Nilai Investasi di Jawa Tengah Tembus Rp66,13 Triliun

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:29 WIB
Nilai Investasi di Jawa Tengah Tembus Rp66,13 Triliun
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat bersama buruh. [Dok Humas]
baca 10 detik
  • Investasi di Jateng tembus Rp66,13 triliun hingga triwulan III 2025, serap 326 ribu tenaga kerja.
  • Empat sektor utama pendorong ekonomi Jateng: industri, perdagangan, pertanian, dan konstruksi.
  • Pemprov dan BPS siapkan Sensus Ekonomi 2026 untuk perkuat data dan arah kebijakan investasi.
 
 

Suara.com - Geliat investasi di Jawa Tengah terus menunjukkan tren postif. Hingga triwulan III tahun 2025, capaian nilai investasi di provinsi ini sudah mencapai Rp66,13 triliun, atau 84,42 persen dari target tahunan penanaman modal. Dari jumlah itu, mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 326.462 orang.

"Angka ini menegaskan, Jawa Tengah mampu menjaga momentum ekonomi, meski dunia masih diliputi ketidakpastian global," kata Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto saat acara Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, di Harris Sentraland Semarang, Selasa, 21 Oktober 2025.

Dhoni menyebut, khusus pada triwulan III terakhir, investasi yang masuk tercatat Rp20,55 triliun. Angka ini meningkat Rp2,61 triliun (14,455%), dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai sebesar Rp17,94 triliun.

Dikatakan dia, ada empat sektor yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. Di ranking satu adalah industri pengolahan seperti, steel, alas kaki, makanan dan minuman. Kontribusinya mencapai 33% terhadap Produk Domestik Regional (PDRB) Jawa Tengah.

"Tentu kepada asosiasi pengusaha, bidang ini menjadi suatu yang menarik untuk digarap bersama-sama sehingga diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi," kata dia.

Sektor kedua adalah sektor perdagangan. Kontribusi sektor perdagangan semester I - 2025 mencapai lebih dari 13% terhadap PDRB Jawa Tengah.

Pada sektor ketiga yakni pertanian. Pada semester I kontribusinya tercatat lebih dari 13% terhadap PDRB provinsi ini. Capaian itu selaras, dengan arah pembangunan Jateng 2026, yang dicanangkan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Jateng, yakni meneguhkan posisi sebagai lumbung pangan nasional.

Pada sektor keempat, tutur Dhoni, di bidang konstruksi, seperti jalan tol, jalan provinsi, dan irigasi. Kontribusinya lebih dari 11% terhadap PDRB.

Lebih lanjut, kata Dhoni, untuk menjaga dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Jateng, diperlukan dukungan data. Pada 2026, BPS akan melakukan perbaruan data melalui sensus ekonomi.

baca juga

"Artinya kami sepakat, segala sesuatu data itu menjadi akurat, apabila berbasis data. Bila tidak, maka berpengaruh pada pengambilan keputusan oleh pemerintah," katanya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, wilayahnya masih tetap menjadi magnet investasi dan ekspor dunia, meskipun di tengah ketidakpastian global.

Ia menyebut, meski dunia menghadapi pandemi, perang, dan dinamika geopolitik, Jawa Tengah justru mampu menjaga stabilitas ekonomi dan sosial.

“Iklim masyarakat kita adem, ayem, dan nyaman. Investasi di sini aman,” kata Luthfi beberapa waktu lalu.

Luthfi menekankan pemerintah provinsi terus memperkuat iklim investasi, salah satunya dengan mempermudah proses perizinan. Hal itu berlaku baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Ia juga menyebut tenaga kerja di Jawa Tengah sangat kompetitif.

Luthfi mengungkapkan, faktor yang membuat Jawa Tengah menarik bagi investor antara lain tenaga kerja yang kompetitif, jaminan keamanan dan ketertiban dalam berinvestasi, tidak ada premanisme, ijin dipermudah, dan lainnya.

Ia mendorong agar diperbanyak industri padat karya di provinsi ini, supaya mampu menyerap tenaga kerja.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, data dari hasil sensus ekonomi yang dilakukan sepuluh tahun sekali, menjadi acuan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan program ke depannya.

"Misalnya terkait jumlah UMKM, karakteristiknya seperti apa, usaha mikro kecil, menengah, besar. Semua akan terdata," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahmad Luthfi Sebut Jateng Masih Jadi Magnet Investasi dan Ekspor Dunia

Ahmad Luthfi Sebut Jateng Masih Jadi Magnet Investasi dan Ekspor Dunia

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 19:03 WIB

Tingkatkan Ekspor Produk Unggulan, Pemprov Jateng Perkuat Sinergi dengan BKHIT

Tingkatkan Ekspor Produk Unggulan, Pemprov Jateng Perkuat Sinergi dengan BKHIT

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 16:07 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Pemimpin Percepatan Ekonomi Daerah

Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Pemimpin Percepatan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:17 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×