Patut Diacungi Jempol, Perempuan Ini Berani Tegur Oknum Polisi Usai Jadi Korban Catcalling

Yazir F, Ismail

Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:54 WIB
Patut Diacungi Jempol, Perempuan Ini Berani Tegur Oknum Polisi Usai Jadi Korban Catcalling
Seorang perempuan merekam seorang polisi yang diduga melakukan catcalling (Instagram)
baca 10 detik
  • Jessy Nirmala mengaku mengalami pelecehan verbal atau catcalling dari oknum polisi saat berjalan pulang usai pilates.

  • Ia berani menegur dan merekam langsung aksi oknum tersebut hingga videonya viral di media sosial.

  • Publik mengecam tindakan itu dan menuntut akuntabilitas aparat agar perempuan merasa aman di ruang publik.

Suara.com - Sebuah insiden tak pantas yang diduga melibatkan oknum aparat kepolisian menjadi perbincangan hangat di ruang digital.

Seorang wanita bernama Jessy Nirmala, melalui akun media sosialnya, membagikan pengalaman pahitnya.

Jessy menjadi korban pelecehan verbal atau catcalling yang dilakukan oleh seorang pria berseragam polisi saat  sedang berjalan kaki seorang diri.

Tak tinggal diam, Jessy dengan berani merekam dan mengonfrontasi langsung oknum tersebut, sebuah tindakan yang kemudian viral dan memicu beragam reaksi publik.

Menurut penuturan Jessy, peristiwa itu bermula saat ia sedang dalam perjalanan pulang dari sesi pilates, sebuah rute yang biasa ia tempuh dengan berjalan kaki.

Pada hari nahas itu, ia mendapati lebih banyak petugas dari biasanya di sepanjang jalan. Saat melintas, ia terkejut ketika salah seorang dari mereka melontarkan kata-kata yang melecehkan.

"Aku setiap pulang pilates selalu jalan kaki, terus ada aja dong polisi yang nge-catcall," tutur Jessy dalam video klarifikasinya di akun TikTok @jessynirmalaa, Rabu (29/10/2025).

Merasa harga dirinya direndahkan, Jessy memutuskan untuk tidak membiarkan pelecehan itu berlalu begitu saja.

Ia berbalik, menyalakan kamera ponselnya, dan langsung menegur oknum polisi tersebut.

baca juga

Video tersebut merekam dengan jelas bagaimana Jessy meluapkan amarahnya, sementara oknum yang ditegur justru mencoba menghindar dengan senyum dan sikap yang terkesan meremehkan.

"Polisi loh kalian godain cewek!" teriak Jessy dalam rekaman videonya, menunjukkan puncak kekecewaannya.

Yang membuat insiden ini terasa lebih menyakitkan bagi Jessy dan memicu kemarahan publik adalah status pelaku sebagai aparat penegak hukum.

Seorang perempuan merekam seorang polisi yang diduga melakukan catcalling (Instagram)
Seorang perempuan merekam seorang polisi yang diduga melakukan catcalling (Instagram)

Sosok yang seharusnya memberikan rasa aman dan perlindungan justru menjadi sumber ketakutan dan ancaman. Ironi inilah yang menjadi inti dari protes Jessy.

"Bagaimana kita bisa merasa aman kalau polisinya saja kelakuannya kayak gini?" tanyanya retoris, sebuah pertanyaan yang menyuarakan keresahan banyak orang.

Untuk menepis narasi keliru yang kerap menyalahkan korban, Jessy juga secara tegas menunjukkan pakaian yang ia kenakan saat kejadian.

Dalam video penjelasannya, ia memperlihatkan dirinya mengenakan kaus longgar berwarna gelap dan celana panjang.

Ia menegaskan bahwa penampilannya sangat tertutup dan tidak ada unsur yang dapat dianggap mengundang.

Hal ini menjadi penekanan penting bahwa catcalling adalah murni tindakan pelecehan yang berasal dari pelaku, bukan dipicu oleh korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Viral, Ini Alasan Ada Logo DMI di Spanduk Bakso Babi Bantul

Sempat Viral, Ini Alasan Ada Logo DMI di Spanduk Bakso Babi Bantul

Video | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:42 WIB

Rampas Motor Emak-emak saat Bonceng Anak, Polisi Buru Komplotan Debt Colletor di Pulogadung

Rampas Motor Emak-emak saat Bonceng Anak, Polisi Buru Komplotan Debt Colletor di Pulogadung

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:34 WIB

Diceraikan Suami yang Lolos PPPK, Simak Latar Belakang Pendidikan Melda Safitri

Diceraikan Suami yang Lolos PPPK, Simak Latar Belakang Pendidikan Melda Safitri

Entertainment | Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:08 WIB

Lewat Ceramah, Gus Miftah Sindir Kembali Kontroversi Es Teh yang Sempat Viral

Lewat Ceramah, Gus Miftah Sindir Kembali Kontroversi Es Teh yang Sempat Viral

Video | Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:45 WIB

Viral Mandor TKA Dikeroyok di Morowali, Arogan Jadi Pemicu? Ini 4 Faktanya

Viral Mandor TKA Dikeroyok di Morowali, Arogan Jadi Pemicu? Ini 4 Faktanya

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 07:52 WIB

Heboh Undi Doorprize di Acara Mancing Gratis, Tupoksi Gibran Disorot: Wapres Rasa Lurah

Heboh Undi Doorprize di Acara Mancing Gratis, Tupoksi Gibran Disorot: Wapres Rasa Lurah

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:43 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×