Polri Ungkap Modus Baru Narkoba: Obat Bius Legal 'Etomidate' Diubah Jadi Cairan Vape

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:08 WIB
Polri Ungkap Modus Baru Narkoba: Obat Bius Legal 'Etomidate' Diubah Jadi Cairan Vape
Bareskrim Polri bersama jajaran Polda di seluruh Indonesia mengungkap 38.934 kasus narkotika dalam periode Januari hingga Oktober 2025. Hal ini disampaikan dalam konfrensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (22/10/2025). [Suara.com/Yasir]
baca 10 detik
  • Modus baru yang sedang menjadi tren di kalangan jaringan narkotika; menyulap obat bius legal bernama etomidate menjadi cairan untuk rokok elektrik atau vape. 
  • Polisi menyebut ini adalah siasat "pintar" dari para bandar untuk mengeksploitasi celah hukum.
  • Jaringan narkoba sengaja memanfaatkan etomidate karena zat tersebut belum terdaftar sebagai golongan narkotika atau psikotropika.

Suara.com - Bareskrim Polri mengungkap modus baru yang sedang menjadi tren di kalangan jaringan narkotika: menyulap obat bius legal bernama etomidate menjadi cairan untuk rokok elektrik atau vape. Polisi menyebut ini adalah siasat "pintar" dari para bandar untuk mengeksploitasi celah hukum.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa jaringan narkoba sengaja memanfaatkan etomidate karena zat tersebut belum terdaftar sebagai golongan narkotika atau psikotropika.

"Jadi ini modus baru, pintar mereka," ujar Eko di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Eko menjelaskan, etomidate sebenarnya adalah obat bius legal yang digunakan dalam praktik medis sebagai anestesi umum. Namun, jika disalahgunakan, efeknya bisa sangat berbahaya.

"Efeknya bisa hilang kesadaran. Tahu-tahu pingsan, kejang-kejang, tergantung pada tiap orang," bebernya.

Meskipun ada celah hukum yang membuat pengguna sulit dijerat, Eko menegaskan bahwa para pengedar tidak akan lolos. Bareskrim akan menjerat mereka menggunakan Undang-Undang Kesehatan atas tuduhan mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar resmi.

"Intinya adalah etomidate tetap kita tindak. Bapak Kabareskrim kemarin sudah mengeluarkan perintah untuk itu," tegas Eko.

Upaya Menutup Celah Hukum

Untuk solusi jangka panjang, Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah mendorong Kementerian Kesehatan agar segera meregulasi etomidate.

baca juga

"Kita mencoba mempersuasi pihak regulasi, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, agar memasukkan etomidate ke dalam lampiran narkotika atau psikotropika," jelasnya.

Eko menambahkan, etomidate yang beredar saat ini mayoritas berasal dari impor, namun sudah ada pihak yang berhasil mengolahnya kembali di dalam negeri. Ia menyimpulkan fenomena ini sebagai bentuk penyalahgunaan yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab demi meraup keuntungan.

"Sebenarnya semua ini judulnya penyalahgunaan. Etomidate itu tidak salah jika digunakan dengan benar, karena itu obat bius," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Tangkap 51 Ribu Tersangka Narkoba! Ada Ratusan Anak-Anak Terlibat

Polri Tangkap 51 Ribu Tersangka Narkoba! Ada Ratusan Anak-Anak Terlibat

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:19 WIB

Ammar Zoni Siap Jalani Sidang Perdana, Kuasa Hukum Ajukan Sidang Offline

Ammar Zoni Siap Jalani Sidang Perdana, Kuasa Hukum Ajukan Sidang Offline

Entertainment | Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:21 WIB

Ammar Zoni Hadapi Sidang Perdana Besok, Digelar Virtual?

Ammar Zoni Hadapi Sidang Perdana Besok, Digelar Virtual?

Entertainment | Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:57 WIB

Terkini

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

Denny Indrayana Ungkap 3 Alasan Cabut Gugatan Suket Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Nova Arianto Ungkap Alasan Pilih Yordania dan USA Jadi Lawan Uji Coba Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:36 WIB

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

×