Aksi KPA Panaskan Depan DPR, Desak Reforma Agraria dan Bekukan Bank Tanah

Vania Rossa

Kamis, 02 Oktober 2025 | 12:54 WIB
Aksi KPA Panaskan Depan DPR, Desak Reforma Agraria dan Bekukan Bank Tanah
KPA gelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI. (Suara.com/Safelia Putri)
baca 10 detik
  • Aksi demonstrasi KPA bertajuk "Seruan Aksi: Kawal 24 Masalah, 9 Tuntutan Perbaikan" digelar di depan DPR RI.
  • Tuntutan utama: penagihan janji Pansus Penyelesaian Konflik Agraria, pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional, hingga pembekuan Bank Tanah.
  • Massa membawa spanduk, caping, hingga puisi mahasiswa untuk menyuarakan keadilan agraria, dengan pengamanan ketat aparat kepolisian.

Suara.com - Suasana di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (2/10/2025), memanas dengan aksi demonstrasi Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA). Ratusan massa berkumpul sejak pukul 10.00 WIB, membawa spanduk, megafon, hingga mengenakan caping petani sebagai simbol perjuangan.

Aksi bertajuk “Seruan Aksi: Kawal 24 Masalah, 9 Tuntutan Perbaikan” itu menyoroti sejumlah persoalan agraria yang dinilai mandek penyelesaiannya.

Tiga tuntutan utama yang disuarakan adalah penagihan janji Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria, pembentukan Badan Reforma Agraria Nasional, serta pembekuan Bank Tanah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.

“Kita tidak akan menyerah, sekalipun nyawa kita perpisah, hidup petani!” teriak salah satu koordinator aksi dari atas mobil komando, disambut sorakan massa.

Selain orasi, aksi juga diwarnai pembacaan puisi oleh mahasiswa Universitas Panca Sakti Bekasi.

“Tanah luas terbentang, namun dikuasai segelintir tangan,” ucapnya, memancing riuh tepuk tangan peserta aksi.

Aparat kepolisian terlihat berjaga ketat di sekitar gedung parlemen untuk memastikan aksi berjalan aman dan tertib. Meski begitu, semangat para demonstran tetap membara, menyerukan keadilan agraria bagi jutaan petani di Indonesia.

KPA menegaskan aksi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendesak pemerintah dan DPR RI agar lebih serius menangani konflik agraria yang kompleks serta berdampak langsung pada kehidupan masyarakat di pedesaan.

Reporter: Safelia Putri

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Tanah Serap Lahan Eks-HGU di Sulteng untuk Reforma Agraria

Bank Tanah Serap Lahan Eks-HGU di Sulteng untuk Reforma Agraria

Bisnis | Sabtu, 27 September 2025 | 17:09 WIB

Kritik Menhut Raja Juli di DPR, Ini Sosok Dewi Kartika Sekjen KPA

Kritik Menhut Raja Juli di DPR, Ini Sosok Dewi Kartika Sekjen KPA

Your Say | Sabtu, 27 September 2025 | 13:32 WIB

SPI: Tanpa Reforma Agraria, Program Prabowo Bisa Jadi 'Beban Negara'

SPI: Tanpa Reforma Agraria, Program Prabowo Bisa Jadi 'Beban Negara'

News | Kamis, 25 September 2025 | 00:38 WIB

Terkini

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×