Sorotan Tajam MBG: Golkar Minta Perbaiki Dapur dan Distribusi, Bukan Hentikan Program!

Dythia Novianty, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 27 September 2025 | 08:20 WIB
Sorotan Tajam MBG: Golkar Minta Perbaiki Dapur dan Distribusi, Bukan Hentikan Program!
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham. (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Golkar menilai masalah keracunan MBG ada pada pelaksanaan, bukan programnya.

  • Pengelolaan bahan baku, proses, dan distribusi makanan harus diperbaiki agar aman dan bergizi.

  • Golkar mendukung evaluasi dan perbaikan agar MBG tetap berjalan dan sukses mencapai target nasional.

Suara.com - Kasus keracunan massal yang terjadi di beberapa daerah pasca implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), memicu sorotan tajam dan desakan publik untuk menghentikan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Namun, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan bahwa permasalahan bukan terletak pada gagasan MBG, melainkan pada tataran pelaksanaannya.

"Dari aspek filosofis, konstitusional, program dan target-target yang ingin dicapai, ini enggak ada masalah. Tetapi yang ada masalah adalah ada pada tataran pelaksanaan," kata Idrus kepada wartawan, Jumat (26/9/2025).

Ia menekankan bahwa keracunan yang terjadi harus dikaji dari sisi pengelolaan dan pengawasan, bukan serta-merta menghentikan program yang dinilai strategis ini.

Idrus menyoroti pentingnya aspek keamanan pangan (food safety) dan manfaat gizi bagi penerima MBG.

Ia mengidentifikasi tiga rangkaian tata laksana yang krusial dan masing-masing berkontribusi 100 persen dalam menentukan kualitas makanan:

  • Kualitas Bahan Baku: Makanan tidak hanya diuji dari rasa dan bentuk, tetapi harus diperhatikan mulai dari bahan bakunya. "Setitik saja nila pada bahan baku, rusak dan tak berarti lagi semua gizi pada makanan itu."
  • Proses Pengelolaan: Pengelolaan makanan harus dilakukan secara higienis dan tidak ugal-ugalan meskipun berskala massal. "Setitik saja kemasukan nila saat memproses, rusak dan tak berarti lagi semua gizi pada makanan itu."
  • Sistem Pengiriman (Deliver): Proses makanan sampai ke tangan anak sekolah harus mengindahkan kesehatan. "Setitik saja nila pada proses pengemasan dan pengiriman, ia akan merusak semua rasa! Dan makanan itu tak berarti lagi! Berubah jadi racun."
Ilustrasi MBG Sekolah (Pexels/Katerina Holmes)
Ilustrasi MBG Sekolah (Pexels/Katerina Holmes)

"Maka dalam proses MBG, kita jangan pernah toleran pada 'NILA YANG SETITIK'," tegas Idrus Marham.

Idrus juga mengutip Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang sejak awal menegaskan bahwa Program MBG sebagai program unggulan Presiden yang mulia.

Sasarannya juga langsung kepada rakyat banyak, sehingga Golkar harus berada di garda terdepan untuk mengamankan dan mensukseskan program ini secara produktif.

baca juga

Sejak diluncurkan pada awal 2025, kasus keracunan telah dilaporkan di beberapa daerah, termasuk di Bandung Barat.

Namun, tekanan publik untuk menghentikan MBG mendapat tanggapan dari kader Golkar dan legislatif pendukung.

Mereka justru menekankan perlunya evaluasi mendalam terhadap pengelolaan, pengawasan, serta regulasi pendukung agar MBG tetap berjalan efektif dan produktif untuk melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Siswa Keracunan Ikan Hiu MBG, Meme 'Hiu Goreng' Banjiri Linimasa X

Imbas Siswa Keracunan Ikan Hiu MBG, Meme 'Hiu Goreng' Banjiri Linimasa X

News | Kamis, 25 September 2025 | 19:50 WIB

Siapa Dokter Tan Shot Yen? Ahli Gizi Protes ke DPR Ada Burger hingga Chicken Katsu di Menu MBG

Siapa Dokter Tan Shot Yen? Ahli Gizi Protes ke DPR Ada Burger hingga Chicken Katsu di Menu MBG

News | Kamis, 25 September 2025 | 18:30 WIB

Geger Menu MBG Ikan Hiu Diduga Bikin Keracunan, BGN Buka Suara: Itu Kearifan Lokal

Geger Menu MBG Ikan Hiu Diduga Bikin Keracunan, BGN Buka Suara: Itu Kearifan Lokal

News | Kamis, 25 September 2025 | 18:28 WIB

Keracunan Lagi! Puluhan Siswa SD di Cianjur Muntah-muntah, Ngeluh Tempe MBG Bau Tak Sedap

Keracunan Lagi! Puluhan Siswa SD di Cianjur Muntah-muntah, Ngeluh Tempe MBG Bau Tak Sedap

News | Kamis, 25 September 2025 | 18:19 WIB

Ribuan Siswa Keracunan, BGN Wajibkan Semua Koki MBG Punya Sertifikat: Atau Dapur Ditutup Paksa!

Ribuan Siswa Keracunan, BGN Wajibkan Semua Koki MBG Punya Sertifikat: Atau Dapur Ditutup Paksa!

News | Kamis, 25 September 2025 | 18:10 WIB

Tolak MBG? Sekolah di Pamekasan Buktikan Program Makan Mandiri Lebih Efektif dan Disukai Siswa

Tolak MBG? Sekolah di Pamekasan Buktikan Program Makan Mandiri Lebih Efektif dan Disukai Siswa

News | Kamis, 25 September 2025 | 20:02 WIB

Terkini

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:03 WIB

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:00 WIB

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Jay Idzes Ikut Pesta di SUGBK, Momen Video Call dengan Ragnar Bikin Haru

Jay Idzes Ikut Pesta di SUGBK, Momen Video Call dengan Ragnar Bikin Haru

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Timnas Indonesia Pesta Gol 9-2: Garuda ke Final ASEAN Cup 2026, Bye-bye Malaysia

Timnas Indonesia Pesta Gol 9-2: Garuda ke Final ASEAN Cup 2026, Bye-bye Malaysia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Hanya Lewat BRImo, Nikmati Kemudahan Akses Event Olahraga Internasional di Jakarta

Hanya Lewat BRImo, Nikmati Kemudahan Akses Event Olahraga Internasional di Jakarta

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:21 WIB

×