Semeru Status Awas! Jalur Krusial Malang-Lumajang Ditutup Total, Polisi Siapkan Rute Alternatif

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 19 November 2025 | 21:40 WIB
Semeru Status Awas! Jalur Krusial Malang-Lumajang Ditutup Total, Polisi Siapkan Rute Alternatif
Erupsi Gunung Semeru disertai luncuran awan panas sejauh 7 km dari puncak pada Rabu (19/11/2025) sore. [Dok. Antara]
  • Peningkatan status Gunung Semeru menjadi Level IV (Awas) menjadi alasan utama penutupan total jalur Malang-Lumajang via Ampelgading untuk mencegah korban jiwa
  • Pengendara dari Malang yang ingin ke Lumajang wajib menggunakan jalur alternatif via Pasuruan dan Probolinggo hingga pemberitahuan lebih lanjut
  • Badan Geologi menetapkan zona larangan aktivitas sejauh 8 km dari kawah dan 20 km di sektor tertentu, disertai peringatan waspada potensi banjir lahar

Suara.com - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang meningkat drastis memaksa aparat mengambil langkah tegas. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang secara resmi menutup total akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang via Kecamatan Ampelgading pada Rabu (19/11/2025).

Langkah darurat ini diambil menyusul eskalasi status Gunung Semeru dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) oleh Badan Geologi Kementerian ESDM. Penutupan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan warga dari ancaman erupsi yang semakin tidak stabil.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Malang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Alif Chelvin Arliska, mengonfirmasi bahwa penutupan akan berlaku hingga situasi dinyatakan benar-benar aman untuk dilalui.

"Untuk dari (arah) Lumajang sudah ditutup sementara dari polsek setempat dan dari sisi Kabupaten Malang sudah kami informasikan untuk mengikuti ditutup sementara sampai kondisi aman," kata Chelvin sebagaimana dilansir Antara, Rabu (19/11/2025).

Dengan ditutupnya jalur utama ini, pengendara yang hendak menuju Lumajang dari arah Malang diminta untuk tidak mengambil risiko. Polisi telah menyiapkan dan mengarahkan lalu lintas ke jalur alternatif yang lebih aman, meskipun memakan waktu lebih lama.

"Jalurnya Malang - Pasuruan - Probolinggo," tambahnya.

Untuk memastikan tidak ada pengendara yang menerobos, personel Satlantas Polres Malang telah disiagakan di titik-titik strategis. Mereka bertugas melakukan penyekatan sekaligus memberikan informasi mengenai pengalihan arus lalu lintas kepada pengguna jalan.

Kepala Seksi Humas Polres Malang, Ajun Komisaris Polisi Bambang Subinanjar, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama di tengah kondisi erupsi yang sulit diprediksi.

"Situasi vulkanik masih fluktuatif sehingga jalur langsung ke Lumajang tidak aman dilalui. Kami meminta masyarakat memahami dan mengikuti arahan petugas," ucapnya.

Peningkatan status Gunung Semeru menjadi Awas diumumkan langsung oleh Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, setelah hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan aktivitas vulkanik yang terus meninggi.

"Kenaikan tingkat aktivitas Gunung Semeru dari level III (Siaga) ke Level IV (Awas) pada pukul 17.00 WIB," kata Wafid dalam keterangannya.

Seiring dengan kenaikan status, Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi tegas. Masyarakat, pendaki, dan wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas apa pun dalam radius delapan kilometer dari kawah gunung. Larangan ini diperluas hingga 20 kilometer di sektor barat hingga timur laut dari pusat erupsi.

Ancaman sekunder berupa banjir lahar juga menjadi perhatian serius. Warga diimbau untuk selalu waspada, terutama di sepanjang aliran Besuk Kobokan, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di sekitar puncak gunung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lafayette Coffee & Eatery: Nongkrong Cantik ala Princess Dubai di Malang!

Lafayette Coffee & Eatery: Nongkrong Cantik ala Princess Dubai di Malang!

Your Say | Jum'at, 14 November 2025 | 07:10 WIB

Mengenal Boso Walikan Malang: Bahasa Gaul Penuh Sejarah Panjang Kemerdekaan

Mengenal Boso Walikan Malang: Bahasa Gaul Penuh Sejarah Panjang Kemerdekaan

Your Say | Selasa, 11 November 2025 | 08:15 WIB

Bencana Lahar Hujan Semeru, 300 KK Terisolasi dan Akses Jalan Terputus

Bencana Lahar Hujan Semeru, 300 KK Terisolasi dan Akses Jalan Terputus

Foto | Kamis, 06 November 2025 | 08:00 WIB

5 Cafe Bernuansa Kerajaan di Malang Raya!

5 Cafe Bernuansa Kerajaan di Malang Raya!

Your Say | Selasa, 28 Oktober 2025 | 18:56 WIB

10 Pendakian Seru di Indonesia yang Wajib Dicoba oleh Pencinta Alam

10 Pendakian Seru di Indonesia yang Wajib Dicoba oleh Pencinta Alam

Lifestyle | Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:17 WIB

Kemen PPPA: Kasus Kekerasan Santri di Malang Tunjukkan Lemahnya Perlindungan Anak di Pesantren

Kemen PPPA: Kasus Kekerasan Santri di Malang Tunjukkan Lemahnya Perlindungan Anak di Pesantren

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 11:15 WIB

Petualangan Seru di Jatim Park 2: Destinasi Wisata Wajib di Malang

Petualangan Seru di Jatim Park 2: Destinasi Wisata Wajib di Malang

Lifestyle | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 16:34 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB