Gibran Disebut Cawapres Prabowo Lagi di 2029, PSI: Pernyataan Jokowi Powerfull

Farah Nabilla | Rezza Dwi Rachmanta | Suara.com

Jum'at, 26 September 2025 | 20:13 WIB
Gibran Disebut Cawapres Prabowo Lagi di 2029, PSI: Pernyataan Jokowi Powerfull
Jokowi saat berpidato pada Oktober 2024. (Instagram @jokowi)
  • Jokowi mendorong Prabowo–Gibran dua periode, termasuk kemungkinan Gibran jadi cawapres 2029.

  • Said Didu menilai Jokowi memaksakan Gibran lewat perubahan konstitusi dan menantang publik.

  • PSI menilai pernyataan Jokowi sangat kuat, memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Suara.com - Pernyataan mantan Presiden RI Jokowi mengenai dukungan Prabowo-Gibran dua periode viral menjadi perbincangan. Salah satu politisi PSI mengungkap bila pernyataan Jokowi terhitung powerfull atau sangat kuat.

Menurut perwakilan PSI, bukti pernyataan Jokowi kuat adalah banyak pihak tertentu yang kelimpungan.

Kehebohan bermula saat Presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan para pendukung agar mengawal Prabowo-Gibran selama dua periode.

"Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan seperti itu, untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo–Gibran dua periode," kata Jokowi di Solo, Jumat (19/9).

Sebagai pengingat, Prabowo resmi mengumumkan mantan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapresnya pada Oktober 2023.

Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui. (Suara.com/Ari Welianto)
Presiden ke-7 Jokowi saat ditemui. (Suara.com/Ari Welianto)

Paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran lantas memenangkan Pemilu 2024 dan menjadi Presiden-Wakil Presiden RI periode 2024-2029.

Pernyataan Jokowi tentang 'Prabowo–Gibran dua periode' menegaskan bila Gibran bisa menjadi cawapres Prabowo lagi pada Pemilu 2029 mendatang.

Mantan Staf Khusus Menteri ESDM sekaligus pegiat media sosial, Said Didu menilai bahwa Jokowi seakan-akan menantang kita semua.

Said Didu mengatakan, Jokowi memaksakan sang anak menjadi wapres melalui perubahan konstitusi.

"Jokowi kembali menantang kita semua. Setelah 'memaksakan' anaknya jadi Wapres 2024 lewat perubahan konstitusi, kemarin telah memerintahkan relawannya utk memaksa Presiden Prabowo untuk menjadikan anaknya sebagai cawapres Prabowo pada Pilpres 2029. Apakah kita semua hanya diam melihat tantangan tersebut?" cuit Said Didu pada Minggu (20/09/2025).

Postingan Said Didu viral setelah memperoleh 960 retweet dan menerima 2.400 tanda suka.

Ketua Biro Ideologi & Kaderisasi DPW PSI Bali, Dedy Nur Palakka (@DedynurPalakka) buka suara menanggapi sindiran Said Didu tersebut.

Ia berpendapat bila ucapan Jokowi masih sangat kuat meski statusnya sudah mantan presiden.

"Saking powerfull-nya pernyataan Jokowi sebagai mantan Presiden RI ke 7, mereka benar-benar kelimpungan. Padahal siapa saja boleh bikin pernyataan secara terbuka, soal apakah itu terjadi atau tidak itu menjadi urusan waktu di masa depan. Bisakah sekelas Said Didu agak santai ketika mendengar nama Jokowi," balas Dedy Nur Palakka.

Ia juga mengungkap bila kata 'Mulyono' yang sering ditemukan di media sosial tak mempan untuk melupakan Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bloomberg New Economy Itu Apa? Jokowi Resmi Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat

Bloomberg New Economy Itu Apa? Jokowi Resmi Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat

Lifestyle | Jum'at, 26 September 2025 | 18:25 WIB

Definisi Sahabat Sejati, Video Perempuan Ajak Teman Tuli Mendengar Musik di Konser Bikin Terharu

Definisi Sahabat Sejati, Video Perempuan Ajak Teman Tuli Mendengar Musik di Konser Bikin Terharu

Entertainment | Jum'at, 26 September 2025 | 19:45 WIB

Nikita Willy Tak Menyapa Marsha Timothy, Netizen: Salahnya di Mana?

Nikita Willy Tak Menyapa Marsha Timothy, Netizen: Salahnya di Mana?

Your Say | Jum'at, 26 September 2025 | 16:40 WIB

Terkini

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:30 WIB

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:27 WIB

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:26 WIB

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:16 WIB

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03 WIB

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:59 WIB

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55 WIB

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:46 WIB

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:35 WIB

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB