Buntut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Kementerian PU Audit Bangunan Pesantren Tua di Berbagai Provinsi

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:42 WIB
Buntut Tragedi Ponpes Al Khoziny, Kementerian PU Audit Bangunan Pesantren Tua di Berbagai Provinsi
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo. [Suarajogja.id/Hiskia]
baca 10 detik
  • Kementerian PU akan melakukan audit terhadap bangunan-bangunan pondok pesantren yang dinilai sudah tua dan rawan ambruk. 
  • Audit akan diprioritaskan di provinsi-provinsi yang memiliki banyak pesantren, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
  • Cak Imin menyatakan bahwa pemerintah akan menanggung biaya perbaikan bagi pesantren yang bangunannya dianggap rawan. 

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan audit terhadap bangunan-bangunan pondok pesantren atau ponpes yang dinilai sudah tua dan rawan ambruk. Langkah ini diambil sebagai respons atas tragedi ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa audit akan diprioritaskan di provinsi-provinsi yang memiliki banyak pesantren, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Audit juga akan dilakukan di Sulawesi Selatan atas saran dari Menko Pemberdayaan Masyarakat.

"Untuk sementara kita sampling di provinsi-provinsi yang paling banyak pesantrennya," kata Dody dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Bagi pesantren yang tidak masuk dalam daftar audit awal, Dody mengimbau masyarakat untuk proaktif melapor ke Dinas PU setempat jika mengetahui ada bangunan ponpes yang rawan rubuh, terutama yang usianya sudah ratusan tahun.

"Misalnya yang berusia sudah lanjut, 100 tahun, 150 tahun. Itu kan mesti kita pikirkan kualitas bangunannya," jelasnya.

Sebelumnya, Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menyatakan bahwa pemerintah akan menanggung biaya perbaikan bagi pesantren yang bangunannya dianggap rawan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa anggaran pemerintah terbatas, sehingga revitalisasi akan dilakukan secara bertahap.

"Tentu pemerintah seadanya dulu, belum bisa semuanya, semampu anggaran yang kita miliki. Anggaran kita sangat terbatas, tapi kita akan usahakan," ujar Cak Imin.

Prioritas bantuan akan diberikan kepada ponpes dengan kondisi bangunan yang paling darurat, sesuai arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Jejak Digital Ponpes Al Khoziny di Google Earth, Netizen: Bangunan Paling Gak Masuk Logika

Viral Jejak Digital Ponpes Al Khoziny di Google Earth, Netizen: Bangunan Paling Gak Masuk Logika

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 18:34 WIB

Janji Pemerintah Bantu Renovasi Sebagian Ponpes Tua dan Rawan, Cak Imin: Tapi Anggaran Kita Terbatas

Janji Pemerintah Bantu Renovasi Sebagian Ponpes Tua dan Rawan, Cak Imin: Tapi Anggaran Kita Terbatas

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 16:52 WIB

Cak Imin: Semua Pembangunan Pesantren Tanpa Izin Harus Dihentikan Sementara

Cak Imin: Semua Pembangunan Pesantren Tanpa Izin Harus Dihentikan Sementara

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Gemini Hadirkan Agen AI, Bisa Kerjakan Tugas Otomatis hingga Coding

Gemini Hadirkan Agen AI, Bisa Kerjakan Tugas Otomatis hingga Coding

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:34 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Palembang, BNPB Pindahkan Operasi Modifikasi Cuaca

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Palembang, BNPB Pindahkan Operasi Modifikasi Cuaca

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Resmi Berakhir, Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026 Umumkan Para Juara

Resmi Berakhir, Liga Jasa Keuangan bank bjb 2026 Umumkan Para Juara

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Mengembalikan Sistem Tak Naik Kelas: Siapkah Sekolah Hadapi Nilai Jujur?

Mengembalikan Sistem Tak Naik Kelas: Siapkah Sekolah Hadapi Nilai Jujur?

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:30 WIB

8 Perbedaan Scorpio Oktober dan November, dari Sifat hingga Cara Mengekspresikan Emosi

8 Perbedaan Scorpio Oktober dan November, dari Sifat hingga Cara Mengekspresikan Emosi

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Catat Tanggalnya! 4 Fenomena Langit Langka Ini Siap Hiasi Bulan Oktober 2026

Catat Tanggalnya! 4 Fenomena Langit Langka Ini Siap Hiasi Bulan Oktober 2026

Tekno | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:30 WIB

63.789 Pekerja Kena PHK hingga September 2026

63.789 Pekerja Kena PHK hingga September 2026

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di Ajang MotoGP Indonesia 2026

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di Ajang MotoGP Indonesia 2026

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel

Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel

Sulsel | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Sehari Jadi Kakak Bimbing, Karyawan dan Jurnalis Temani Ribuan Anak Marginal Bermain dan Belajar

Sehari Jadi Kakak Bimbing, Karyawan dan Jurnalis Temani Ribuan Anak Marginal Bermain dan Belajar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×