Ledakan di SMA 72 Jakarta, Menkopolkam Pastikan Investigasi Mendalam, Motif Masih Misteri

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 07 November 2025 | 16:38 WIB
Ledakan di SMA 72 Jakarta, Menkopolkam Pastikan Investigasi Mendalam, Motif Masih Misteri
Menko Polkam Djamari Chaniago mengemukakan saat ini aparat keamanan masih bekerja untuk menyelidiki ledakan yang terjadi di SMA 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025). [Suara.com/ANTARA]
  • Ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat siang, menyebabkan sejumlah orang terluka.

  • Menkopolkam Djamari Chaniago menyatakan penyebab dan motif ledakan masih dalam proses investigasi mendalam.

  • Pemerintah menegaskan belum ada kesimpulan terkait dugaan terorisme dan mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, segera merespons peristiwa ini dengan menegaskan bahwa penyelidikan komprehensif sedang berlangsung untuk mengidentifikasi sumber dan motif ledakan.

Pasca-ledakan, aparat gabungan dari Kepolisian dan TNI langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam keterangannya di Istana Kepresidenan, Djamari Chaniago mengonfirmasi bahwa tim di lapangan tengah bekerja intensif untuk menggali setiap detail.

Prioritas utama saat ini adalah memastikan penanganan korban dan mengumpulkan bukti-bukti krusial.

"Ya sedang didalami lah ya. Baru kita lihat tempatnya kan di situ, terus ada beberapa yang terluka. Sedang dicari apa penyebabnya," kata Djamari di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Hingga saat ini, pemerintah belum dapat menyimpulkan motif di balik ledakan tersebut.

Djamari Chaniago secara eksplisit menyatakan bahwa segala kemungkinan masih terbuka dan belum ada bukti yang mengarah pada satu skenario tunggal.

Publik diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Belum tahu. Sama sekali belum tahu," kata Djamari.

Menjawab pertanyaan mengenai potensi keterkaitan insiden ini dengan aksi terorisme, Menko Polhukam menekankan bahwa kesimpulan tersebut masih prematur.

"Belum. Belum ada kesimpulan," kata Djamari.

Djamari memastikan adanya koordinasi tingkat tinggi antar-aparat keamanan dalam penanganan insiden ini.

Kehadiran Kapolda, Dandim, hingga perwakilan dari Kemenko Polhukam di lokasi menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengusut tuntas peristiwa yang mengganggu keamanan publik ini.

"Belum juga. Sekarang sedang diolah di situ dengan kapolda dan dandim dan wamen saya juga ada di sana," kata Djamari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenkopolkam Ungkap Fakta Baru Temuan Senpi di Ledakan Masjid SMA 72: Senjata Mainan!

Wamenkopolkam Ungkap Fakta Baru Temuan Senpi di Ledakan Masjid SMA 72: Senjata Mainan!

News | Jum'at, 07 November 2025 | 16:30 WIB

Ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Polda Metro Jaya Ungkap 54 Korban Luka

Ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Polda Metro Jaya Ungkap 54 Korban Luka

News | Jum'at, 07 November 2025 | 16:28 WIB

Update Ledakan SMAN 72: Korban Kini Jadi 54 Orang

Update Ledakan SMAN 72: Korban Kini Jadi 54 Orang

News | Jum'at, 07 November 2025 | 16:01 WIB

Terkini

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB