Perwakilan Istana "Cuma" Menampung Aspirasi Petani, SPI Berharap Bisa Bertemu Prabowo Pekan Depan

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 25 September 2025 | 08:44 WIB
Perwakilan Istana "Cuma" Menampung Aspirasi Petani, SPI Berharap Bisa Bertemu Prabowo Pekan Depan
Ketua Umum SPI Henry Saragih. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • SPI desak Presiden Prabowo temui petani bahas reforma agraria
  • Petani nilai respons kementerian belum wujudkan langkah nyata
  • Aksi SPI digelar serentak, sebagian peserta terkendala dugaan penghalangan

Suara.com - Serikat Petani Indonesia (SPI) merasa belum puas karena aspirasi yang mereka sampaikan saat aksi Hari Tani Nasional di Jakarta, Jumat (20/9/2025), hanya ditampung oleh perwakilan kementerian dan Istana.

Para petani menegaskan tetap mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk bertemu langsung dengan mereka dalam waktu dekat.

Ketua Umum SPI Henry Saragih menilai, respons kementerian sejauh ini belum cukup.

Ia menyebut apa yang dijanjikan pejabat negara baru sebatas proses administratif, bukan langkah nyata untuk menyelesaikan tuntutan reforma agraria yang sudah berlarut-larut.

"Menurut kita belum. Jadi itu kan masih mereka menampung, dan akan memprosesnya lebih lanjut ke kementerian lain. Karenanya kita minta juga supaya petani bisa jumpa dengan Presiden. Secara langsung," ujar Henry kepada wartawan.

Henry menegaskan, pertemuan dengan Presiden penting dilakukan karena satu tahun masa pemerintahan Prabowo, reforma agraria yang masuk dalam RPJMN serta agenda astacita belum juga dijalankan.

Menurut dia, hal itu menunjukkan bahwa kementerian terkait belum menunaikan mandat yang sudah diberikan.

"Karena reforma agraria belum dilaksanakan, walaupun dia sudah satu tahun berpemerintahan. Itu menunjukkan bahwasannya kementerian-kementerian yang ada selama ini belum menjalankan, katakanlah mandat yang sudah diberikan," tambahnya.

Henry menyebut reforma agraria justru akan memperkuat program-program kerakyatan yang sedang digulirkan pemerintah.

baca juga

Mulai dari Koperasi Desa Merah Putih, program makan bergizi gratis, hingga sejumlah bantuan lain.

"Itu akan lebih tepat guna dan justru mengurangi beban negara kalau reforma agraria dilaksanakan," tegasnya.

SPI pun memberikan tenggat waktu satu minggu agar Presiden Prabowo bisa menerima langsung perwakilan petani.

"Ya, kita minta satu minggu ini jumpa dengan Presiden," kata Henry.

Lebih lanjut, ia menjelaskan aksi SPI kali ini digelar serentak di berbagai daerah.

Di Jakarta, massa aksi hadir dari Jawa Barat dan Banten, meliputi Bogor, Sukabumi, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Sumedang, Pandeglang, Lebak, dan Serang.

Henry mengungkapkan, seharusnya ada sekitar 2.000 petani hadir di Jakarta. Namun karena ada dugaan penghalangan dari aparat di daerah, jumlah peserta aksi menyusut menjadi sekitar 1.200 orang.

Aksi Hari Tani Nasional di Jalan Medan Merdeka Selatan, depan BSI Tower, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025). [Suara.com/Fakhri]
Aksi Hari Tani Nasional di Jalan Medan Merdeka Selatan, depan BSI Tower, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025). [Suara.com/Fakhri]

"Katanya di Sukabumi, Polres Sukabumi masih ada yang menghalang-halangi untuk anggota kita datang ke sini. Sehingga sebagian tidak dapat hadir di sini," ungkapnya.

Sementara itu, SPI memilih hanya mengirim delegasi untuk menyampaikan tuntutan ke DPR.

Keputusan ini diambil agar situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan kerumunan massa di dua titik aksi sekaligus.

"Menurut kita lebih kondusif kalau kita hanya mengirimkan delegasi kita saja ke sana untuk menyampaikan isi tuntutan, tidak perlu lagi katakanlah massa yang banyak," pungkas Henry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Buruh dan Petani Longmarch ke DPR RI, Bawa 9 Tuntutan dalam Peringatan Hari Tani Nasional

Ribuan Buruh dan Petani Longmarch ke DPR RI, Bawa 9 Tuntutan dalam Peringatan Hari Tani Nasional

News | Rabu, 24 September 2025 | 14:48 WIB

Ribuan Anak Keracunan dan Makanan Berbelatung, FSGI Desak Moratorium Program Makan Bergizi Gratis

Ribuan Anak Keracunan dan Makanan Berbelatung, FSGI Desak Moratorium Program Makan Bergizi Gratis

News | Rabu, 24 September 2025 | 14:43 WIB

Hari Tani Nasional, Jalan Depan Gedung DPR RI Macet! Ini Rute Alternatif yang Disiapkan Polisi

Hari Tani Nasional, Jalan Depan Gedung DPR RI Macet! Ini Rute Alternatif yang Disiapkan Polisi

News | Rabu, 24 September 2025 | 14:23 WIB

Sebelum Prabowo Subianto, 4 Presiden Ri Ini Juga Pernah Berpidato di Sidang Umum PBB

Sebelum Prabowo Subianto, 4 Presiden Ri Ini Juga Pernah Berpidato di Sidang Umum PBB

News | Rabu, 24 September 2025 | 14:15 WIB

Two-State Solution Prabowo di PBB Dapat Dukungan DPR, Disebut Jalan Damai Bermartabat

Two-State Solution Prabowo di PBB Dapat Dukungan DPR, Disebut Jalan Damai Bermartabat

News | Rabu, 24 September 2025 | 14:01 WIB

Amankan Demo Hari Tani di DPR, 9.498 Personel Gabungan Dikerahkan, Jalan Gatot Subroto Tutup

Amankan Demo Hari Tani di DPR, 9.498 Personel Gabungan Dikerahkan, Jalan Gatot Subroto Tutup

News | Rabu, 24 September 2025 | 13:56 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×