Lampu Dianggap Kurang Terang, Ragunan Siap Evaluasi Wisata Malam Tanpa Ganggu Satwa

Vania Rossa, Dea Hardiningsih Irianto

Minggu, 12 Oktober 2025 | 08:37 WIB
Lampu Dianggap Kurang Terang, Ragunan Siap Evaluasi Wisata Malam Tanpa Ganggu Satwa
Ragunan buka wisata malam. (Suara.com/Dea Hardianingsih)
baca 10 detik
  • Pihak Taman Margasatwa Ragunan memastikan akan mengevaluasi penerangan di area wisata malam yang dikeluhkan pengunjung.
  • Namun, jumlah lampu tak bisa ditambah terlalu banyak karena cahaya berlebih dapat mengganggu satwa.
  • Ke depan, Ragunan berencana menambah penerangan di area piknik tanpa mengganggu habitat hewan di sekitarnya.

Suara.com - Pihak Taman Margasatwa Ragunan akan mengevaluasi masalah penerangan untuk wisata malam yang dikeluhkan pengunjung pada hari pertama ini.

"Udah pasti," kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang, Sabtu (11/10/2025).

Dia mengaku pihaknya sudah mengukur dan melakukan simulasi terkait jumlah lampu penerangan di wisata malam Ragunan.

Menurut dia, pengunjung harus memahami jika lampu penerangan yang berlebih bisa mengganggu satwa.

"Dari beberapa kali kita lakukan simulasi memang penerangan itu menjadi satu hal yang prioritas ya. Tapi kembali lagi kepada pengunjung harus dipahami bahwa tidak boleh ini terlalu terang. Karena bisa mengganggu satwa juga ya," tutur Bambang.

"Jadi memang kita sudah ukur penerangan ini sebatas tidak mengganggu ambang batas satwa. Karena di sini pun ada beberapa satwa yang tidak boleh kena cahaya yang berlebihan. Terpapar cahaya ya," tambah dia.

Meski begitu, dia mengatakan lampu penerangan yang ada hanya untuk jalur pedestrian.

Nantinya, Bambang menyebut jumlah lampu bisa ditambah di area piknik agar tidak mengganggu satwa sebagai tindak lanjut dan evaluasi dari keluhan pengunjung.

"Seperti lapangan-lapangan ini mungkin tidak cukup ya. Ya mungkin kalau memang itu dirasa kurang, tidak masalah kalau di taman-taman. Tapi kalau untuk, ini kan ada jalur kandang juga, jadi kita tidak bisa lebih terang lagi," ujar Bambang.

baca juga

Sekadar informasi, Ragunan membuka wisata malam pada Sabtu (11/10/2025). Wisata malam ini dibuka bagi pengunjung mulai pukul 18.00 WIB sampai 22.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perdana Buka Wisata Malam, Ragunan Langsung Diserbu Ribuan Pengunjung!

Perdana Buka Wisata Malam, Ragunan Langsung Diserbu Ribuan Pengunjung!

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 08:29 WIB

Ragunan Buka Malam Hari, Jadi Spot Romantis Baru Buat Pasangan Malam Mingguan

Ragunan Buka Malam Hari, Jadi Spot Romantis Baru Buat Pasangan Malam Mingguan

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 08:12 WIB

Atraksi Binturong 'Berkaki Lima' Jadi Primadona di Malam Perdana Ragunan Zoo

Atraksi Binturong 'Berkaki Lima' Jadi Primadona di Malam Perdana Ragunan Zoo

News | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 20:09 WIB

Terkini

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

×