Soal Polemik Whoosh, Puan: Jangan Terjadi Kerugian Negara Berlarut-larut

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 04 November 2025 | 15:14 WIB
Soal Polemik Whoosh, Puan: Jangan Terjadi Kerugian Negara Berlarut-larut
Kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh tengah melintas.(foto dok. KCIC)
baca 10 detik
  • Puan menegaskan bahwa pembahasan ini akan melibatkan komisi terkait dan fokus pada aspek teknis.
  • Kajian bersama akan dilakukan untuk memahami secara mendalam aspek teknis proyek tersebut dari sisi pemerintah.
  • Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk mencari solusi agar tidak terjadi kerugian negara yang berkelanjutan.

Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, menyatakan bahwa DPR akan segera membahas polemik terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau "Whoosh" dengan pihak pemerintah.

Puan menegaskan bahwa pembahasan ini akan melibatkan komisi terkait dan fokus pada aspek teknis, sikap pemerintah, serta kondisi keuangan proyek.

Hal itu disampaikan Puan menanggapi pertanyaan awak media soal KPK mulai lakukan penyelidikan terkait dugaan markup anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

"Kembali, Whoosh nanti akan dibahas di komisi terkait dengan pemerintah," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa kajian bersama akan dilakukan untuk memahami secara mendalam aspek teknis proyek tersebut dari sisi pemerintah.

"Ya, kita akan mengkaji bersama bagaimana secara teknis di pemerintah seperti apa," kata dia.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani. (tangkap layar/Ist)
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani. (tangkap layar/Ist)

Selain itu, Puan juga menyoroti pentingnya mengetahui sikap pemerintah terkini terhadap proyek ini, serta membandingkan situasi keuangan proyek antara masa lalu dan sekarang.

"Kemudian bagaimana sikap pemerintah, bagaimana situasi keuangan dulu dan sekarang," jelas Puan.

Ketua DPP PDIP ini menekankan bahwa tujuan dari pembahasan ini adalah untuk mencari solusi agar tidak terjadi kerugian negara yang berkelanjutan.

baca juga

"Ya, itu sama-sama dengan pemerintah kita harus sampaikan apa yang akan terjadi dan sikap pemerintah sekarang akan di-apakan supaya supaya jangan sampai terjadi kerugian negara yang berlarut-larut," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penguasa Orba Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan, Puan Maharani Ungkit Rekam Jejak Soeharto, Mengapa?

Penguasa Orba Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan, Puan Maharani Ungkit Rekam Jejak Soeharto, Mengapa?

News | Selasa, 04 November 2025 | 14:57 WIB

Geger Gubernur Riau Kena OTT KPK, Puan Maharani Beri Peringatan Keras: Semua Mawas Diri

Geger Gubernur Riau Kena OTT KPK, Puan Maharani Beri Peringatan Keras: Semua Mawas Diri

News | Selasa, 04 November 2025 | 14:33 WIB

Utang Whoosh Aman? Prabowo Pasang Badan, Minta Publik Jangan Panik!

Utang Whoosh Aman? Prabowo Pasang Badan, Minta Publik Jangan Panik!

News | Selasa, 04 November 2025 | 14:06 WIB

Pemerintah Siap Tanggung Utang Whoosh, Bayar dari Duit Hasil Efisiensi dan Sitaan Koruptor?

Pemerintah Siap Tanggung Utang Whoosh, Bayar dari Duit Hasil Efisiensi dan Sitaan Koruptor?

News | Selasa, 04 November 2025 | 13:40 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×