Kenapa Pohon Tua di Jakarta Masih Jadi Ancaman Nyawa Saat Musim Hujan?

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 30 Oktober 2025 | 23:13 WIB
Kenapa Pohon Tua di Jakarta Masih Jadi Ancaman Nyawa Saat Musim Hujan?
Salah satu pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya saat hujan deras dan angin kencang terjang Jakarta pada Kamis (30/10/2025). [Dok BPBD Jakarta]
baca 10 detik
  • Satu orang tewas tertimpa pohon tumbang di Dharmawangsa akibat hujan deras disertai angin.
  • BPBD DKI sebut pohon rengas tumbang karena cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi.
  • Kasus ini tunjukkan lemahnya mitigasi risiko pohon tua di tengah cuaca ekstrem Jakarta.

Suara.com - Satu orang meninggal dunia akibat pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/10/2025) sore.

Insiden ini kembali menegaskan kerentanan Jakarta terhadap cuaca ekstrem yang disertai angin kencang dan hujan deras.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB, ketika hujan deras mengguyur wilayah Jakarta.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, dua orang menjadi korban setelah mobil yang mereka tumpangi tertimpa pohon besar.

Salah satu korban dinyatakan meninggal dunia di tempat, sedangkan satu lainnya mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke rumah sakit.

"Satu korban luka-luka. Sementara, satu orang tidak sadarkan diri tertimpa pohon di dalam mobil dan korban sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RSPP," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dalam keterangannya.

Petugas gabungan dari BPBD DKI Jakarta, Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) segera diterjunkan untuk mengevakuasi korban dan membersihkan batang pohon yang menimpa kendaraan.

Menurut Yohan, pohon yang tumbang merupakan jenis pohon rengas, yang diketahui memiliki batang besar dan tajuk lebat.

Ia menjelaskan bahwa angin kencang dan curah hujan tinggi menjadi penyebab utama tumbangnya pohon tersebut.

baca juga

"Pohon yang tumbang berjenis pohon rengas. Tumbangnya pohon diakibatkan hujan intensitas deras dan angin kencang," ujarnya.

Kasus pohon tumbang di Dharmawangsa menambah daftar panjang peristiwa serupa di Jakarta selama musim penghujan 2025.

Sebelumnya, pada Minggu (26/10/2025), insiden serupa juga terjadi di Jalan Metro Pondok, Jakarta Selatan. Sebuah pohon besar menimpa mobil mewah Lexus B 1732 SJV, menewaskan pengemudi di tempat.

Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB itu memperlihatkan bahwa kerapuhan sistem deteksi dan perawatan pohon di Jakarta masih menjadi persoalan serius.

Banyak di antara pohon kota yang sudah tua atau akarnya melemah karena kondisi tanah yang padat serta drainase buruk.

Fenomena ini menunjukkan bahwa manajemen risiko lingkungan perkotaan Jakarta belum optimal dalam menghadapi perubahan iklim dan peningkatan frekuensi cuaca ekstrem.

Kematian akibat pohon tumbang kini bukan sekadar kecelakaan alamiah, melainkan peringatan bagi Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat sistem mitigasi bencana berbasis cuaca ekstrem, termasuk monitoring pohon rawan tumbang, pemetaan kawasan risiko tinggi, dan peremajaan pohon kota secara berkala.

Meski begitu, Pemprov DKI Jakarta mengakui akan segera lakukan pemetaan terhadap ribuan pohon yang berpotensi roboh di berbagai titik ibu kota.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut terdapat sekitar 5.000 pohon di Jakarta yang perlu segera diberi trigger atau penyangga agar tidak menimpa pengguna jalan. 

Ia mengakui, kejadian pohon tumbang menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pemeliharaan dan pengawasan pohon di ruang publik.

"Beberapa daerah termasuk di Pondok Indah memang ada pohon-pohon yang memang perlu kita buatkan trigger, penyangganya," kata Pramono kepada media di Jakarta Barat, Senin (27/10/2025).

Lebih lanjut, Pramono menyampaikan bahwa langkah antisipasi tak hanya sebatas pemasangan penyangga.

Pohon-pohon yang sudah berusia tua atau berpotensi roboh akan ditebang demi keamanan publik.

“Kalau memang iya, itu akan dilakukan, termasuk pohon yang sudah tua saya minta untuk dipotong saja,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengendara Mobil Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Dharmawangsa Raya Saat Hujan Deras

Pengendara Mobil Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Dharmawangsa Raya Saat Hujan Deras

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:49 WIB

Hujan Deras Bikin Jakarta Macet Parah, Dirlantas Polda Metro Turun Langsung ke Pancoran

Hujan Deras Bikin Jakarta Macet Parah, Dirlantas Polda Metro Turun Langsung ke Pancoran

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 23:21 WIB

Tragedi Pohon Tumbang di Pondok Indah: Pemprov Gercep Siapkan Penyangga dan Pemangkasan

Tragedi Pohon Tumbang di Pondok Indah: Pemprov Gercep Siapkan Penyangga dan Pemangkasan

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 15:07 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×