Halal Indonesia: Bukan Sekadar Label, Tapi Jaminan Kepercayaan dan Kunci Pasar Muslim Dunia!

Vania Rossa

Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:17 WIB
Halal Indonesia: Bukan Sekadar Label, Tapi Jaminan Kepercayaan dan Kunci Pasar Muslim Dunia!
Top Halal Award 2025. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Top Halal Award 2025 mengapresiasi 47 merek yang berhasil membangun kepercayaan konsumen melalui komitmen halal dan integritas.
  • Survei Top Halal Index menunjukkan 62% responden lebih percaya pada merek yang menampilkan logo THA, menegaskan pentingnya identitas halal sebagai simbol kepercayaan.
  • Pemerintah dan lembaga terkait mendorong kolaborasi antara industri, akademisi, dan masyarakat untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen halal global.

Suara.com - Di Indonesia, status halal bukan sekadar label, tetapi menjadi simbol kepercayaan konsumen, jaminan kualitas, dan identitas nasional. Dalam konteks pasar Muslim terbesar dunia, konsumen tidak hanya mencari produk bersertifikat halal, tetapi juga merek yang konsisten menerapkan prinsip halalan thayyiban.

Kepercayaan inilah menjadi modal utama bagi merek untuk tumbuh, bersaing di pasar global, dan memperkuat citra Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia.

Momentum ini kembali ditegaskan melalui Top Halal Award 2025, yang digelar oleh IHATEC Marketing Research pada Rabu, 8 Oktober 2025, di Ballroom 1 Hotel JS Luwansa, Jakarta. Acara bertema “Building Authentic Halal Brands to Capture the Muslim Market” ini memberikan penghargaan kepada 47 merek yang berhasil meraih posisi teratas pilihan konsumen milenial Indonesia.

“Top Halal Award adalah cermin keberhasilan merek dalam membangun kepercayaan konsumen melalui komitmen halal. Ia bukan sekadar penghargaan, tetapi pengakuan atas kerja keras, konsistensi, dan integritas sebuah merek,” terang Evrin Lutfika, Direktur IHATEC Marketing Research.

Evrin menambahkan, partisipasi merek dalam ajang ini menunjukkan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar tanda kepatuhan, melainkan pengakuan nyata atas keberhasilan membangun kepercayaan konsumen sekaligus membuka akses ke pasar Muslim global.

Acara ini juga menjadi barometer persepsi konsumen terhadap merek halal, melalui survei Top Halal Index yang melibatkan 1.800 responden milenial di enam kota besar.

Survei ini menilai dua elemen utama: merek dan kehalalan, termasuk aspek bahan baku, proses produksi, kemasan, hingga komunikasi kehalalan.

Hasilnya menunjukkan bahwa 62% responden lebih percaya pada merek yang menampilkan logo Top Halal Award, memperkuat pentingnya identitas halal sebagai simbol kepercayaan.

Ahmad Haikal Hasan, Kepala BPJPH, menegaskan pentingnya acara ini bagi arah industri halal nasional:
“Brand halal yang autentik bukan sekadar memenuhi standar, tetapi juga membangun kepercayaan. Inilah modal untuk memenangkan pasar, khususnya pasar Muslim dunia, dengan menampilkan Indonesia sebagai pusat produsen halal terkemuka. Halal is trustability, traceability, and transparency.”

baca juga

Senada, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan peran industri halal dalam ekonomi nasional:
“Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat halal dunia. Standar halal memberikan manfaat luas, mulai dari kesehatan, keamanan produk, hingga peluang ekspor. Dengan kearifan lokal dan standar halal terpercaya, kuliner Indonesia siap menembus pasar global.”

KH. Sholahudin Al Aiyub, Direktur Eksekutif KNEKS, menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan bagi pelaku industri untuk terus berinovasi: “Top Halal Award bukan hanya bentuk pengakuan atas prestasi, tetapi juga mendorong kualitas produk sesuai prinsip kehalalan dan syariah. Dengan kolaborasi pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat, kita bisa menciptakan industri halal yang kompetitif di tingkat nasional dan global.”

Top Halal Award 2025 menunjukkan bahwa halal bukan hanya soal sertifikasi, tetapi juga nilai kepercayaan dan identitas yang mampu membangun reputasi merek, daya saing, dan keberlanjutan industri halal Indonesia di mata dunia.

Ajang ini menjadi inspirasi bagi brand untuk menampilkan logo THA, memanfaatkan pengakuan publik, dan memperkuat posisi mereka di pasar halal global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPJPH: Sistem Halal Indonesia Jadi Role Model Dunia, Terbaik dan Diakui Global

BPJPH: Sistem Halal Indonesia Jadi Role Model Dunia, Terbaik dan Diakui Global

News | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Seminggu Lagi Terbit, Perpres MBG Bakal Terapkan Aturan Super Ketat untuk Dapur

Seminggu Lagi Terbit, Perpres MBG Bakal Terapkan Aturan Super Ketat untuk Dapur

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 14:57 WIB

BRI Buka Akses Global untuk UMKM di Halal Indo 2025

BRI Buka Akses Global untuk UMKM di Halal Indo 2025

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 20:45 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×