Detik-detik Jembatan Hongqi Hancur, Biaya Proyek Habiskan Dana Rp 21 M

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 12 November 2025 | 15:52 WIB
Detik-detik Jembatan Hongqi Hancur, Biaya Proyek Habiskan Dana Rp 21 M
Jembatan Hongqi hancur [KCtoFL]
  • Jembatan Hongqi sepanjang 758 meter di Provinsi Sichuan, China, mengalami keruntuhan parsial.
  • Untungnya, tidak ada korban jiwa karena jembatan telah ditutup sehari sebelumnya menyusul deteksi awal retakan.
  • Penyebab utama insiden diduga adalah instabilitas geologis wilayah curam.

Suara.com - Sebuah insiden konstruksi besar terjadi di Provinsi Sichuan, China, di mana Jembatan Hongqi yang baru saja selesai dibangun dilaporkan runtuh sebagian pada hari Selasa (11/11/2025).

Runtuhnya jembatan besar tersebut, yang merupakan bagian dari jalan raya nasional, menyebabkan berton-ton beton jatuh ke sungai di bawahnya dan menimbulkan kepulan debu yang dramatis, dengan video kejadian tersebut viral di media sosial.

Jembatan Hongqi memiliki panjang 758 meter dan merupakan bagian penting dari jalan raya nasional G317 yang menghubungkan China bagian tengah menuju Tibet.

Jembatan ini memiliki peran vital untuk mempermudah koneksi antara Sichuan dan Dataran Tinggi Tibet, dan baru dibuka untuk umum pada bulan September tahun ini.

Jembatan ini dibangun sekitar 625 meter di atas dasar jurang, dekat Stasiun Pembangkit Listrik Tenaga Air dan bendungan Shuangjiangku.

Untuk diketahui, proyek Jembatan Hongqi yang dibangun dalam waktu sekitar 19 bulan dan dibuka untuk umum pada April 2025 ini memakan biaya sekitar $1,3 juta USD (sekitar Rp21 miliar). Jembatan ini memiliki panjang 760 meter. 

Menurut laporan media pemerintah China, insiden runtuh tersebut terjadi sekitar pukul 3:00 sore waktu setempat di dekat jalan raya nasional G317 di kota Maerkang.

Beruntung, runtuhnya jembatan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Pemerintah daerah setempat menjelaskan kepada Reuters bahwa jembatan itu telah ditutup sejak Senin (10/11) malam, setelah sebelumnya terdeteksi adanya retakan dan pergeseran tanah.

Berdasarkan laporan Sichuan Daily, risiko potensial teridentifikasi selama inspeksi lokal pada Senin pukul 5:25 sore waktu setempat di tepi kanan bagian Jembatan Hongqi.

Deteksi cepat ini memungkinkan pihak berwenang segera meluncurkan respons darurat dan evakuasi, sehingga tidak ada korban jiwa saat insiden besar ini terjadi.

Pasca-kejadian, pihak berwenang segera menutup total akses jembatan tersebut, dan penyelidikan teknis yang komprehensif sedang dilakukan.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa instabilitas geologis di wilayah pegunungan yang curam adalah pemicu runtuhnya jembatan.

Namun, penyelidikan teknis ini akan berfokus untuk menentukan apakah isu desain atau masalah selama konstruksi turut berkontribusi terhadap insiden ini.

Mengingat pentingnya Jembatan Hongqi sebagai penghubung infrastruktur, China Daily melaporkan bahwa belum ada konfirmasi kapan tepatnya jalan raya nasional tersebut akan dibuka kembali, menggarisbawahi potensi gangguan logistik yang signifikan akibat kerusakan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Wajib Gerak Cepat: Timnas Indonesia Dihadang 5 Pesaing untuk Dapatkan Jasa Timur Kapadze

PSSI Wajib Gerak Cepat: Timnas Indonesia Dihadang 5 Pesaing untuk Dapatkan Jasa Timur Kapadze

Bola | Rabu, 12 November 2025 | 13:49 WIB

Komisi I DPR Usul Indonesia Tiru Kebijakan China, Influencer Harus Punya Sertifikat Profesi

Komisi I DPR Usul Indonesia Tiru Kebijakan China, Influencer Harus Punya Sertifikat Profesi

News | Rabu, 12 November 2025 | 11:32 WIB

Sinopsis To Our Ten Years, Drama China Terbaru Yang Xi Zi dan Sun Ze Yuan

Sinopsis To Our Ten Years, Drama China Terbaru Yang Xi Zi dan Sun Ze Yuan

Your Say | Rabu, 12 November 2025 | 11:50 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB