Saksi Beberkan Proses Penyewaan Kapal Angkut Minyak Mentah Pertamina

Ronald Seger Prabowo

Rabu, 19 November 2025 | 12:16 WIB
Saksi Beberkan Proses Penyewaan Kapal Angkut Minyak Mentah Pertamina
Ilustrasi hukum dugaan kasus korupsi. [Dok Suara.com]
baca 10 detik
  • Sidang korupsi tata kelola minyak di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa malam, mengungkapkan pemilihan kapal sewa oleh PT KPI.
  • PT KPI memilih menyewa kapal Olimpic Luna karena penawaran kapal Suezmax sebelumnya dinilai terlalu mahal oleh mereka.
  • Kesaksian Muhamad Resa mengungkap negosiasi kapal angkut minyak mentah Afrika Barat ke Cilacap menggunakan sistem *co-load*.

Suara.com - Sidang dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak di lingkungan PT Pertamina (Persero) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (18/11/2025) malam mengungkap fakta baru.

Dalam persidangan itu terungkap PT Kilang Pertamina Indonesia (KPI) lebih memilih menyewa kapal Olimpic Luna dibanding kapal Suezmax karena lebih murah.

Hal itu terungkap dalam kesaksian mantan VP Sales & Marketing PT Pertamina International Shipping (PT PIS), Muhamad Resa yang dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Direktur Feedstock and Produk Optimization PT Pertamina Internasional Sani Dinar Saifuddin selaku, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping Yoki Firnandi, dan Vice President (VP) Feedstock Agus Purwono.

Kemudian, terdakwa beneficial owner PT Navigator Katulistiwa, Muhammad Kerry Andrianto Riza dan Komisaris PT Navigator Katulistiwa, Dimas Werhaspati, dan Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak, Gading Ramadhan Joedo.

Dalam persidangan itu, Resa menjelaskan mengenai proses permintaan sewa kapal angkut minyak mentah dari PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI). Kapal tersebut untuk mengangkut minyak mentah dari dari Afrika Barat menuju Cilacap.

Pengadaan kapal tersebut melalui negosiasi sehingga mendapatkan harga yang sesuai.

"Sepengetahuan saudara saksi kapan ada komunikasi atau permintaan dari PT KPI terkait pengadaan kapal untuk mengangkut minyak mentah dari Afrika Barat. Ini kan KPI ada pelelangan di bawah satu juta barel yang akan diangkut ke Indonesia membutuhkan kapal. Apakah pernah PT PIS menerima surat dari KPI terkait permintaan penawaran harga dari PIS untuk mengadakan kapal untuk minyak mentah tadi dari Afrika Barat ke Indonesia," tanya jaksa kepada Resa di ruang persidangan.

Dipaparkan, pada 15 November 2022, PT PIS menerima permintaan penawaran jasa pengangkutan kapal dari PT Pertamina Kilang Internasional (PT KPI). Permintaan tersebut berkaitan dengan impor minyak mentah jenis Escravos sebanyak 950 MB untuk kebutuhan RU IV Cilacap, dengan jadwal kedatangan (ALD) pada 3–4 Januari 2023. Menindaklanjuti permintaan itu, PT PIS sebagai subholding PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang penyedia jasa pelayaran mencarikan kapal pengangkut jenis Suezmax, yang menurut Resa dianggap sesuai dengan kapasitas impor tersebut.

"Jadi kalau gambaran besarnya tahap pertama itu tanggal 15 November sampai 7 Desember. Dan setelah itu tanggal 7 Desember sampai 30 Desember 2022," jawab Resa.

baca juga

Resa menerangkan pada tahap pertama pihaknya menawarkan US$ 9,4 juta untuk sekali pengangkutan dengan kapal Suezmax.

Kemudian disebutkan terjadi kenaikan harga imbas dari kenaikan kurs dolar dan pasar kapal, penawaran naik menyentuh angka US$ 10,5 juta.

Namun, PT KPI menilai angka tersebut terlalu mahal.

"Ini ceritanya masih menggunakan kapal Suezmax. Kemudian apa tindaklanjutnya setelah US$ 10,5 juta tersebut dianggap mahal. PT KPI meminta penawaran lagi atau meminta kapal tipe lain," kata jaksa.

Jaksa lalu menanyakan apa tindak lanjut dari penolak harga tersebut.

"KPI meminta penawaran lagi atau mencarikan kapal tipe lain," tanya jaksa.

Resa di persidangan menerangkan pada 7 Desember 2022, PT KPI meminta menjajaki potensi rencana kerja sama dengan Totsa.

"Kemudian apa tindak lanjut saudara ketika ada permintaan untuk menindaklanjuti Totsa. Yang dimaksud kapal apa VLCC. Jadi ketika PT KPI menganggap harga Suezmax mahal kemudian ia menyodorkan alternatif kapal lain VLCC. Apa tindak lanjut dari PIS ada permohonan itu," tanya jaksa.

Kemudian Resa mengatakan pihaknya meneruskan informasi tersebut ke PIS Singapura.

Resa lalu membacakan balasan dari PIS Singapura penawaran harga US$ 6,9 juta dengan kapal Olimpic Luna.

"Oke berarti ada nilai muncul lagi US$ 6,9 juta. Itu menggunakan kapal apa pak?" Tanya jaksa.

"Disebutkan kapal Olimpic Luna," jawab Resa.

Dikatakan kapal tersebut ukuran lebih besar dari permintaan kapal Suezmax dengan harga sewa US$ 6,9 juta.

"Singkat cerita Suezmax kemahalan kemudian ditolak minta dicarikan kapal yang baru alternatifnya ternyata dapatlah. VLCC dengan nama kapalnya Olimpic Luna dengan harga US$ 6,9 juta," jelas jaksa.

Jaksa lalu menanyakan kapal tersebut disewa secara penuh atau setengah.

"Harga 6,9 (juta dolar) ini, harga penyewaan VLCC atau kapal ini. Co-load satu kapal dibagi dua, ada minyak mentah yang dikirim kepunyaan Totsa dan satu lagi kepunyaan milik KPI," tanya jaksa.

"Kalau dalam email ini disebutkan co-load," jawab Resa.

"Berarti harga 6,9 (juta dolar) ini harga co-load ya. Co-load ini kan satu kapal dibagi dua barengan dengan pihak yang menyewa duluan kemudian nanti pihak KPI menyewa belakangan," tanya jaksa.

"Betul pak co-load itu angkut bareng-bareng," jawab Resa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Buah Menkeu Purbaya Dibidik Kejagung Soal Korupsi Pajak

Anak Buah Menkeu Purbaya Dibidik Kejagung Soal Korupsi Pajak

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 08:13 WIB

Impor Minyak dari AS Dimulai Desember, Pertamina Bakal Diizinkan Beli Tanpa Lelang?

Impor Minyak dari AS Dimulai Desember, Pertamina Bakal Diizinkan Beli Tanpa Lelang?

News | Rabu, 19 November 2025 | 07:03 WIB

Bima Arya Ultimatum Kepala Daerah: Tak Ada Lagi Cerita Buruk, Integritas Harus Nomor Satu!

Bima Arya Ultimatum Kepala Daerah: Tak Ada Lagi Cerita Buruk, Integritas Harus Nomor Satu!

News | Selasa, 18 November 2025 | 21:52 WIB

Terkini

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Sumut | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×