Minta Delpedro Cs Dibebaskan! Cholil ERK hingga Eka Annash The Brandals Siap Jadi Penjamin

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 07 Oktober 2025 | 17:44 WIB
Minta Delpedro Cs Dibebaskan! Cholil ERK hingga Eka Annash The Brandals Siap Jadi Penjamin
Vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud siap jadi penjamin agar Delpedro Cs bisa dibebaskan. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
  • Para musisi dan aktivis juga bertemu langsung dengan keempat aktivis yang ditahan.
  • Mereka datang bersama aktivis GEBRAK serta sejumlah masyarakat sipil lain untuk menjadi penjamin penahanan.
  • Cholil dan para penjamin menilai tren tersebut menunjukkan meningkatnya represi terhadap kebebasan berekspresi di Indonesia.

Suara.com - Sejumlah musisi lintas band bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau GEBRAK membesuk empat aktivis pro demokrasi yang ditahan di Polda Metro Jaya.

Para musisi yang hadir di antaranya Manson (MENTHOSA), Cholil Mahmud (Efek Rumah Kaca), Eka Annash (The Brandals), dan Delpi (Dongker).

Mereka datang bersama aktivis GEBRAK serta sejumlah jaringan masyarakat sipil lain, sekitar 30 orang, untuk menjadi penjamin penahanan sekaligus menyatakan dukungan moral terhadap para aktivis yang ditahan atas tuduhan menghasut demo akhir Agustus lalu.

“Kami datang bukan hanya sebagai musisi, tapi sebagai warga negara yang peduli. Mereka ditahan hanya karena menyampaikan aspirasi masyarakat, sesuatu yang dijamin oleh konstitusi,” ujar Cholil Mahmud dalam keterangannya, Selasa (7/10/2025).

Dalam kunjungan solidaritas itu, para musisi dan aktivis juga bertemu langsung dengan keempat aktivis yang ditahan; Delpedro Marhaen, Syahdan Hussein, Muzaffar Salim, dan Khariq Anhar. Dalam kunjungan tersebut diketahui kalau Delpedro ditahan di sel terpisah dari tiga aktivis lain.

Menurut Cholil, dari balik jeruji, mereka mengabarkan telah membentuk Serikat Tahanan Politik (STP) pada 5 Oktober 2025 dengan Syahdan sebagai ketua.

Serikat ini dibentuk untuk memperjuangkan pemenuhan hak-hak dasar dan politik para tahanan, sekaligus mendorong pembentukan serikat serupa di penjara-penjara lain di Indonesia.

“Sebelum ada serikat, hak-hak politik mereka sulit terpenuhi. Setelah bersatu dan menyuarakan kebutuhan bersama, baru ada tanggapan. Kesadaran kolektif ini penting untuk memperkuat posisi tahanan politik di seluruh Indonesia,” ujar Cholil.

Berdasar data Pedeo Project, sejak gelombang aksi protes 25–31 Agustus 2025, sedikitnya 900 orang ditangkap di berbagai daerah.

Cholil dan para penjamin menilai tren tersebut menunjukkan meningkatnya represi terhadap kebebasan berekspresi di Indonesia.

Mereka juga menyoroti penggunaan teknologi digital oleh aparat untuk melacak dan menangkap warga berbasis data perangkat dan akun pribadi.

Direktur Lokataru Foundation Delpedro Marhaen. (Tangkapan layar/Instagram)
Direktur Lokataru Foundation Delpedro Marhaen ditahan Polda Metro Jaya. (Tangkapan layar/Instagram)

“Ada kawan yang datang menjenguk solidaritas, malah ikut dicokok. Ini menandakan teknologi digital digunakan untuk menyapu siapa pun yang dianggap berbeda pandangan dengan pemerintah. Itu sudah melanggar hak privasi dan hak asasi manusia,” tegas Cholil.

Koalisi musisi dan masyarakat sipil kemudian menyampaikan empat tuntutan utama kepada pemerintah:

  1. Segera bebaskan seluruh aktivis pro demokrasi tanpa syarat, termasuk Delpedro, Syahdan, Khariq, dan Muzaffar;
  2. Hentikan kriminalisasi dan sweeping digital terhadap warga yang mengekspresikan pendapat;
  3. Hormati hak-hak dasar dan politik para tahanan, termasuk kebebasan berorganisasi di dalam penjara;
  4. Galang solidaritas publik bagi para aktivis yang ditahan.

“Kawan-kawan di dalam sangat membutuhkan dukungan moral dari luar. Semakin banyak solidaritas publik, semakin besar harapan untuk membebaskan mereka,” jelas Cholil.

Cholil juga menegaskan, represi dan kriminalisasi terhadap kebebasan berekspresi hanya akan menumbuhkan perlawanan baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uji Keabsahan Penangkapan, Sidang Praperadilan Delpedro Cs Bakal Digelar 17 Oktober

Uji Keabsahan Penangkapan, Sidang Praperadilan Delpedro Cs Bakal Digelar 17 Oktober

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 09:09 WIB

Aksi Perlawanan Menggema: Tuntut UU Ketenagakerjaan Berpihak ke Buruh!

Aksi Perlawanan Menggema: Tuntut UU Ketenagakerjaan Berpihak ke Buruh!

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 19:10 WIB

Jawab Tantangan Yusril, Delpedro Cs Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel

Jawab Tantangan Yusril, Delpedro Cs Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 18:40 WIB

Istri Gus Dur Siap Jadi Penjamin, Polisi Masih Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Delpedro Cs

Istri Gus Dur Siap Jadi Penjamin, Polisi Masih Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Delpedro Cs

News | Selasa, 30 September 2025 | 14:50 WIB

Terkini

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:59 WIB

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:55 WIB

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:44 WIB

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:33 WIB

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:27 WIB

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:22 WIB

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB