Anggaran Riset Dosen Naik Rp3 Triliun! Tapi Ada 'Titipan' Prabowo, Apa Itu?

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:36 WIB
Anggaran Riset Dosen Naik Rp3 Triliun! Tapi Ada 'Titipan' Prabowo, Apa Itu?
Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengemukakan bahwa anggaran riset untuk dosen naik menjadi Rp3 triliun di tahun depan, Selasa (21/10/2025). [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • Anggaran riset untuk dosen naik menjadi lebih dari Rp 3 triliun.

  • Presiden Prabowo titipkan riset prioritas tentang tata kelola air bersih.

  • Pencairan dana riset dipercepat, target mulai berjalan pada 1 Februari 2026.

Suara.com - Pemerintah resmi menaikkan anggaran riset bagi para dosen menjadi lebih dari Rp 3 triliun pada tahun 2026, disertai komitmen untuk mempercepat pencairan dana.

Namun, di balik kenaikan signifikan ini, ada 'titipan' khusus dari Presiden Prabowo Subianto, yakni menjadikan riset tata kelola air bersih sebagai prioritas nasional.

Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktisaintek) Brian Yuliarto mengumumkan hal ini dalam acara Peluncuran Program Riset Prioritas di Jakarta.

"Total dana tahun depan lebih dari Rp3 triliun. Jadi ini bentuk keberpihakan pemerintah konsisten, tahun ini juga (anggaran riset) lebih dari Rp2,5 triliun. Itu di luar (riset) yang strategis ya. Jadi silahkan ini dimanfaatkan," kata Brian, Selasa (21/10/2025).

Brian secara terbuka mengungkapkan bahwa salah satu agenda riset utama untuk tahun depan datang langsung dari arahan Presiden Prabowo saat rapat kabinet.

Hal ini menempatkan riset tentang air bersih sebagai program strategis yang diawasi langsung oleh kepala negara.

"Pak Presiden kemarin juga menitipkan penelitian dan kajian mengenai tata kelola air, terurama air bersih. Dengan permintaan pak presiden tersebut kita akan jadikan juga topik penelitian di program prioritas ini. Jadi apa-apa yang perlu dikaji bisa dilakukan penelitian lebih dalam dari dosen-dosen kita di kampus," kata Brian.

Selain menaikkan anggaran, pemerintah juga berupaya memperbaiki salah satu masalah klasik dalam dunia riset, yakni birokrasi pencairan dana yang lambat.

Lantaran itu, Brian menargetkan proses riset sudah bisa berjalan di awal tahun.

"Kita berharap anggaran bisa cepat cair. Kita tidak ingin baru tengah tahun atau bulan-bulan yang sudah menjelang akhir, dana penelitiannya baru cair. Sehingga harapannya, penelitian bisa lebih optimal. Pada saat break semester bisa lakukan penelitian lebih optimal," ucapnya.

Brian menantang para akademisi untuk memaksimalkan peluang ini dan tidak terpaku pada keterbatasan.

“Kalau melihat keterbatasan, kita pasti selalu mendapatkan keterbatasannya. Tetapi orang-orang kampus ini kan orang-orang pilihan, orang-orang yang sudah top of the top. Jadi pasti ada jalan keluar,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Brian Sindir Dosen Lakukan Riset Hanya Demi Naik Pangkat: Begitu Jadi Guru Besar, Mentok

Menteri Brian Sindir Dosen Lakukan Riset Hanya Demi Naik Pangkat: Begitu Jadi Guru Besar, Mentok

News | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:21 WIB

Terkini

Debu Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Negeri Jiran? Pemerintah Malaysia Buka Suara

Debu Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Negeri Jiran? Pemerintah Malaysia Buka Suara

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:48 WIB

Ijazah Gibran Diduga Tak Penuhi Syarat Cawapres, KIPP Gugat ke MK

Ijazah Gibran Diduga Tak Penuhi Syarat Cawapres, KIPP Gugat ke MK

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:44 WIB

Intip Kerangka Timnas Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026: Kim Sang-sik Hadapi Dilema

Intip Kerangka Timnas Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026: Kim Sang-sik Hadapi Dilema

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 14:40 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Pekerja Ruangan Ber-AC Seharian, Wajah Lembap Anti Bersisik

3 Rekomendasi Moisturizer untuk Pekerja Ruangan Ber-AC Seharian, Wajah Lembap Anti Bersisik

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 14:39 WIB

Prabowo Minta Bansos Langsung Masuk ke Rekening, Luhut Justru Khawatir Dipakai Judol

Prabowo Minta Bansos Langsung Masuk ke Rekening, Luhut Justru Khawatir Dipakai Judol

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 14:38 WIB

Pengasuh Pesantren di Siak Ditangkap Terkait Dugaan Pencabulan Santri

Pengasuh Pesantren di Siak Ditangkap Terkait Dugaan Pencabulan Santri

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 14:38 WIB

Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas

Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas

Batam | Kamis, 10 September 2026 | 14:36 WIB

Toyota dan Scania Uji 40 Truk Hidrogen Mulai 2027

Toyota dan Scania Uji 40 Truk Hidrogen Mulai 2027

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 14:35 WIB

Menteri Ekraf Dorong Kerja Sama Ekonomi Kreatif dengan AS

Menteri Ekraf Dorong Kerja Sama Ekonomi Kreatif dengan AS

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 14:34 WIB

Demi Dampingi UMKM, Kepala Unit BRI Rela Terjang Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal

Demi Dampingi UMKM, Kepala Unit BRI Rela Terjang Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 14:34 WIB

×