Koalisi Sipil soal Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Militeristik dan Gagal Sejahterakan Rakyat

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 20 Oktober 2025 | 19:57 WIB
Koalisi Sipil soal Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Militeristik dan Gagal Sejahterakan Rakyat
Presiden Prabowo dan Wapres Gibran berjalan di Istana Negara Jakarta. (Ist)
baca 10 detik
  • Pemerintah dinilai gagal memenuhi janji kesejahteraan dan menunjukkan wajah kekuasaan yang semakin militeristik.
  • Janji-janji kesejahteraan seperti janji kampanye untuk menciptakan 19 juta lapangan kerja, menurutnya tidak pernah terealisasi. 
  • Kritik tajam juga dilontarkan Eka Ernawati dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI).

Suara.com - Koalisi masyarakat sipil yang dipimpin oleh Perempuan Mahardhika memberikan rapor merah atas satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pemerintah dinilai gagal memenuhi janji kesejahteraan dan menunjukkan wajah kekuasaan yang semakin militeristik serta anti-perempuan.

Hal ini disampaikan melalui konferensi pers bertajuk “Setahun Prabowo-Gibran : Hidup Perempuan dalam Ketidakpastian dan Lingkaran Kekerasan di Tengah Menguatnya Militerisme”.

Ajeng Pangesti dari Perempuan Mahardhika menyatakan, alih-alih sesuai dengan cita-cita keadilan, kesejahteraan, dan kesetaraan, rezim Prabowo-Gibran justru menandai semakin suramnya arah demokrasi dan kehidupan rakyat.

“Kebijakan yang dilahirkan justru semakin memperkuat kuasa modal, militerisme, serta kontrol negara atas tubuh dan kehidupan perempuan,” ujar Ajeng, melalui konferensi pers, Senin (20/10/2025).

Janji-janji kesejahteraan seperti janji kampanye untuk menciptakan 19 juta lapangan kerja, menurutnya tidak pernah terealisasi.

Sebaliknya, yang terjadi adalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal, ketiadaan lapangan pekerjaan, serta eksploitasi kerja. Kondisi ini diperparah dengan kenaikan harga pokok.

Akibatnya, tidak sedikit perempuan yang terjerat dalam siklus kerja murah dan hutang, seperti melalui pinjaman online (pinjol).

“Sudahlah dimiskinkan, dan sudahlah dililitkan hutang, ruang-ruang demokrasi tempat perempuan menyuarakan penolakan, keberatan, dan kritik semakin disempitkan,” tegas Ajeng, melihat maraknya penangkapan para aktivis dan pembungkaman suara kritis.

baca juga

Tak hanya itu, angka kekerasan terhadap perempuan seperti femisida (pembunuhan perempuan) juga disebut terus meningkat tanpa adanya penanganan serius dari negara.

“Banyak organisasi perempuan dan organisasi masyarakat sipil yang mengangkat naiknya angka femisida, tetapi hal tersebut tidak pernah disikapi secara efektif oleh negara,” tambahnya.

Kritik tajam juga dilontarkan Eka Ernawati dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI).

Ia menilai komitmen pemerintah terhadap kesetaraan gender dalam program Asta Cita hanya sebatas di atas kertas.

“Soal gimana komitmen kesetaraan gender dan inklusi yang sampai hari ini masih di atas kertas, kita bisa melihat misalnya di kabinet hanya ada 14 orang perempuan,” ungkap Eka.

Ia juga mengkritik program andalan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diklaim dapat menurunkan atau mengatasi stunting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Setahun Prabowo-Gibran Sempat Memanas, Sebelum Massa Bubarkan Diri Usai Magrib

Aksi Setahun Prabowo-Gibran Sempat Memanas, Sebelum Massa Bubarkan Diri Usai Magrib

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 19:10 WIB

Demo Mahasiswa Soroti Kinerja 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta

Demo Mahasiswa Soroti Kinerja 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta

Foto | Senin, 20 Oktober 2025 | 18:57 WIB

Setahun Prabowo-Gibran Dinilai Gagal dalam Penuhi Ekonomi Rakyat

Setahun Prabowo-Gibran Dinilai Gagal dalam Penuhi Ekonomi Rakyat

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 16:38 WIB

Survei Setahun Pemerintahan Prabowo: Sorotan Tajam Media Digital pada Janji dan Realita Kebijakan

Survei Setahun Pemerintahan Prabowo: Sorotan Tajam Media Digital pada Janji dan Realita Kebijakan

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 16:34 WIB

Bahlil Ungkap Potensi Sumur Rakyat: Ada di Belakang Rumah Warga

Bahlil Ungkap Potensi Sumur Rakyat: Ada di Belakang Rumah Warga

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 16:06 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×