Uji Coba Penyaluran Bansos Digital Bakal Dilakukan di Banyuwangi, Prabowo Dijadwalkan Hadir

Vania Rossa | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 25 September 2025 | 10:32 WIB
Uji Coba Penyaluran Bansos Digital Bakal Dilakukan di Banyuwangi, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Ilustrasi bansos digital. [Ist]
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meninjau uji coba penyaluran bansos digital di Banyuwangi pada Oktober 2025.
  • Luhut Binsar Pandjaitan memastikan kesiapan teknis di lapangan sebelum Presiden datang.
  • GovTech berbasis AI buatan anak bangsa ini ditargetkan menekan kebocoran anggaran dan akan diperluas secara nasional bila sukses.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meninjau langsung uji coba penerapan government technology (GovTech) atau digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) di Banyuwangi, Jawa Timur.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan Prabowo direncanakan berangkat ke Jawa Timur pada Oktober 2025 mendatang.

"Dalam waktu dekat ini, dalam satu bulan ini, beliau (Prabowo) akan ke sana," kata Luhut kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Menurut Luhut, sebelum Presiden hadir, ia bersama rombongan terlebih dahulu akan bertolak ke Banyuwangi pada pekan depan. Kehadiran mereka untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan sebelum ditinjau langsung oleh Prabowo.

"Kita lihat kesiapan Banyuwangi, kalau sudah pantas nanti untuk dilihat Presiden," ujarnya.

Luhut menegaskan bahwa uji coba ini telah ia laporkan kepada Presiden. Jika seluruh rangkaian berjalan lancar, GovTech akan segera diperluas ke seluruh wilayah Indonesia.

"Dan kami sudah lapori dan kalau itu successful, seperti saya katakan, kita akan langsung sosialisasi secara nasional, 514 kabupaten," ucapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan secara nasional nantinya akan dilakukan secara bertahap. Skema pengelompokan daerah akan menjadi acuan agar evaluasi lebih mudah dilakukan.

"Nanti kita lihat, nanti kita mungkin kelompok-kelompokkan untuk mulai sehingga bisa kita lihat kekurangan di mana," tambahnya.

Luhut yakin digitalisasi bansos berbasis GovTech akan menutup potensi kebocoran anggaran negara. Menurutnya, teknologi ini dirancang dengan kecerdasan buatan (AI) hasil karya anak bangsa.

"Dan ini berbasis AI ya. Jadi AI ini teknologi dirancang anak-anak Indonesia. Jadi tidak ada pengeluaran-pengeluaran uang yang APBN yang tidak perlu-perlu. Jadi semua kita buat sangat transparan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bansos PKH, Bolehkan Digunakan untuk Bayar Pinjol?

Bansos PKH, Bolehkan Digunakan untuk Bayar Pinjol?

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 09:35 WIB

Cara Cek Status Bantuan PKH dan Nominalnya

Cara Cek Status Bantuan PKH dan Nominalnya

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 05:49 WIB

Paket Bansos 'Wakil Presiden RI' Muncul di Tengah Aksi Hari Tani

Paket Bansos 'Wakil Presiden RI' Muncul di Tengah Aksi Hari Tani

News | Rabu, 24 September 2025 | 16:51 WIB

Terkini

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:13 WIB

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:05 WIB

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:30 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:27 WIB

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB