Wali Kota Semarang Tinjau Rusunawa Karangroto, Respon Langsung Keluhan Penghuni

Vania Rossa

Kamis, 09 Oktober 2025 | 11:34 WIB
Wali Kota Semarang Tinjau Rusunawa Karangroto, Respon Langsung Keluhan Penghuni
Wali Kota Semarang Tinjau Rusunawa Karangroto. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau Rusunawa Karangroto untuk menyerap aspirasi dan permasalahan penghuni, termasuk fasilitas anak dan risiko genangan air.

  • Permasalahan ini akan ditangani bersama lintas dinas seperti DLH, DPU, dan Dinsos, meski anggaran pemeliharaan rusunawa terbatas.

  • Warga mengapresiasi program bantuan dana Rp25 juta per RT yang mendorong semangat gotong royong dan menjaga lingkungan.

Suara.com - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, melakukan kunjungan ke Rusunawa Karangroto di RW 12, Genuk, Rabu (8/10). Kunjungan ini bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi dan permasalahan yang dihadapi warga.

“Melihat dari dekat sekaligus menyemangati teman-teman dinas agar semakin peduli terhadap warga, terutama penghuni rusun,” kata Agustina.

Beberapa keluhan warga Rusunawa Karangroto Baru antara lain minimnya ruang bermain anak, akses PAUD yang jauh, kebijakan pembayaran listrik, serta rendahnya permukaan tanah yang menyebabkan genangan saat hujan. Agustina menekankan bahwa permasalahan ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Permukiman (Disperkim), melainkan juga dinas lain terkait.

“Ini tidak hanya urusan Perkim. Ada DLH, DPU, dan Dinsos yang kita minta untuk bekerja sama, sehingga permasalahan di lapangan bisa langsung ditangani,” jelas Agustina.

Pihak pengelola rusunawa melaporkan bahwa bangunan Rusunawa Karangroto Kota Lama yang berdiri sejak 1996, dengan 104 unit (52 unit lantai bawah, 52 lantai atas), sudah banyak mengalami kerusakan. Beberapa kerusakan meliputi kusen, atap, dan banjir di lantai bawah saat hujan lebat. Warga meminta agar lantai bawah dapat ditinggikan.

“Renovasi pintu kamar mandi sempat direncanakan, tapi terhenti. Semoga segera bisa dilakukan bertahap,” ujar Dwi, warga yang telah tinggal 13 tahun di rusunawa.

Kendala utama perbaikan adalah keterbatasan anggaran. Dari 48 bangunan rusunawa di 12 wilayah dengan total 2.832 unit, Pemkot hanya mengalokasikan Rp1 miliar untuk pemeliharaan, sementara total kerusakan tercatat mencapai Rp7,2 miliar. Pendapatan dari retribusi rusunawa hanya Rp4,9 miliar per tahun.

Meski demikian, warga menyambut positif program bantuan dana Rp25 juta per RT dari Pemkot Semarang, yang mendorong gotong royong dan perawatan lingkungan.

“Apa yang disampaikan warga semoga bisa direspon Pemkot, terutama Ibu Agustina. Program Rp25 juta per RT sangat menyemangati kami,” ujar Tri, Ketua RW 12.

baca juga

“Lingkungan jadi bersih, warga semangat ikut menjaga. Semoga program ini terus berlanjut setiap tahun,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sensasi Melayang di Tinjomoyo: Jembatan Kaca Kini Dibuka, Hidupkan Kembali Pariwisata Semarang

Sensasi Melayang di Tinjomoyo: Jembatan Kaca Kini Dibuka, Hidupkan Kembali Pariwisata Semarang

Lifestyle | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:23 WIB

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Ajukan Perda untuk Perkuat Peran Pondok Pesantren

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Ajukan Perda untuk Perkuat Peran Pondok Pesantren

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:15 WIB

TPA Ilegal Rowosari Ditutup, Pemkot Semarang Berjanji Akan Siapkan TPS Resmi

TPA Ilegal Rowosari Ditutup, Pemkot Semarang Berjanji Akan Siapkan TPS Resmi

News | Minggu, 05 Oktober 2025 | 10:38 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×