Dipuji Dunia, Disindir di Negeri Sendiri: Prabowo Bela Program Makan Bergizi Gratis dari Cibiran

Vania Rossa | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 18:24 WIB
Dipuji Dunia, Disindir di Negeri Sendiri: Prabowo Bela Program Makan Bergizi Gratis dari Cibiran
Prabowo dalam orasinya di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025). (Suara.com/Bagaskara)
  • Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kebanggaannya karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini mendapat perhatian internasional, termasuk dari Rockefeller Institute.
  • Ia menyebut Indonesia menjadi salah satu pelopor yang kini diikuti lebih dari 100 negara di dunia.
  • Namun, di tengah apresiasi global, Prabowo menyesalkan masih adanya pihak di dalam negeri yang terus mencibir dan membesar-besarkan kekurangan program tersebut.

Suara.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan kebanggaannya atas pengakuan internasional terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, ia juga tak luput menyinggung pihak-pihak yang dinilai selalu mencibir dan membesar-besarkan kekurangan program tersebut.

Prabowo menceritakan pengalamannya menerima delegasi dari Rockefeller Institute, sebuah lembaga yang telah ratusan tahun berkecimpung di bidang pangan dan program anti-kelaparan. 

"Seminggu yang lalu saya menerima rombongan dari Rockefeller Institute yang sudah bekerja 100 tahun di bidang pangan, di bidang program anti kelaparan dan anti kemiskinan," ujar Prabowo dalam orasinya di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025).

Delegasi tersebut, lanjut Prabowo, menyatakan bahwa program yang dijalankan Indonesia ini telah menjadi perhatian seluruh dunia.

Presiden menjelaskan bahwa saat program MBG ini dimulai, baru 77 negara yang melaksanakannya, dan Indonesia menjadi negara ke-78 atau ke-79 yang mengadopsi inisiatif serupa. 

"Sekarang sudah ada 112 negara dan sebagian besar ikut contoh kita," tegas Prabowo.

Di tengah apresiasi global tersebut, Prabowo menyayangkan adanya segelintir pihak di dalam negeri yang terus-menerus melontarkan kritik negatif. 

"Kita berani melakukan dan ada beberapa orang pintar, beberapa saja orang pintar atau orang yang menganggap dirinya pintar ya kan atau menganggap dirinya orang paling pintar di Indonesia yang selalu nyinyir... selalu mengejek program ini," sindirnya.

Prabowo mengakui bahwa program MBG, seperti halnya program besar lainnya, tidak sempurna dalam pelaksanaannya. 

"Memang program ini tidak sempurna dalam pelaksanaan sampai sekarang ada beberapa ribu anak yang sakit perut keracunan makan," akuinya. 

Namun, ia menyayangkan bagaimana insiden-insiden tersebut dibesar-besarkan seolah-olah program ini harus dihentikan secara keseluruhan.

"Tapi yang dibesarkan adalah keracunan seolah-olah program ini harus dihentikan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Depan Mahasiswa, Prabowo Puji ChatGPT tapi Ingatkan Bahaya AI

Di Depan Mahasiswa, Prabowo Puji ChatGPT tapi Ingatkan Bahaya AI

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 18:00 WIB

Prabowo Beri 3 Kali Ultimatum Menteri 'Nakal' Sebelum Reshuffle: Jangan Dikasihani, Kasihan Rakyat

Prabowo Beri 3 Kali Ultimatum Menteri 'Nakal' Sebelum Reshuffle: Jangan Dikasihani, Kasihan Rakyat

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 17:21 WIB

Soal Keracunan MBG, Prabowo Ingatkan Guru Ajari Siswa Cuci Tangan: Virus-Bakteri Bisa dari Mana Saja

Soal Keracunan MBG, Prabowo Ingatkan Guru Ajari Siswa Cuci Tangan: Virus-Bakteri Bisa dari Mana Saja

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 17:02 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB