spekulasi yang mungkin beredar di publik. KPK memastikan bahwa setiap langkah yang diambil, termasuk perpanjangan penahanan, didasarkan pada kebutuhan penyidikan semata. Kasus ini sendiri berpusat pada dugaan adanya praktik "jual-beli" atau pemerasan dalam penerbitan sertifikat K3, sebuah dokumen vital bagi perusahaan untuk menjamin standar keselamatan kerja.

Sejak penahanan pertama dilakukan pada 22 Agustus 2025, penyidik KPK telah bergerak cepat. Budi menjelaskan bahwa timnya telah melakukan serangkaian penggeledahan di beberapa lokasi dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan hasil pemerasan dalam skandal sertifikat K3 ini.

Sebelumnya, Immanuel Ebenezer bersama 10 tersangka lainnya resmi menghuni Rumah Tahanan Cabang KPK Gedung Merah Putih untuk periode 20 hari pertama, yang berlangsung dari 22 Agustus hingga 10 September 2025.

Namun, setelah batas waktu tersebut berakhir pada Rabu (10/9), KPK memutuskan untuk kembali memperpanjang masa penahanan mereka demi kelancaran proses hukum yang sedang berjalan.

Kasus ini mencuat ke publik saat KPK secara resmi menetapkan Immanuel Ebenezer, yang saat itu masih aktif menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, sebagai tersangka pada 22 Agustus 2025.

Ironisnya, di hari yang sama, Immanuel sempat menyatakan harapan untuk mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto, namun takdir berkata lain. Ia justru langsung dicopot dari jabatannya sebagai Wamenaker oleh Presiden.

baca juga

Selain Immanuel, kasus ini turut menyeret sejumlah nama pejabat dan pihak swasta. Berdasarkan informasi yang dihimpun, berikut adalah identitas lengkap 11 tersangka yang terlibat dalam perkara ini:

  1. Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker tahun 2022-2025 Irvian Bobby Mahendro (IBM)
  2. Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker tahun 2022-sekarang Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH)
  3. Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker tahun 2020-2025 Subhan (SB)
  4. Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker tahun 2020-2025 Anitasari Kusumawati (AK)
  5. Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker pada Maret-Agustus 2025 Fahrurozi (FAH)
  6. Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto (HS)
  7. Subkoordinator di Kemenaker Sekarsari Kartika Putri (SKP)
  8. Koordinator di Kemenaker Supriadi (SUP)
  9. Pihak PT KEM Indonesia Temurila (TEM)
  10. Pihak PT KEM Indonesia Miki Mahfud (MM)
  11. Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gurita Bisnis Rudy Tanoe, Tersangka Korupsi Bansos yang Lawan KPK Lewat Praperadilan!

Gurita Bisnis Rudy Tanoe, Tersangka Korupsi Bansos yang Lawan KPK Lewat Praperadilan!

News | Kamis, 11 September 2025 | 14:44 WIB

Diperiksa KPK, Ustaz Khalid Basalamah Mengaku Jadi Korban Travel Haji: 'Saya Bayar Furoda!'

Diperiksa KPK, Ustaz Khalid Basalamah Mengaku Jadi Korban Travel Haji: 'Saya Bayar Furoda!'

Your Say | Kamis, 11 September 2025 | 14:42 WIB

Siapa Rudy Tanoe? Tersangka Korupsi Bansos, Lawan KPK Lewat Praperadilan!

Siapa Rudy Tanoe? Tersangka Korupsi Bansos, Lawan KPK Lewat Praperadilan!

News | Kamis, 11 September 2025 | 13:46 WIB

Bos DNR Logistics Rudy Tanoe Resmi Jadi Tersangka KPK, Langsung Lawan Lewat Praperadilan

Bos DNR Logistics Rudy Tanoe Resmi Jadi Tersangka KPK, Langsung Lawan Lewat Praperadilan

News | Kamis, 11 September 2025 | 13:23 WIB

Video Gus Yaqut Diteriaki Korupsi Hingga Masuk Neraka Ternyata Manipulasi, Ini Bukti Lengkapnya

Video Gus Yaqut Diteriaki Korupsi Hingga Masuk Neraka Ternyata Manipulasi, Ini Bukti Lengkapnya

News | Kamis, 11 September 2025 | 12:38 WIB

KPK Dalami Kesesuaian Kualitas dan Harga Barang Bansos Presiden Covid-19

KPK Dalami Kesesuaian Kualitas dan Harga Barang Bansos Presiden Covid-19

News | Kamis, 11 September 2025 | 12:11 WIB

KPK Bersiap Umumkan Tersangka, Siapa Sebenarnya yang Utak-atik Kuota Haji Rugikan Rp1 Triliun?

KPK Bersiap Umumkan Tersangka, Siapa Sebenarnya yang Utak-atik Kuota Haji Rugikan Rp1 Triliun?

News | Kamis, 11 September 2025 | 11:40 WIB

Terkini

Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA

Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:37 WIB

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:34 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:30 WIB

Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele

Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:27 WIB

96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026

96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:18 WIB

Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?

Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:17 WIB

Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar

Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:15 WIB

9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing

9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:05 WIB

Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas

Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:05 WIB

Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling

Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:57 WIB

×