Keracunan Lagi! Puluhan Siswa SD di Cianjur Muntah-muntah, Ngeluh Tempe MBG Bau Tak Sedap

Bangun Santoso

Kamis, 25 September 2025 | 18:19 WIB
Keracunan Lagi! Puluhan Siswa SD di Cianjur Muntah-muntah, Ngeluh Tempe MBG Bau Tak Sedap
Puluhan siswa SD Taruna Bakti di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis, sehingga mendapat pertolongan medis dari Puskesmas Cugenang, Kamis, 25/9/2025. ANTARA/Ahmad Fikri
baca 10 detik
  • Sebanyak 30 siswa SDN Taruna Bakti di Cugenang, Cianjur, diduga mengalami keracunan massal 
  • Penyebab keracunan diduga kuat berasal dari makanan MBG yang disajikan
  • Dinas Kesehatan dan pihak kepolisian telah turun tangan

Suara.com - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menyehatkan justru membawa malapetaka bagi puluhan siswa SDN Taruna Bakti di Kecamatan Cugenang, Cianjur. Suasana sekolah yang tadinya riang mendadak berubah menjadi kepanikan saat puluhan anak mengeluh pusing, mual, hingga muntah-muntah usai menyantap menu makan siang pada hari Kamis.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dan aparat kepolisian langsung turun tangan setelah menerima laporan insiden yang diduga kuat sebagai keracunan massal ini. Tim medis dari Puskesmas Cugenang bergerak cepat memberikan pertolongan pertama di lokasi.

"Kami langsung mengirim petugas ke sekolah guna melakukan penanganan medis terhadap puluhan siswa yang mengalami keracunan usai menyantap hidangan MBG, beberapa orang menjalani perawatan di Puskesmas Cugenang," kata Kepala Puskesmas Cugenang, Alit Sulastri, di Cianjur, Kamis (25/9/2025).

Total, sekitar 30 siswa dari kelas I, IV, dan V menjadi korban. Gejala keracunan muncul serempak selang beberapa jam setelah mereka menyantap hidangan yang terdiri dari kentang, ayam suwir, buncis, dan tempe.

Kecurigaan utama langsung tertuju pada kualitas makanan yang disajikan. Kepala Sekolah SD Taruna Bakti, Nani Hertiani, mengungkapkan bahwa sebelum insiden terjadi, sejumlah siswa sebenarnya sudah mengeluhkan kondisi makanan yang mereka terima.

"Sebelumnya sejumlah siswa mengeluhkan rasa tempe dan sayuran yang disajikan terasa kurang enak dan mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga banyak siswa yang tidak memakan MBG yang dibagikan," ungkap Nani sebagaimana dilansir Antara.

Keluhan anak-anak itu ternyata menjadi pertanda buruk. Benar saja, dua jam kemudian, satu per satu siswa mulai tumbang.

"Selang dua jam setelah menyantap MBG sejumlah siswa mengeluh pusing, mual dan muntah, tidak lama berselang belasan siswa lainnya mengeluhkan hal yang sama, sehingga kami meminta bantuan puskesmas setempat," jelasnya.

Pihak kepolisian dari Polsek Cugenang telah mengamankan sampel makanan yang disantap para siswa untuk penyelidikan lebih lanjut. Sampel tersebut kini berada di tangan Dinas Kesehatan untuk diuji di laboratorium demi memastikan penyebab pasti keracunan.

baca juga

"Untuk sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan sudah dibawa Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur guna dilakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan," ujar Kapolsek Cugenang, Kompol Usep Nurdin.

Saat ini, sebagian besar siswa telah dipulangkan dan menjalani perawatan di rumah masing-masing di bawah pengawasan ketat petugas kesehatan. Tim medis akan terus memantau kondisi para korban hingga mereka benar-benar pulih dan bisa kembali beraktivitas normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Siswa Keracunan, BGN Wajibkan Semua Koki MBG Punya Sertifikat: Atau Dapur Ditutup Paksa!

Ribuan Siswa Keracunan, BGN Wajibkan Semua Koki MBG Punya Sertifikat: Atau Dapur Ditutup Paksa!

News | Kamis, 25 September 2025 | 18:10 WIB

7 Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan, Waspada Situasi Daruratnya

7 Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan, Waspada Situasi Daruratnya

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 18:06 WIB

Kenali Tanda Keracunan Toksin pada Ikan Hiu, Terjadi di SD Ketapang Akibat Makan Menu MBG

Kenali Tanda Keracunan Toksin pada Ikan Hiu, Terjadi di SD Ketapang Akibat Makan Menu MBG

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 18:03 WIB

Keracunan Massal Akibat Menu MBG Ikan Hiu Goreng, Bahaya Tersembunyi di Balik Daging Laut

Keracunan Massal Akibat Menu MBG Ikan Hiu Goreng, Bahaya Tersembunyi di Balik Daging Laut

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 17:40 WIB

Mengenal Tan Shot Yen, Dokter dan Ahli Gizi yang Kritik MBG di Rapat DPR

Mengenal Tan Shot Yen, Dokter dan Ahli Gizi yang Kritik MBG di Rapat DPR

Your Say | Kamis, 25 September 2025 | 17:07 WIB

Maraknya Kasus Keracunan MBG, Cak Imin Tegaskan Tak Akan Dihentikan!

Maraknya Kasus Keracunan MBG, Cak Imin Tegaskan Tak Akan Dihentikan!

News | Kamis, 25 September 2025 | 16:58 WIB

YLKI Desak Pemerintah Setop Sementara Program Makan Gratis Usai Marak Kasus Keracunan

YLKI Desak Pemerintah Setop Sementara Program Makan Gratis Usai Marak Kasus Keracunan

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 16:56 WIB

Terkini

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

×