Kudeta di Muktamar PPP? Begini Kronologi Kubu Agus Suparmanto Naik Takhta Usai Mardiono Walk Out

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 29 September 2025 | 17:34 WIB
Kudeta di Muktamar PPP? Begini Kronologi Kubu Agus Suparmanto Naik Takhta Usai Mardiono Walk Out
Sejumlah kader berfoto bersama Ketua Umum PPP terpilih Agus Suparmanto (kedua kiri) pada acara Tasyakuran Muktamar X PPP di kawasan Ancol, Jakarta, Minggu (28/9/2025). Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengalami dualisme kepimimpinan setelah pada hari pertama Muktamar X PPP atau Sabtu (27/9/2025) malam awalnya mengumumkan Muhamad Mardiono terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum periode 2025-2030 lalu direspon oleh kubu yang berseberangan dengan mengumumkan Agus Suparmanto sebagai ketua umum yang terpilih versi mereka. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.
  • Kubu Agus Suparmanto mengklaim kemenangannya sebagai Ketua Umum PPP 2025-2030 secara aklamasi 
  • Kemenangan diraih melalui serangkaian sidang paripurna lanjutan yang menolak laporan pertanggungjawaban Mardiono
  • Insiden ini secara efektif menciptakan dualisme kepemimpinan di tubuh PPP

Suara.com - Panggung Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memanas hingga ke titik didih, melahirkan dualisme kepemimpinan yang mengancam soliditas partai berlambang Ka'bah. Di tengah klaim kemenangan Muhammad Mardiono, kubu penantang, Agus Suparmanto, secara mengejutkan mendeklarasikan kemenangan aklamasi setelah drama kericuhan yang berujung aksi walk out pimpinan sidang.

Kubu Agus Suparmanto akhirnya buka suara, membeberkan kronologi versinya yang menyebut kemenangan mereka konstitusional. Melalui Pimpinan Sidang Muktamar X PPP, Muhammad Qoyyum Abdul Jabbar, terungkap bahwa perebutan palu sidang menjadi pemicu utama perpecahan.

Menurut Qoyyum, Sidang Paripurna I yang dibuka oleh Amir Uskara, salah satu panitia pengarah (SC), langsung diwarnai interupsi. Para peserta muktamar (muktamirin) menyoroti status Amir yang juga merupakan ketua tim pemenangan Mardiono, sehingga meragukan netralitasnya.

”Namun, Pak Amir sama sekali tidak menghiraukan dan memberi kesempatan untuk peserta mengungkapkan pendapatnya. Muktamirin mengungkapkan keberatan atas kepemimpinan sidang yang statusnya adalah ketua tim pemenangan salah satu calon ketua umum dan meminta sidang dipimpin oleh ketua SC dan sekretaris SC muktamar,” kata Qoyyum dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (29/9/2025).

Permintaan tersebut diabaikan mentah-mentah. Sikap Amir Uskara, menurut Qoyyum, telah mencederai aturan dan menghilangkan hak bicara peserta. Situasi pun tak terkendali.

"Pernyataan tersebut mengundang perselisihan antarpeserta sidang yang memicu kericuhan. Dengan kericuhan tersebut Pak Amir tidak bisa melanjutkan sidang dan seluruh pimpinan sidang meninggalkan ruang sidang,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Kekosongan pimpinan inilah yang menjadi titik balik. Muktamirin yang memilih bertahan di ruangan mendesak agar sidang dilanjutkan oleh panitia SC lainnya untuk memastikan proses berjalan adil. Akhirnya, sidang diambil alih oleh jajaran pimpinan baru yang terdiri dari Muhammad Qoyyum Abdul Jabbar, Komaruddin Taher, Rusman Yakub, dan beberapa nama lainnya.

Manuver politik pun berlanjut cepat. Rusman Yakub, salah satu pimpinan sidang yang baru, menjelaskan bahwa sidang terus berjalan hingga Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) DPP PPP 2020-2025. Pihaknya mengaku sudah berusaha menghubungi Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono untuk hadir, namun tidak membuahkan hasil.

”Komunikasi telepon oleh Waketum (PPP) Musyafa sebanyak tiga kali, namun tidak mendapat respon,” imbuhnya.

Karena Mardiono tak kunjung merespons, sidang berlanjut ke pandangan umum DPW-DPW. Hasilnya telak. Seluruh perwakilan DPW dari empat zona—Jawa, Sumatera, Kalimantan, serta Sulawesi Bali Nusra Maluku Papua—secara bulat menolak LPJ Mardiono.

Penolakan ini sekaligus menjadi momentum deklarasi dukungan. ”Dalam Sidang Paripurna Pandangan Umum tersebut Ketua DPW PPP se-Indonesia juga menyampaikan dukungan terhadap H. Agus Suparmanto sebagai ketua umum Muktamar PPP 2025,” tegas Rusman.

Langkah kubu Agus semakin tak terbendung. Mereka menggelar sidang paripurna untuk mengubah Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), khususnya terkait syarat calon ketua umum. Setelah syarat diubah dan disahkan, sidang pleno membuka pendaftaran calon.

Hasilnya, hanya satu nama yang mendaftar dan lolos verifikasi berdasarkan AD/ART yang baru diubah, Agus Suparmanto.

”Pimpinan sidang menyampaikan kepada muktamirin terkait pandangan DPW dan DPC untuk pemilihan H. Agus Suparmanto. Muktamirin menyepakati secara aklamasi memilih H. Agus Suparmanto sebagai ketua umum PPP 2025-2030,” pungkas Rusman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Amir Uskara: Sosok Penentu di Tengah Badai Muktamar PPP, Klaim Mardiono Menang Aklamasi

Profil Amir Uskara: Sosok Penentu di Tengah Badai Muktamar PPP, Klaim Mardiono Menang Aklamasi

News | Senin, 29 September 2025 | 17:03 WIB

PPP Terbelah Dua, Mardiono vs Agus Suparmanto Saling Klaim Ketum Sah, Pemerintah Pilih Siapa?

PPP Terbelah Dua, Mardiono vs Agus Suparmanto Saling Klaim Ketum Sah, Pemerintah Pilih Siapa?

News | Senin, 29 September 2025 | 11:42 WIB

Perang Klaim Ketum PPP: Mardiono Vs Agus Suparmanto, Siapa yang Sah?

Perang Klaim Ketum PPP: Mardiono Vs Agus Suparmanto, Siapa yang Sah?

News | Senin, 29 September 2025 | 10:52 WIB

Agus Suparmanto Ungkap Tantangan Terbesar PPP Usai Muktamar: Pulihkan Kepercayaan Umat

Agus Suparmanto Ungkap Tantangan Terbesar PPP Usai Muktamar: Pulihkan Kepercayaan Umat

News | Senin, 29 September 2025 | 08:15 WIB

Ketum PPP Agus Suparmanto Tegas Akan Tindak Kader yang Abaikan Aspirasi Umat

Ketum PPP Agus Suparmanto Tegas Akan Tindak Kader yang Abaikan Aspirasi Umat

News | Senin, 29 September 2025 | 07:34 WIB

Tak Mau PPP Terbelah, Agus Suparmanto Sebut Klaim Mardiono Cuma Dinamika Biasa

Tak Mau PPP Terbelah, Agus Suparmanto Sebut Klaim Mardiono Cuma Dinamika Biasa

News | Minggu, 28 September 2025 | 23:35 WIB

Terpopuler: Pajak Balik Nama akan Digratiskan? Intip Isi Garasi Ketum PPP

Terpopuler: Pajak Balik Nama akan Digratiskan? Intip Isi Garasi Ketum PPP

Otomotif | Senin, 29 September 2025 | 06:30 WIB

Terkini

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB