Pramono Anung Akui Relokasi Pedagang Pasar Barito Tak Berjalan Mulus: Tak Mungkin Semua Senang

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 22:20 WIB
Pramono Anung Akui Relokasi Pedagang Pasar Barito Tak Berjalan Mulus: Tak Mungkin Semua Senang
Sejumlah pedagang Pasar Hewan Barito saat berunjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/10/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pramono Anung akui relokasi Pasar Barito tak bisa memuaskan semua pihak.
  • Pedagang diminta pindah ke Sentra Fauna Lenteng Agung yang lebih modern.
  • Pemkot Jaksel kirim SP2 ke pedagang yang menolak relokasi.

Suara.com - Pelaksanaan relokasi pedagang Pasar Hewan Barito, Jakarta Selatan, belum sepenuhnya berjalan mulus.

Sejumlah pedagang masih menolak untuk dipindahkan ke lokasi baru yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa dalam proses pembangunan kota, tidak semua pihak bisa dipuaskan.

Rencana relokasi ini merupakan bagian dari proyek revitalisasi kawasan Barito untuk pembangunan Taman Bendera Pusaka, yang akan menggabungkan tiga taman besar di sekitarnya—Taman Ayodya, Langsat, dan Leuser—menjadi satu kawasan ruang terbuka hijau terpadu.

"Sekarang ini saya lagi menyelesaikan taman di selatan. Untuk membangun enggak mungkin memuaskan semuanya. Tiga taman kita gabungkan, Leuser, Ayodya, Langsat, kita buatkan jogging track," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Sebagai bagian dari proyek tersebut, Pemprov DKI Jakarta memindahkan pedagang Pasar Barito ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.

Kawasan ini dirancang dengan fasilitas yang lebih modern dan tertata, sekaligus mendukung kegiatan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung memiliki 125 kios dengan beragam fungsi: 22 kios kuliner (zona A), amfiteater (zona B), 74 kios burung dan pakan hewan (zona C dan D), serta 29 kios parsel dan kuliner tambahan (zona E).

Menurut Pramono, lokasi baru tersebut cukup strategis karena berada dekat dengan stasiun dan mudah dijangkau transportasi umum.

baca juga

Ia berharap para pedagang dapat menerima kebijakan ini sebagai peluang untuk mengembangkan usaha.

"Dipindahkan di tempat yang baik sekali di Jakarta Selatan, di Lenteng Agung, dekat banget dengan stasiun. Mudah-mudahan ini menjadi tempat baru untuk berkembang mereka yang bisnisnya atau usahanya UMKM-nya adalah berjualan burung. Tetapi dalam hal yang seperti ini, memang enggak bisa nyenangin semua orang," tutur Pramono.

Pramono menegaskan bahwa kebijakan relokasi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menata kota secara berkeadilan, tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

"Itulah yang menjadi tugas pemerintah DKI Jakarta yang saya pimpin adalah bagaimana bisa kemudian memberikan ruang bagi warga yang sebagian besar itu menjadi lebih aman, nyaman, bahagia," lanjutnya.

Namun, di lapangan proses relokasi masih menemui hambatan. Sejumlah pedagang diketahui belum bersedia meninggalkan kios lama mereka di Pasar Hewan Peliharaan Barito.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan telah mengirimkan surat peringatan kedua (SP2) kepada para pedagang setelah tenggat waktu SP1 tidak dipatuhi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sentra Fauna Lenteng Agung Siap Gantikan Pasar Barito, Ini Pilihan Transportasi dan Cara Aksesnya!

Sentra Fauna Lenteng Agung Siap Gantikan Pasar Barito, Ini Pilihan Transportasi dan Cara Aksesnya!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 17:45 WIB

Tolak Relokasi, Pedagang Pasar Barito Geruduk Balai Kota Jakarta

Tolak Relokasi, Pedagang Pasar Barito Geruduk Balai Kota Jakarta

Foto | Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:48 WIB

Tak Mau Pindah, Pedagang Pasar Burung Barito Disanksi SP1 Pemkot Jaksel

Tak Mau Pindah, Pedagang Pasar Burung Barito Disanksi SP1 Pemkot Jaksel

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 10:34 WIB

Terkini

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

×