Kepala BGN: Minyak Jelantah Bekas MBG Diekspor Jadi Avtur Singapore Airlines, Harganya Dobel

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Rabu, 19 November 2025 | 18:13 WIB
Kepala BGN: Minyak Jelantah Bekas MBG Diekspor Jadi Avtur Singapore Airlines, Harganya Dobel
Kepala BGN, Dadan Hindayana. Nasional (Instagram/@kemensetneg.ri)
baca 10 detik
  • Limbah minyak jelantah dari program MBG sukses diubah menjadi komoditas ekspor bernilai tinggi, tidak lagi dibuang sebagai sampah dan bahkan dijual dengan harga dua kali lipat
  • Singapore Airlines menjadi salah satu pembeli utama minyak jelantah MBG untuk diolah menjadi bioavtur, sejalan dengan komitmen maskapai tersebut terhadap penggunaan energi hijau
  • Dengan rencana pengembangan hingga 30 ribu dapur MBG, Indonesia berpotensi menjadi pemasok jutaan liter bahan baku bioavtur setiap bulan yang berasal dari minyak jelantah

Suara.com - Siapa sangka, limbah minyak goreng bekas atau jelantah dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah kini menjelma menjadi komoditas ekspor bernilai fantastis.

Tak lagi berakhir di pembuangan, minyak jelantah ini justru terbang tinggi hingga menjadi bahan bakar pesawat maskapai internasional, Singapore Airlines.

Fakta ini diungkap langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Menurutnya, minyak jelantah yang berasal dari ribuan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia telah menciptakan rantai ekonomi baru yang menguntungkan.

Alih-alih menjadi limbah, jelantah ini dikumpulkan secara sistematis untuk memenuhi permintaan pasar global.

Dalam pidatonya di acara Konferensi Pembangunan Berkelanjutan, Dadan membeberkan bagaimana limbah dapur ini bisa memiliki nilai jual yang tinggi.

"Ini jelantahnya tidak dibuang, ditampung oleh para entrepreneur dan kemudian diekspor dengan harga yang dua kali lipat karena salah satu penggunanya adalah Singapore Airlines," kata Dadan saat pidato dalam Konferensi Pembangunan Berkelanjutan Melalui Program Strategi Nasional MBG bersama Bappenas, Rabu (19/11/2025).

Permintaan dari Singapore Airlines bukan tanpa alasan. Dadan menjelaskan bahwa maskapai tersebut sedang gencar membangun citra sebagai perusahaan ramah lingkungan.

Salah satu komitmen mereka adalah memastikan sebagian kecil bahan bakar pesawatnya berasal dari sumber terbarukan atau bioavtur.

"Singapore Airlines itu karena ingin mendeklarasikan sebagai salah satu maskapai yang berwawasan lingkungan dan 1 persen avtur berbahan bio. Dan salah satu bahan bio adalah cooking oil atau minyak jelantah Itu," ucapnya.

baca juga

Potensi bisnis dari jelantah MBG ini sangat masif. Dadan merinci, setiap SPPG rata-rata menggunakan 800 liter minyak goreng per bulan, di mana sekitar 70 persennya atau sekitar 550 liter menjadi minyak jelantah.

Berdasarkan data BGN per November 2025, sudah ada 15.363 SPPG yang beroperasi di 38 provinsi dan melayani 44,3 juta penerima manfaat.

Skalanya akan terus membesar seiring dengan target pemerintah untuk membangun hingga 30 ribu SPPG di masa depan.

Jika target ini tercapai, pasokan minyak jelantah dari Indonesia bisa mencapai jutaan liter setiap bulannya, membuka peluang besar bagi industri bioavtur nasional.

"Dengan 30 ribu SPPG kali 550 liter (minyak jelantah), berapa juta liter per bulan bisa digunakan untuk bioavtur," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran Makan Bergizi Gratis 2025 Naik Jadi Rp99 Triliun, BGN Siap Gelontorkan Rp1,2 T per Hari

Anggaran Makan Bergizi Gratis 2025 Naik Jadi Rp99 Triliun, BGN Siap Gelontorkan Rp1,2 T per Hari

News | Rabu, 19 November 2025 | 15:13 WIB

Ketua BGN Tak Masalah Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Punya 41 SPPG: Siapa yang Mampu Silakan Bangun

Ketua BGN Tak Masalah Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Punya 41 SPPG: Siapa yang Mampu Silakan Bangun

News | Rabu, 19 November 2025 | 14:44 WIB

Viral Petugas Selipkan Bonus Rp5 Ribu di Ompreng Siswa, Ketua MBG: Itu Kreativitas

Viral Petugas Selipkan Bonus Rp5 Ribu di Ompreng Siswa, Ketua MBG: Itu Kreativitas

News | Rabu, 19 November 2025 | 14:27 WIB

BGN: Program MBG Tak Bisa Dikorupsi, Uangnya Tidak akan Keluar

BGN: Program MBG Tak Bisa Dikorupsi, Uangnya Tidak akan Keluar

News | Rabu, 19 November 2025 | 13:04 WIB

Gak Perlu Marah di Grup WA Lagi, Call Centre 127 Siap Tampung Keluhan Soal Program MBG

Gak Perlu Marah di Grup WA Lagi, Call Centre 127 Siap Tampung Keluhan Soal Program MBG

Health | Rabu, 19 November 2025 | 11:02 WIB

Kisruh Pendanaan Gaji Karyawan SPPG yang Belum Cair, Polemik MBG Jilid II?

Kisruh Pendanaan Gaji Karyawan SPPG yang Belum Cair, Polemik MBG Jilid II?

Your Say | Selasa, 18 November 2025 | 11:23 WIB

Arogansi Politik vs Sains: Ahli Gizi Dibungkam di Forum MBG

Arogansi Politik vs Sains: Ahli Gizi Dibungkam di Forum MBG

Your Say | Selasa, 18 November 2025 | 10:04 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×