Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta, Saksi Mata: Ada Siswa Diduga Ingin Balas Dendam dan Bunuh Diri

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 07 November 2025 | 17:38 WIB
Bom Rakitan di SMAN 72 Jakarta, Saksi Mata: Ada Siswa Diduga Ingin Balas Dendam dan Bunuh Diri
Sejumlah siswa dibopong pasca ledakan di SMA 72 Jakarta Utara. (ist/X)
baca 10 detik
  • Dugaan awal mengarah pada motif balas dendam dari seorang siswa yang menjadi korban perundungan atau bullying.
  • Ledakan dahsyat itu terjadi tepat setelah khutbah Jumat selesai, saat jamaah bersiap untuk Iqomah.
  • Jemaah salat Jumat di sekolah itu hanya terdiri dari siswa, guru, dan staf sekolah. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.

Suara.com - Sebuah insiden menggemparkan terjadi di masjid SMAN 72 Jakarta Utara. Di mana bom rakitan atau bom molotov ditemukan dan dua di antaranya meledak, melukai sejumlah siswa.

Dugaan awal mengarah pada motif balas dendam dari seorang siswa yang menjadi korban perundungan atau bullying.

S, salah satu siswa kelas XI yang menjadi saksi mata, mengungkapkan kecurigaannya.

"Saya menduga siswa ini ingin balas dendam dan bunuh diri. Tadi saya lihat ada tiga jenis bom dan hanya dua yang meledak," kata S di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Ia menggambarkan kengerian saat ledakan terjadi.

Menurut S, ledakan dahsyat itu terjadi tepat setelah khutbah Jumat selesai, saat jamaah bersiap untuk Iqomah.

"Saya di Ssar masjid dan tidak terkena. Baju saya kotor karena menolong teman," tuturnya, menggambarkan suasana panik pasca-ledakan.

S menambahkan bahwa jemaah salat Jumat di sekolah itu hanya terdiri dari siswa, guru, dan staf sekolah. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan sebelumnya.

Situasi di SMAN 72 Jakarta Kelapa Gading usai ledakan pada Jumat (7/11/2025). (ANTARA/Mario Sofia Nasution)
Situasi di SMAN 72 Jakarta Kelapa Gading usai ledakan pada Jumat (7/11/2025). (ANTARA/Mario Sofia Nasution)

"Kami tadi ikut kegiatan Adiwiyata di pagi hari," ujarnya, mengindikasikan pagi hari berjalan normal sebelum insiden mengerikan itu terjadi.

baca juga

Guru bernama Toto, yang saat itu berada di belakang imam, juga terkejut dengan dentuman keras yang terjadi.

"Semua bubar dan sejumlah siswa terluka," katanya singkat.

Terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengatakan sejauh ini ada 54 korban ledakan di SMA Negeri 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang.

"Data yang awal yang baru kita terima tadi ya, jumlahlan kurang lebih sekitar 54 (korban)," ujar Asep Edi kepada wartawan.

Asep menjelaskan 54 orang korban tersebut ada yang mengalami luka ringan, luka sedang, dan mungkin tadi ada yang sudah pulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Laporkan Ledakan di SMAN 72 ke Prabowo, Apa Dugaannya?

Polri Laporkan Ledakan di SMAN 72 ke Prabowo, Apa Dugaannya?

News | Jum'at, 07 November 2025 | 17:31 WIB

Kronologi Ledakan di SMA 72 Jakarta, Terjadi Jelang Salat Jumat

Kronologi Ledakan di SMA 72 Jakarta, Terjadi Jelang Salat Jumat

Video | Jum'at, 07 November 2025 | 17:30 WIB

Wamenko Polkam Sebut 2 Senpi Kasus Ledakan SMAN 72 Cuma Mainan: Jangan Dibilang Aksi Teroris!

Wamenko Polkam Sebut 2 Senpi Kasus Ledakan SMAN 72 Cuma Mainan: Jangan Dibilang Aksi Teroris!

News | Jum'at, 07 November 2025 | 17:26 WIB

SMAN 72 Trending: Viral Ledakan dan 'Senjata', Korban Bully Jadi Perbincangan

SMAN 72 Trending: Viral Ledakan dan 'Senjata', Korban Bully Jadi Perbincangan

Tekno | Jum'at, 07 November 2025 | 17:34 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB