400 Ribu Ojol Direkrut Jadi 'Mata' Polisi di Jalanan, Kapolri Siapkan Tombol Darurat di Aplikasi!

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Senin, 20 Oktober 2025 | 11:51 WIB
400 Ribu Ojol Direkrut Jadi 'Mata' Polisi di Jalanan, Kapolri Siapkan Tombol Darurat di Aplikasi!
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menyiapkan terobosan: memasang aplikasi keamanan khusus di sistem aplikator agar para driver bisa melapor cepat saat menemukan kejahatan di jalan. (Suara.com/M. Yasir)
  • Inisiatif ini diumumkan langsung Kapolri usai memimpin Apel Ojol Kamtibmas di Monas.
  • Listyo mengatakan antusiasme para driver untuk bergabung sangat luar biasa.
  • Polisi akan sangat terbantu dalam merespons setiap peristiwa dengan lebih cepat dan melakukan pencegahan kejahatan.

Suara.com - Sebanyak 400 ribu pengemudi ojek online atau ojol di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) mendaftarkan diri menjadi mitra kepolisian dalam program "Ojol Kamtibmas".

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku akan menyiapkan sebuah terobosan: memasang aplikasi keamanan khusus di sistem aplikator agar para driver bisa melapor cepat saat menemukan kejahatan di jalan.

Inisiatif ini diumumkan langsung Kapolri usai memimpin Apel Ojol Kamtibmas di Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025).

Menurut Listyo, antusiasme para driver untuk bergabung sangat luar biasa.

"Saya juga mendapatkan laporan bahwa yang ikut total sebenarnya hampir 400 ribu. Tentunya kami Polri menyambut baik Ojol Kamtibmas ini sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan teman-teman komunitas Ojol dalam menciptakan stabilitas Kamtibmas," ungkap Listyo.

Untuk memaksimalkan peran ratusan ribu "mata" baru ini, Listyo menyebut Polri akan bekerja sama langsung dengan para aplikator transportasi online.

Tujuannya, menanamkan sebuah sistem pelaporan darurat yang terintegrasi langsung di aplikasi yang setiap hari digunakan oleh para driver.

"Polri akan bekerja sama dengan aplikator transportasi online untuk memasang aplikasi keamanan ke dalam sistem, sehingga rekan-rekan pengemudi ojek online dapat segera menghubungi personel Polri atau kantor polisi terdekat ketika menemukan dan mengalami permasalahan," jelasnya.

Ilustrasi Ojol. [Ist]
Ilustrasi Ojol. [Ist]

Dengan fitur ini, para driver yang menyaksikan atau menjadi korban tindak pidana di jalan diharapkan dapat segera meminta bantuan polisi terdekat hanya dengan sekali sentuh.

Menurut Listyo, para pengemudi ojol memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan karena mobilitas mereka yang tinggi dan keberadaan mereka yang menyebar di seluruh penjuru kota, setiap saat.

Ia meyakini, dengan kekuatan masif tersebut, polisi akan sangat terbantu dalam merespons setiap peristiwa dengan lebih cepat dan melakukan pencegahan kejahatan secara lebih efektif.

"Kami sangat meyakini bahwa peran Ojol dalam membantu menciptakan stabilitas Kamtibmas, melakukan pencegahan-pencegahan terjadinya kejahatan akan sangat membantu kepolisian," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ojol Ditusuk di Radio Dalam saat Angkut Penumpang Gelap, Motifnya Masih Misterius!

Ojol Ditusuk di Radio Dalam saat Angkut Penumpang Gelap, Motifnya Masih Misterius!

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:31 WIB

Ikrar Nusa Bhakti: Jokowi Legacy Ini Sangat Berbahaya Bagi Indonesia

Ikrar Nusa Bhakti: Jokowi Legacy Ini Sangat Berbahaya Bagi Indonesia

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:28 WIB

Salah Alamat Makanan, Driver Ojol Babak Belur Dikeroyok Suami Pelanggan di Koja

Salah Alamat Makanan, Driver Ojol Babak Belur Dikeroyok Suami Pelanggan di Koja

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 15:05 WIB

Analisis Mantan BIN: Jokowi Minta Pertahankan Kapolri Sebagai Upaya Mengamankan Pintu Terakhir

Analisis Mantan BIN: Jokowi Minta Pertahankan Kapolri Sebagai Upaya Mengamankan Pintu Terakhir

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 16:46 WIB

5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Ojol yang Cocok Buat Ngebid Seharian

5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Ojol yang Cocok Buat Ngebid Seharian

Otomotif | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 14:01 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB