Cetak Generasi Emas Berwawasan Global, Sekolah Garuda Siap Terapkan Kurikulum Internasional

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 08 Oktober 2025 | 21:56 WIB
Cetak Generasi Emas Berwawasan Global, Sekolah Garuda Siap Terapkan Kurikulum Internasional
Siswa-siswi Sekolah Garuda. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Pemerintah Indonesia terus memperkuat sektor pendidikan melalui program Sekolah Garuda, yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini menjadi bagian dari upaya besar menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda diharapkan mampu bersaing di tingkat global dengan bekal ilmu pengetahuan, teknologi, dan karakter unggul.

Inspektur II Kemdiktisaintek, Waluyo menjelaskan, Sekolah Garuda akan menerapkan kurikulum berstandar internasional. Tujuannya agar para siswa tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia global.

"Kurikulum kita akan menggunakan kurikulum global, terutama kemampuan Bahasa Inggris. Saya meminta para kepala dinas agar tenaga pengajar bisa membimbing sekolah ini untuk go international,” jelasnya.

Langkah penerapan kurikulum internasional ini diharapkan dapat menjadi pembeda utama antara Sekolah Garuda dan sekolah formal pada umumnya. Jika sekolah nasional masih menggunakan kurikulum nasional, Sekolah Garuda akan memperkaya pembelajarannya dengan standar internasional yang menekankan kemampuan STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics) serta penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris.

Untuk memastikan implementasi kurikulum internasional berjalan optimal, pemerintah telah menyiapkan langkah strategis dalam peningkatan kualitas tenaga pengajar dan manajemen sekolah. Waluyo menyebutkan bahwa guru-guru di Sekolah Garuda akan mendapatkan pendampingan langsung dari berbagai universitas ternama di Indonesia.

"Kita sudah bekerja sama dengan perguruan tinggi di Bali untuk membimbing para guru dan manajemen sekolah agar bisa membawa sekolah menuju standar internasional," ujarnya.

Pelatihan ini tidak hanya mencakup metode mengajar modern, tetapi juga pembelajaran berbasis proyek dan riset, agar siswa mampu berpikir kritis dan inovatif.

Dari sisi pendanaan, program Sekolah Garuda akan sepenuhnya didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah berkomitmen penuh membangun infrastruktur dan menyediakan sarana pendidikan terbaik bagi siswa-siswa terpilih.

Lebih dari itu, pemerintah juga menyiapkan beasiswa penuh bagi siswa berprestasi, agar kesempatan belajar di Sekolah Garuda dapat dinikmati secara merata oleh anak-anak Indonesia tanpa memandang latar belakang ekonomi.

baca juga

"Pemerintah akan memberikan beasiswa gratis bagi yang berprestasi. Yang penting berprestasi, bukan soal mampu atau tidak," tegas Waluyo.

Waluyo menambahkan bahwa penerapan kurikulum internasional di Sekolah Garuda merupakan langkah penting dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia. Saat ini, Indonesia masih tertinggal dibanding negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura yang lebih dulu menerapkan sistem pendidikan modern dan berbasis global.

"Kita harus mengejar ketertinggalan. Sekolah Garuda ini hadir untuk menciptakan SDM unggul agar Indonesia bisa sejajar dengan negara lain," ujarnya.

Melalui program ini, diharapkan para lulusan Sekolah Garuda mampu berkontribusi dalam berbagai bidang strategis, termasuk riset, teknologi, dan ekonomi kreatif.

Selain fokus pada akademik, Sekolah Garuda juga akan mengintegrasikan pembelajaran dengan pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan. Konsep ini sejalan dengan arahan Kementerian Ekonomi Kreatif yang menilai bahwa kreativitas dan inovasi merupakan kunci pertumbuhan ekonomi masa depan.

Dengan pendekatan tersebut, siswa Sekolah Garuda tidak hanya diharapkan unggul dalam teori, tetapi juga mampu menciptakan karya, inovasi, dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sherlynn, Siswi SMA Banua Impikan Sekolah Garuda Jadi Gerbang Berkarir Jadi Peneliti Bioteknologi

Sherlynn, Siswi SMA Banua Impikan Sekolah Garuda Jadi Gerbang Berkarir Jadi Peneliti Bioteknologi

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 17:10 WIB

SMAN Banua Kalsel Resmi Diperkenalkan Jadi Sekolah Garuda Transformasi

SMAN Banua Kalsel Resmi Diperkenalkan Jadi Sekolah Garuda Transformasi

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:20 WIB

Kurikulum Internasional dan Regulasi Nasional: Formula Baru Pendidikan Masa Depan

Kurikulum Internasional dan Regulasi Nasional: Formula Baru Pendidikan Masa Depan

Lifestyle | Minggu, 28 September 2025 | 15:06 WIB

Profil Sekolah Garuda: dari Mana Gurunya? Ini Kurikulum dan Sistemnya

Profil Sekolah Garuda: dari Mana Gurunya? Ini Kurikulum dan Sistemnya

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 10:56 WIB

Beroperasi Tahun Depan, Apa Beda Sekolah Garuda dengan Sekolah Biasa?

Beroperasi Tahun Depan, Apa Beda Sekolah Garuda dengan Sekolah Biasa?

Lifestyle | Rabu, 24 September 2025 | 13:34 WIB

Apakah Sekolah Garuda Gratis? Siap Beroperasi Mulai Tahun Ajaran 2026/2027

Apakah Sekolah Garuda Gratis? Siap Beroperasi Mulai Tahun Ajaran 2026/2027

Lifestyle | Rabu, 24 September 2025 | 11:49 WIB

Terkini

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

×