Rocky Gerung: "Pulung" Jokowi Lenyap, Kereta Cepat Jadi Simbol Niat Jahat

Bangun Santoso

Kamis, 23 Oktober 2025 | 17:20 WIB
Rocky Gerung: "Pulung" Jokowi Lenyap, Kereta Cepat Jadi Simbol Niat Jahat
Pengamat Politik, Rocky Gerung. [Tangkapan layar/YouTube Tempodotco]
baca 10 detik
  • Menurut Rocky Gerung, Jokowi telah kehilangan "pulung" atau anugerah ilahi dan legitimasi moral sebagai pemimpin
  • Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung menjadi simbol keangkuhan, kesalahan kalkulasi, jebakan utang Tiongkok
  • Kebijakan era Jokowi, khususnya utang proyek kereta cepat, dinilai menjadi beban berat yang dapat menghambat pemerintahan Prabowo dalam merealisasikan janji-janji kampanyenya

Suara.com - Setahun lebih berlalu sejak tak lagi menjabat, nama Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi pusat perbincangan nasional. Bukan karena prestasi, melainkan karena warisan kebijakannya yang kini dinilai telah kehilangan arah. Pengamat politik Rocky Gerung bahkan menggunakan istilah filsafat Jawa kuno untuk menggambarkan kondisi mantan presiden itu telah kehilangan "pulung".

"Pulung" adalah anugerah ilahi yang memungkinkan seorang pemimpin membaca tanda-tanda zaman dan memiliki legitimasi moral. Kehilangan pulung, menurut Rocky, berarti seorang penguasa tak lagi mampu menangkap irama dunia yang berubah, sebuah kekosongan batin yang fatal.

“Jokowi sudah kehilangan pulung,” ujar Rocky dengan nada tajam melalui kanal YouTube-nya, dikutip Kamis (23/10/2025).

Panggung utama dari drama kehilangan arah ini adalah proyek monumental kereta cepat Jakarta-Bandung. Di permukaan, proyek ini adalah simbol kemajuan, namun di baliknya tersimpan cerita tentang kalkulasi yang meleset, utang yang membengkak, dan kepercayaan buta pada Tiongkok.

“Ini bukan sekadar proyek gagal,” kata Rocky.
“Ini simbol dari keangkuhan seorang pemimpin yang memaksakan kehendak tanpa mendengar rakyatnya," tambahnya.

Menurutnya, aroma masalah mulai tercium ketika Jepang mundur dari negosiasi dan Tiongkok mengambil alih. Biaya proyek membengkak, kelayakan ekonomi dipertanyakan, dan Indonesia kini perlahan merasakan jebakan yang sama seperti Sri Lanka dan Angola: debt trap diplomacy atau diplomasi jebakan utang.

Lebih jauh, Rocky menuding ada niat tersembunyi di balik keputusan tersebut.

“Ada mens rea di sana,” ucapnya, menggunakan istilah hukum Latin untuk ‘niat jahat’. Ia mengisyaratkan bahwa keputusan memindahkan proyek ke Tiongkok bukan murni karena alasan ekonomi.

“Motif untuk mark up, motif untuk kepentingan kelompok,” tambahnya.

baca juga

Isu kereta cepat ini, seolah membuka kotak pandora, membangkitkan kembali polemik lama yang tak pernah tuntas, mulai dari isu ijazah, relasi keluarga, hingga tudingan membangun dinasti politik. Jokowi, dalam narasi ini, digambarkan sebagai tokoh yang dikejar oleh keputusan-keputusannya sendiri di masa lalu.

Pertemuan diam-diam antara Jokowi dan Prabowo pada 4 Oktober lalu pun tak luput dari analisis Rocky, yang menambah lapisan misteri baru dalam dinamika politik nasional.

“Banyak yang menduga Jokowi sedang mencari proteksi,” kata Rocky.

Dalam tafsirnya, posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden adalah jaminan hidup politik bagi Jokowi, semacam polis asuransi terhadap potensi badai hukum di masa depan.

Namun, Rocky meragukan proteksi itu bisa menahan gelombang kekecewaan publik yang terus membesar. Ia kemudian melontarkan sarkasme pedas yang mengaitkan nasib sang mantan presiden dengan proyek andalannya.

“Kereta yang akan mempercepat perjalanan Jokowi ke Cipinang,” sindirnya.

Metafora ironis ini menggambarkan bahwa setiap proyek yang dibangun di atas kebohongan pada akhirnya akan runtuh oleh bebannya sendiri.

Kini, beban masa lalu itu mulai terasa di pundak pemerintahan Prabowo. Janji-janji kampanye seperti makan siang bergizi, sekolah gratis, dan ketahanan pangan terancam terhambat oleh sisa-sisa kebijakan era sebelumnya.

“Kalau Prabowo ingin memulihkan kepercayaan rakyat, ia harus berani membongkar apa yang salah di masa lalu,” kata Rocky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Bersiap Terbang ke China Nego Utang Whoosh, Bunga dan Tenor Jadi Taruhan

Danantara Bersiap Terbang ke China Nego Utang Whoosh, Bunga dan Tenor Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:59 WIB

Getol Bongkar Borok Proyek Whoosh, Siapa Agus Pambagio? Ini Profil dan Pendidikannya

Getol Bongkar Borok Proyek Whoosh, Siapa Agus Pambagio? Ini Profil dan Pendidikannya

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:48 WIB

Dugaan Skandal Kereta Cepat Whoosh, Jepang Sengaja Dilibatkan untuk 'Goreng' Harga?

Dugaan Skandal Kereta Cepat Whoosh, Jepang Sengaja Dilibatkan untuk 'Goreng' Harga?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:14 WIB

Said Didu Bongkar 'Kebohongan' Jokowi Soal Freeport-Blok Rokan: Tak Pernah Negara Ambil Freeport!

Said Didu Bongkar 'Kebohongan' Jokowi Soal Freeport-Blok Rokan: Tak Pernah Negara Ambil Freeport!

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:00 WIB

Akademisi Bongkar Dugaan Skandal Whoosh Era Jokowi: Proyek Molor, Anggaran Bengkak

Akademisi Bongkar Dugaan Skandal Whoosh Era Jokowi: Proyek Molor, Anggaran Bengkak

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:41 WIB

Rocky Gerung 'Semprot' Survei Prabowo-Gibran: Gibran Cuma Gunting Pita, Lembaga Survei Dibayar?

Rocky Gerung 'Semprot' Survei Prabowo-Gibran: Gibran Cuma Gunting Pita, Lembaga Survei Dibayar?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:34 WIB

Kader PSI Berharap Bapak J Adalah Jokowi, Tapi Menkum Bocorkan Inisial JE

Kader PSI Berharap Bapak J Adalah Jokowi, Tapi Menkum Bocorkan Inisial JE

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 14:19 WIB

Terkini

Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara

Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara

Sumut | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:55 WIB

Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran

Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:53 WIB

Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah

Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:44 WIB

Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem

Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:44 WIB

Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang

Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:40 WIB

Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI

Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:40 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:39 WIB

Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda

Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:37 WIB

Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia

Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:34 WIB

Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya

Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:30 WIB

×