Dicap Proyek Politik, Prof Sulfikar Amir Blak-blakan Kuliti MBG: Brutal!

Jum'at, 26 September 2025 | 14:46 WIB
Dicap Proyek Politik, Prof Sulfikar Amir Blak-blakan Kuliti MBG: Brutal!
Sosiolog Sulfikar Amir (Tangkapan Layar/Total Politik)
Baca 10 detik
  • Kritikan terhadap program MBG terus menggema di media sosial setelah marak kasus keracunan massal siswa di sejumlah daerah
  • Prof Zulkfikar pun mengkritik telak pelaksanaan MBG yang dianggap cuma merupakan proyek politik. 
  •  Sosiolog NTU Singapura itu juga membeberkan sederet masalah dalam program MBG yang disebut proyek ugal-ugalan untuk mengeruk uang negara. 

Suara.com - Program menu makan gratis bergizi (MBG) kembali banjir kritikan usai mencuat serentetan kasus keracunan massal siswa di sejumlah daerah. Kritikan terhadap program MBG salah satunya datang dari akademisi Profesor Sulfikar Amir.

Lewat cuitan di akun X pribadinya, @sociotalker pada Kamis (25/9), sosilog perkotaaan Nanyang Technological University (NTU), Singapura itu pun secara blak-blakan menyebut jika MBG adalah proyek politik.

"MBG itu proyek politik, bukan program berbasis teknokratik," cuitnya dikutip pada Jumat (26/9/2025).

Dia pun menguliti sejumlah masalah terkait pelaksanaan MBG yang disebut-sebut hanya mengeruk keuangan negara secara ugal-ugalan.

"Gak ada hitungan cost-benefit analisis. Gak ada perencanaan tata kelola. Pokoknya habisin ratusan triliun per tahun. Brutal!" kritiknya.

Cuitan Prof Sulfikar pun langsung disambut beragam komentar dari kalangan netizen. Namun, kebanyakan netizen turut mengkritik program MBG setelah maraknya kasus keracunan massal siswa.

"Satu di antara sumber modal pilpres 2029 ya dr MBG itu. Habiskan 1,2 trilyun per hari hanya utk makanan basi dan beracun, gila sih ini," geram salah satu netizen.

"Demi cuan jumbo mereka rela korbankan anak-anak. Yg kenyang pejabatnya yg korban rakyatnya," sindir yang lain.

"Program populis selalu laris ketika pemilu. Kenapa pemilukita gini gini aja, bahkan memburuk? Evaluasi nya dari mana nih?" timpal yang lain.

Baca Juga: MBG Jalan Terus Meski Ribuan Anak Keracunan, Bivitri Susanti Murka: Keras Kepala Betul Macam Batu!

MBG Didesak Disetop

Desakan agar pemerintah menghentikan program MBG terus disuarakan imbas maraknya kasus keracunan massal siswa di Tanah Air. Berdasar data yang dihimpun Kantor Staf Presiden atau KSP, total korban keracunan makan bergizi gratis mencapai 5.000 siswa.

Desakan agar pemerintah segera menghentikan program MBG usai banyaknya korban dari siswa berjatuhan diungkapkan oleh Pakar Hukum tata Negara dari Universitas Andalas Feri Amsari.

"Bagi saya kalau belum dihentikan juga MBG, ada niat jahat negara meracuni anak bangsanya sendiri," kata Feri kepada wartawan di INews Tower, Jakarta Pusat pada Kamis (25/9/2025).

Evaluasi menyeluruh terhadap program andalan Presiden Prabowo Subianto itu ditegaskan Feri menjadi suatu hal yang mendesak.

"Segera dievaluasi, dan dihentikan. Serta pastikan orang betul-betul mendapatkan makanan sehat, bukan makan berbelatung gratis," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI