Program Prioritas Presiden Dinilai Berpihak pada Daerah, Tamsil Linrung Soroti Tantangan Lapangan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 17 November 2025 | 15:18 WIB
Program Prioritas Presiden Dinilai Berpihak pada Daerah, Tamsil Linrung Soroti Tantangan Lapangan
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, berkunjung ke Kota Ternate, Senin (17/11/2025). (Dok: DPD RI)

Suara.com - Program Prioritas Nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai wujud nyata keberpihakan negara pada kepentingan daerah. Seluruh agenda tersebut, menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Tamsil Linrung, bermuara pada penguatan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Ketika negara menempatkan daerah sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi, maka sesungguhnya kita sedang membalik arus pembangunan. Program prioritas ini adalah momentum untuk memastikan rakyat di daerah merasakan langsung efek dari politik anggaran nasional,” ujar Tamsil dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kota Ternate, Senin (17/11/2025).

Kunjungan Wakil Ketua DPD Bidang Ekonomi dan Pembangunan ini diawali dengan meninjau implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur SPPG Yayasan Walisongo. Kepala SPPG, Muhammad Fadlillah Haris menyampaikan, bahwa SPPG tersebut telah bekerja sama dengan tiga mitra suplier. Saat ini, dapur yang ia pimpin melayani 3.485 penerima manfaat setiap hari.

Tamsil kemudian melanjutkan kunjungan ke SPPG Tubo. Kepala SPPG, Ashriyani Sitinur, mengungkapkan bahwa untuk menu buah, dapur yang ia pimpin selalu berupaya menggunakan komoditas lokal seperti pisang dan buah matoa sebagai bentuk dukungan terhadap warga sekitar.

“Pemerintah pusat sudah bergerak ke arah yang benar. Semua program prioritas diarahkan untuk memperkuat ekonomi lokal. Tanggungjawab kita untuk memastikan kebijakan tersebut diimplementasikan dengan benar. Karena itu, saya mengimbau semua SPP mengutamakan produk lokal di daerah masing-masing,” imbuhnya.

Usai meninjau program MBG, Tamsil mendatangi Koperasi Merah Putih Kelurahan Makassar Timur. Koperasi ini telah beroperasi selama lima bulan, namun masih dalam kondisi serba terbatas. Terlihat hanya beberapa jenis barang tersedia di rak, dan suplai dari Bulog belum masuk. “Kami masih menunggu pasokan dari Bulog. Kondisi ini membuat operasional kami berjalan minim,” jelas Ketua Koperasi, Mamang Muhammad Taufik Soleman.

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, dalam sebuah kunjungan ke Program MBG. (Dok: DPD RI)
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, dalam sebuah kunjungan ke Program MBG. (Dok: DPD RI)

Menimpalii hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi Maluku Utara, Sarif H. Sabatuan, mengakui bahwa proses pencairan pinjaman koperasi yang dijanjikan pemerintah masih terkendala mekanisme administratif. “Untuk mendapatkan pinjaman dibutuhkan jaminan. Padahal anggota koperasi ini justru berasal dari kelompok masyarakat yang memerlukan bantuan, bukan yang memiliki aset untuk dijaminkan,” ujarnya.

Menanggapi kondisi itu, Tamsil menegaskan bahwa pemerintah pusat harus segera membenahi skema pembiayaan dan distribusi agar program Koperasi Merah Putih tidak redup sebelum berkembang.

“Jika Koperasi Merah Putih ingin menjadi mercusuar ekonomi rakyat, ia harus dibangun dengan disiplin governance, keberanian melawan distorsi pasar, dan keberpihakan yang nyata,” tegasnya.

Tamsil juga mengingatkan bahwa munculnya kembali koperasi sebagai instrumen ekonomi rakyat merupakan langkah positif Presiden. Namun keberhasilan program ini sepenuhnya ditentukan oleh keberanian menyelesaikan hambatan administratif di level teknis.

“Kami mengapresiasi Presiden yang sudah mengangkat kembali koperasi sebagai kekuatan ekonomi arus bawah. Tapi itu belum cukup. Hambatan administratif seperti pinjaman macet, suplai yang tidak jelas, dan birokrasi berbelit harus segera dibersihkan. Koperasi hanya bisa menjadi mesin kesejahteraan jika negara serius menghilangkan semua sekat yang menghambat,” tandas Tamsil.

Dalam kunjungan itu, Tamsil didampingi Sultan Ternate yang juga Senator DPD, Hidayat Mudaffar Sjah. Kehadiran keduanya meneguhkan pentingnya menjaga program prioritas presiden agar berjalan optimal dan memberikan dampak langsung bagi pemberdayaan ekonomi serta peningkatan SDM lokal. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua DPD RI Dorong Investasi Transportasi dan Mobilitas Berkelanjutan di COP30 Brasil

Ketua DPD RI Dorong Investasi Transportasi dan Mobilitas Berkelanjutan di COP30 Brasil

News | Sabtu, 15 November 2025 | 11:20 WIB

Gagasan Green Democracy Ketua DPD RI Jadi Perhatian Delegasi Negara Asing di COP30 Brasil

Gagasan Green Democracy Ketua DPD RI Jadi Perhatian Delegasi Negara Asing di COP30 Brasil

News | Jum'at, 14 November 2025 | 19:02 WIB

DPD RI Dorong Sinergi Lokal-Global, Perkuat NTB Sebagai Etalase Pariwisata dan Energi Bersih

DPD RI Dorong Sinergi Lokal-Global, Perkuat NTB Sebagai Etalase Pariwisata dan Energi Bersih

News | Jum'at, 14 November 2025 | 14:53 WIB

Wakil Ketua DPD RI: Capaian 50% Penerima Manfaat MBG Harus Menstimulasi Kemandirian Pangan Daerah

Wakil Ketua DPD RI: Capaian 50% Penerima Manfaat MBG Harus Menstimulasi Kemandirian Pangan Daerah

News | Selasa, 11 November 2025 | 20:14 WIB

Jadi Pembicara Kunci di COP30 Brasil, Sultan Baktiar Najamudin Tawarkan Gagasan Green Democracy

Jadi Pembicara Kunci di COP30 Brasil, Sultan Baktiar Najamudin Tawarkan Gagasan Green Democracy

News | Selasa, 11 November 2025 | 18:50 WIB

Ketua DPD RI Pimpin Dukungan World Peace Forum: Indonesia Diklaim sebagai Contoh Harmoni Dunia

Ketua DPD RI Pimpin Dukungan World Peace Forum: Indonesia Diklaim sebagai Contoh Harmoni Dunia

News | Selasa, 11 November 2025 | 14:12 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB