Komisaris Transjakarta Pilihannya Ikut Demo Trans7, Begini Respons Pramono

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:07 WIB
Komisaris Transjakarta Pilihannya Ikut Demo Trans7, Begini Respons Pramono
Komisaris PT Transjakarta, Ainul Yakin, ikut berorasi dalam aksi demonstrasi di depan Kantor Trans7 beberapa waktu lalu. (Ist)
  • Ainul yang juga menjabat sebagai Ketua PW GP Ansor DKI Jakarta itu menjadi sorotan publik usai videonya ramai diperbincangkan.
  • Aksi itu digelar buntut dari salah satu tayangan program Trans7 yang dinilai menyinggung pesantren dan ulama.
  • Ainul menilai pihak Trans7 telah menghina ulama dan kiai Nahdlatul Ulama (NU) melalui siarannya. 

Suara.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung memilih bungkam soal video viral yang memperlihatkan Komisaris PT Transjakarta, Ainul Yakin, ikut berorasi dalam aksi demonstrasi di depan Kantor Trans7 beberapa waktu lalu.

Ainul yang juga menjabat sebagai Ketua PW GP Ansor DKI Jakarta itu menjadi sorotan publik usai videonya ramai diperbincangkan di media sosial.

Awalnya saat meninjau acara Race Expo Jakarta Running Festival, Pramono menjawab sejumlah pertanyaan awak media. Namun, ketika ditanya soal Ainul yang ikut demo di Trans 7, Pramono enggan menjawab.

"Untuk pertanyaan kedua, itu enggak ada hubungannya dengan Jakarta Running Festival," kata Pramono ketika ditanya soal masalah itu di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).

Sikap Pramono tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap peran pejabat BUMD yang ikut dalam kegiatan politik atau aksi massa.

Ainul diketahui merupakan salah satu komisaris di Transjakarta, perusahaan transportasi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dalam video berdurasi 2 menit 20 detik yang beredar luas di media sosial, Ainul terlihat berorasi di depan massa aksi. Aksi itu digelar buntut dari salah satu tayangan program Trans7 yang dinilai menyinggung pesantren dan ulama.

“Salah satu tugas Ansor dan Banser adalah menjaga kiai, ulama, dan pondok pesantren. Apabila ada kiai, ulama kita dihina, maka Ansor dan Banser akan menjadi karya terdepan,” ujar Ainul dalam orasinya.

Ia menilai pihak Trans7 telah menghina ulama dan kiai Nahdlatul Ulama (NU) melalui siarannya. Dalam orasi itu pula, Ainul melontarkan pernyataan keras yang dianggap bernada ancaman.

Pengunjuk rasa mengikuti Aksi Bela Ulama dan Pesantren di gedung Transmedia, Jakarta, Rabu (15/10/2025). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
Pengunjuk rasa mengikuti Aksi Bela Ulama dan Pesantren di gedung Transmedia, Jakarta, Rabu (15/10/2025). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]

“Kalian ada karena adanya Nahdlatul Ulama. Jangan sampai kader-kader Banser menggorok leher kalian... Halal darah kalian apabila kalian mengolok-olok ulama Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Respons Transjakarta

Menanggapi polemik tersebut, PT Transjakarta memastikan bahwa orasi Ainul sama sekali tidak mewakili sikap perusahaan. Pernyataan Ainul disebut sebagai pandangan pribadi dan bukan bagian dari kebijakan resmi BUMD tersebut.

“Sebagai BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Transjakarta berkomitmen untuk menjaga netralitas, profesionalitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika, toleransi, dan kebhinekaan dalam setiap aspek kegiatan dan komunikasi publiknya,” kata Komisaris Utama Transjakarta, Letjen TNI (Purn) Untung Budiharto, dalam keterangannya, Senin (20/10/2025).

Untung menyebut pihaknya akan mengambil langkah internal untuk melakukan klarifikasi terkait pernyataan tersebut. Dewan Komisaris bersama Direksi akan menelusuri kejadian itu demi memastikan seluruh jajaran mematuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

“Langkah ini diambil guna memastikan seluruh jajaran senantiasa mematuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik, serta menjaga marwah kelembagaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Transjakarta akan tetap menghormati seluruh ulama, tokoh agama, dan komunitas pesantren di Indonesia, termasuk Kiai Pondok Pesantren Lirboyo. Pernyataan resmi itu dikeluarkan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat.

“Transjakarta menyampaikan pernyataan ini agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat,” kata Untung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Pramono Anung Ingin 'Boyong' IKJ dari Cikini ke Kota Tua, Begini Reaksi Kampus

Gubernur Pramono Anung Ingin 'Boyong' IKJ dari Cikini ke Kota Tua, Begini Reaksi Kampus

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:06 WIB

Pramono Sediakan APAR, Kebakaran di Jakarta Bakal Lebih Sigap Ditangani

Pramono Sediakan APAR, Kebakaran di Jakarta Bakal Lebih Sigap Ditangani

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:19 WIB

Terungkap! Alasan Sebenarnya APBD DKI Jakarta Numpuk Rp14,6 Triliun! Bukan Deposito, Tapi...?

Terungkap! Alasan Sebenarnya APBD DKI Jakarta Numpuk Rp14,6 Triliun! Bukan Deposito, Tapi...?

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 22:14 WIB

Pramono Anung Tegaskan Santri Bukan Sekadar Simbol Religi, tapi Motor Peradaban Jakarta

Pramono Anung Tegaskan Santri Bukan Sekadar Simbol Religi, tapi Motor Peradaban Jakarta

News | Rabu, 22 Oktober 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

Update Korban Gempa Filipina: 19 Tewas, 12 Hilang, 100 Orang Luka-luka

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:00 WIB

Jakarta 'Bersih-bersih' Parkir Liar: 456 Pelanggaran Ditindak, 11 Jukir Liar Diciduk

Jakarta 'Bersih-bersih' Parkir Liar: 456 Pelanggaran Ditindak, 11 Jukir Liar Diciduk

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:56 WIB

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

Terima Surat Kepercayaan, 8 Dubes Negara Sahabat Tegaskan Komitmen di Depan Prabowo

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:55 WIB

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:45 WIB

Anak Rentan Terpapar Bahaya Dunia Maya, Pemerintah Minta Orang Tua Jadi Pelindung

Anak Rentan Terpapar Bahaya Dunia Maya, Pemerintah Minta Orang Tua Jadi Pelindung

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:27 WIB

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

Istana Bantah Isu Reshuffle Besar-besaran, Prabowo Disebut Fokus Bekerja

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:18 WIB

KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:11 WIB

Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan

Gowes 8.000 Km dari Iran ke Indonesia, Arezoo Eskandari Bawa Misi Perdamaian dan Bahasa Kebaikan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 19:09 WIB

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

Kasus Silmy Karim Jadi Evaluasi, Menteri Imigrasi Akui Sistem Tak Cukup Tanpa Integritas

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:51 WIB

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:39 WIB